Senin, 02 September 2013

FF [ Benarkah Lesung Pipi Choi Siwon itu ADA?] oneshot

Author: Choi Soo Woo is Annie Lee
Title: benarkah lesung pipi choi siwon itu ada?
Cast: silahkan reader yang cari
Genre: (?)
Follow me: @LittleJewel_93


Author pov’s

Terlihat seorang yeoja tengah menyaksikan acara salah di salah sati stasiun TV.
“asssst, apa itu nyata? Mungkin rekayasa kamera. Itu pasti manipulasi. Benar manipulasi.”gumamnya
“kau ini apa yang kau permasalahkan eoh?”ucap seorang wanita paruh baya, itu eommanya.
“eomma!! Ini harus dipermasalahkan. Apa lesung pipi siwon oppa itu fakta. Bisa sajakan itu mitos!”
“astaga hyo-joo kau tidak usah ambl pusing dengan itu. Ckckc~ jangan terlalu dipikirkan”
Hyo-joo menuju kekamranya.
“aku harus membuktikan bahwa lesung pipi siwon oppa itu, apakah nyata?”ucap hyo-joo yang tengah berbaring di ranjangnya.
“ah aku akan mulai besok. Mumpung ini masih masa liburan, pertama-tama besok aku harus keSMEntertaiman. Setelah itu cari drom suju dimana. Dan bertemu dengan choi siwon oppa, lalu melihat apalesung pipi itu ada berengger disana.! Geure.. rencana yang bagus hyo-joo.”ucpnya sambil manggut-manggut.
Hyo-joo pun memulai tidurnya, menyimpan semua energinya untuk besok, untuk hari yang sangat menentukan besok baginya….
**
Keesokan harinya.
Hyo-joo yeoja yang autor bicarakan selama ini (?).
Dia sedang mempersiapkan segala perlengkapan untuk mencari kebenaran yang selama ini, selalu memenuhi pikiran dan memori otaknya.
“geure.. semua sudah..apa lagi ya?”ucapnya sembari mengetuk-ngetukan telunjukny di dagu.
“ahh!! Kamera!! Itu yang harus ada. Agar aku dapat mengabadikan foto wonppa dan lesung pipinya..heheh” dia segera membuka lemarinya dn mengambil kamera. Hyo-joo megalumgkan kamera itu di lehernya
“hyo-joo sudah siap les’t go” dia keluar daria kamarnya
“eomma??!!” dia memanggil-mangiil eommanya
“ne, waeyo eomma di dapur”sahut eommanya
Hyo-joo segera kedapur
“mau kemana kau?” eommanya bertanya
“mau mencari kebenaran, hyo-joo pergi dulu ma”ucapnya dan menyalimi eommanya
“kebenaran?... awas kau bikin masalah. Kalau kau sampai tertanggkap  polisi, karena sendiri, janagan harap eomma kan membantumu”ancam eommanya
“ih eomm, arrayo. Aku akan mengerjakannya dengan rapid an tak mengganggu”
“ya sudah”
“annyeong eomma”
“hmm”
Hyo-joo beranjak meninggalkan rumahnya dengan penuh keyakinann didalam jiwa.

Hyo-joo pov’s
Aku menalngkah menyelusuri jalan. Aku akan memastikansemuanya. Jujur siwon oppa itu memang sudah tampan, apa lagi di tambah dengan adanya lesung pipi yang menawan. Maka dari itu aku ingin tau nyatakah lesung pipi itu? Atau Cuma ilusi semata?
***
“ah~ kaki ku pegal” keluhku dan memukul betisku pelan, aku duduk disebuah bangku taman. Dudu k sebentar menghilangkan penat kelelahan yang melandaku kini.
“sabarlah, sedikit lagi kita sampai hyo-joo”gumamku menyemangati diri
Aku merasa sudah baikan dan segera melanjutkan perjalananku.
*
Geure! Aku sudah didepan gedung SM sekarang. Aku dengan santai masuk kesana. Aku menuju meja resepsionis, mungkin bisa disebut begitu.
“ehm, mianhae? Dimana drom suju ya?”
“ah? Apa anda sudah ada janji?”tanyanya
“eoh janji? Eobseo?”
“mianhae kalau begitu saya tidak dapat member tahukan anda”
“ah ayolah eonni beritahu aku aku mohon, aku Cuma perlu sebentar saja memastikan sesuatu, jebal!!”
“mianhae”
“aku harus gimana nih?”gumamku dalam hati, seraya aku menjauh dari tempat magang (?) resepsionis itu.
 Aku duduk di kursi yang ada. Aku memutar otakku untuk dapat menemui wonppa. Tapi bagaimanaaa??
Aku mengedarkan pandanganku kesana kemari.
Eishht mataku menangkap sesosok yang kukenal.
“eoh bukankah itu minhoo?..oh a~ aku ikuti dia, lalu aku akan bertanya padanya, okey sip!”gumamku.
Aku melihat sekelilingku mencari keamanan. Aku melihat minho menuju lif. Perlahana kau berjalan mengelabui para satpam dan resepsionis..
Syuuuuuuuu~~~
Aku berlari kencang menuju arah minho,
“sedikit lagi, aku mohon jangan tertutup dulu”
Hup~
Ah aku berhasil
“hehhehehe?”tawaku.
Aku merasakan sesorang menatapku, aku segera mengarahkan pandanganku kesamping kiriku.
“ehhh he..annyeong”sapaku
“hmm nado annyeong”ucapnya ramah
Huwaaa dia keren jugaaa
“euhm, boleh aku bertanya?”
“mwo hmm”
“itu..ini begini apa kau tau dimana drom suju???”
“eh drom suju?”
“hmm, kalau kau tau kumohon beri tau aku. Kumohon ini sangat penting”ucapku sambil menggosok kedua telapak tanganku memohon!
“haha kau inign bertemu hyung-hyungku itu?”
“ne, jebalyo”ucapku dengan pupyeyesku
“baikalah tapi apa ada upahnya?”
“mwo? Upah?”
“hm upah”ucapnya mengulurkan tangan kanannya padaku
“egh..tunggu sebentar”ucapku merogoh tas ranselku
Aku mencari apa yang harus kuberi.
Ehh…
Aku menatapnya, di tersenyum dan masih mengulurkan tangannya
“coklat? Ottae?”ucapku mengambil coklat kesukaanku.
“coklat?”dia terlihat sedikit berfikir
“baikalah”ucapnya
“ah ini”ucapku memberikan coklat itu. Dