Minggu, 20 Mei 2012

FF# SARANGHAEYO [part 5]











>하니 KHANIY POV'S
ah sudah seminggu aku tidak melihatnya. dia kemana ya
hyaa apa yang kupikirkan, kenapa aku memikirkan eunhyuk lagi sih.
eum, memang sih gak bisa di pungkiri sepertinya aku merindukanya. ah apa mungkin aku menyukainya. tidak tidak.

"ah sebaiknya aku bertanya pada sungmin saja kemana dia selama seminggu ini"batinku
akupun keluar dari kelasku setelah pelajaran usai
aku menuju kantin, bisanya dia ada di sana dengan dongsaengku

"ah~ itu dia"gumamku melihatnya sedang dengan nika

"ya~ sungmin bisakah kau ikut denganku"ucapku setelah menghampirinya

"mau kemana eonni membawa namjachinguku"ucap nika

"kau diam saja ini bukan urusanmu, ayo cepat"ucapku menari lengan sungmin

"ya~"teriak nika

"sudahlah chagii, aku akan kembali tunggu aku di situ"ucap sungmin

"cih"cibirku
aku menarik lenga sungmin ketempat yang cukup sepi

"apa maumu"ucapnya

"hmm, kau tahu hyuki kemana"tanayku blak2kan

"mwo, kau mencari hyuki, ada angin apa ini"ucapny

"ya~ jawab saja"

"eh, apa kau merindukan hyuki"

"eoh, a..ani"

"benarkah, tidak. tapi ini tidak apa tidak salahkah atau tidak salah lagi"godanya

"ya~ jawaban saja pertanyaanku kau tidak usah tahu"ucapku memalingkan wajahku

"ya ketahuan kau merindukanya, lihat saja wajahmu samapi memerah begitu"

"jawab saja pertanyaanku"ucaku dan kenap juga jantungku jadi berlomba begini

"dia tidak sekolah, karna neneknya yang di busan meninggal"

"mwo, jeongmal"ucapku terkaget

"mm, aku juga baru tahu setelah 3 hari.aku tahu itu juga dari guru kami"
aku hanya dapat mengigit bibir bawahku, pasti itu berat baginya

"ya~ kau kenapa bengong begitu"ucap sungmin menyadrkanku

"eoh, ah nde"

"ya~ kau memikirkan hyuk, eommo sebegitu rindukah kau denganya"
aku hanya diam, karna aku tidak dapat berkata apa2 yang di katakan sungmi itu benar sih

"ah bengonga lagi, sudahlah aku pergi saja, kasian chagii ku menunggu lama"ucanya dan beranjak

"ternyata neneknya meninggal"gumamku
ah kenapa aku jadi merasa sangat sedih ya. oh god apa mungkin aku menyukainya. tidak melihat wajahnya saja rasanya sesak sekali, seakan kehilanagn oksigen
aku kembali kekelasku dengan sedikit lesu

"kau kenapa?"tanya hyemi

"molla"ucapku berpangku tangan

waktu pulang tiba, aku keluar dari kelasku dengan langkah yang gontai. ah sungguh tidak enak tidak melihat wajahnya itu

"hyukie~ya bogosipoyo"batinku

akh~ aku tidak dapat memungkiri aku kini benar-benar sudah jatuh cinta pada seorang namja yang bernama "EUNHYUK"은혁
aku melangkahkan kakimu melaui koridor dan kini aku sudah berada di halaman sekolah

"eonni"teriak nika dari belakangku dan mendekaat

"waeyo"ucapku lemas

"kau kenapa eon"
aku hanya dia dan tetap melangkah, dan nika hanya terdiam binggung di tempatnya
aku masih melangkah dalam keadaan yang sangat menyedihkan, menurutku.



>AUTHOR POV'S
"kenapa dia, tidak biasanya"gerutu nika

"chagii"teriak seseorang dari arah belakang nika

"eoh, oppa"

"kau kenapa, kok mematung begitu"

"gwechana, aku bingung aja dengan eonniku, lemas sekali"ucap nika memandangi eonninya dari belakang
"apa dia sakit ya"sambung nika dan menatap sungmin

"hmm, sepertinya memang lagi sakit"ucap sungmin

"mwo, dari mana oppa tahu"

"tentu saja aku tahu, dia memberikan gambaran kalau dia sakit"

"mwo, apa mungkin tadi saat dia bicara padamu. trus mengatakan kalau dia sakit, aigoo~~ eonniku yang malang, dia memang sakit apa oppa, kau tahukah??"

"tahu, dia sedang sakit malarindu"

"mwo, penyakit apa itu. aku baru dengar deh perasaan"

"tentu saja itu penyakit yang sedang populer sekarang"

"mwo, penyakit ada masa populer juga ya oppa"ucap nika manggut-manggut

"hmm"

"tapi apa penyakit itu bisa di sembuhkan"

"tentu sangat bisa, sangat mudah malah menyembuhkan penyakit itu"

"mwo, benarkah dokter mana yang bisa menyembuhkannya"

"dia bukan dokter"

"kok, bageman bisa dia menyembuhkan penyakit eonniku kalau dia bukan dokter"

"itulah kehebatannya"

"sepertinya oppa yakin sekali, memang oppa mengenalnya"

"tentu dia teman baikku"

"siapa dia, sampai oppa yakin sekali, kalau dia bisa menyembuhkan penyakit eonniku. kali aja aku bisa
berguru dengannya"

"mwo!! berguru? untuk apa?"

"akukan punya cita-cita jadi dokter oppa"ucap nika menerawang

"jeongmal chagi"

"hmm"gumam nika mantap

"jadi siapa dia"sambung  nika

"siapa apanya"

"ih oppa, dia yang bisa menyembuhkan penyakit eonniku"

"owh, dia.. liat saja sampai orangnya muncul, mungkin besok dia muncul"

"ih oppa. tidak bisakah kau memberitahuku sekarang"

"tidak"

"ayolah oppa"

"baiklah aku akan memberitahumu. tapi cuma inisalnya aja, gimana?"

"yah~~ boleh deh dari pada gak""

"E"

"E"

"hmm, sudah ah ayo kita pulang saja biar kuantar"ucap sungmin menarik lengan nika.
nika masih berfikir siapa orang yang inisialnya "E"

xxx~

khaniy menaiki bus yang sudah sekian lama dia menunggu di bus itu datang
dia duduk di pojok dekat jendela.
buspun mulai berjalan.
khaniy hanya diam dala bus itu, pikirannya melayang entah kemana
dia menatap jalan-jalan dari jendela tapi pikirannya tidak di tempatnya.
saking asiknya dalam lamunanya membuat khaniy melewati jalan menuju rumanhnya
dan akhirnya dia tersadar

"eommo, ajjhusi berhenti"teriaknya dan buspun menepi lalu berhenti
khaniy keluar dai bus itu

"aigoo~ aku harus berjalan memutar"gerutunya
diapun menlangkah berbalik melewati totowar khusus pejalan kaki

"aihh, ini semua gara-gara kamu hyuk. kenapa juga aku harus kepikiran kamu terus eoh"teriak khaniy

teriakannya itu membuat orang-orang yang ada di jalan itu memandanginya.
khaniy yang sadar dipandangi, hanya dapat melangkah dengan secepat mungkin sabil senyam senyum gaje dan menundukan wajah malu

"isshh, babo kenapa kamu berteriak di tempat umum khaniy"gerutunya
"babo babo"sambungnya seraya memukul pelan kepalanya.

xxx~

"kenapa baru sampai eon"tanya nika yang ada di ruang keluarga

"eoh, ini berkat seseorang"ucapnya dan beranjak kekamarnya

"seseorang, siapa?"gumam nika binggung
"ah gak usah di pikirin, baik aku nonto dramanya kibum oppa ini"ucapnya dan menyaksikan drama yang sedang tanya

>은혁 EUNHYUK POV"S
akhirnya aku sekolah juga lagi, ah aku merindukan sekolah ini tapi lebih merindukan si khaniy gadis pemarahku itu.
aku melewati koridor sekolah untuk menuju kelas sesekali aku menaiki tangga dan melewati koridur lagi.
langkahku terhenti saat melihat sesosok yeoja yang ada di depanku yang sedang menundukan kepalanya lesu

"kenapa dengannya"batinku

aku melangkah agak mendekat, dan kini dia memgangkat kepalanya. dia terdiam di tempatnya menatapku seakan mau memakanku, tapi beberapa detik kemudian aku melihat suatu cairan bening yang keluar dari matanya

"mwo! dia menagis, wae?"batinku
tak lama dia berlari kearahku

"aihh, mati aku"gerutuku
tapi takku sangka apa yang dia lakukan dia dia memelukku erat

"ya~ kau kemana saja eoh, membuatku menderita begini. kau tau"ucapnya terisak

apa katanya membuatnya memderita. apa maksudnya

"b..bogosipo"ucapnya lemah yang dapt ku dengar jelas

aku terkejut saat dia mengataka itu di hadapanku.
aku membalas pelukannya

"nado, nado bogosipoyo"ucapku neneluknya erat

"emhh. jadi maksud oppa inisial "E" itu ini orangnya"ucap seseorang

"nde"sahutnya

aku dan khaniy melepas pelukan kami, dan mendapati nika serta sungmin

"ah aku tidak mau jadi muridnya"ucap nika

"aku juga tidak mau kau jadi muridnya"sahut sungmin

"apa yang kalian bicarakan"ucapku

"ah~ bukan apa2"ucap mereka senyum gaje
aku menapa khaniy dan dia menatapku.

"hyaa, wajahnya memerah lucu sekali"batinku

"emm, sepertinya kami harus pergi, ayo chagii"ucap sungmin dan beranjak

aku dan khaniy kini ada di tempat waktu udara yang sama
terjadi sedikit kecanggunggan antara kami sampai akhirnya khaniy bicara

"aku, kekelas dulu"ucapnya dan mulai beranjak

aku menanhya sejenak

"bisa kita bicara nanti"tanyaku

"hmm"gumamnya

"aku tunggu di taman belakang sekolah, saat istirahat"ucapku

dia tersenyum simpel dan pergi

"yuhuuuu, khanaiy ternyata merindukanku, ah asikk tidak sia2 aku tidak hadir seminggu"ucapku girang loncat2
akupun menuju kelasku dengn perasaan yang sangat happi luar biasa happi



TBC again hahaha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar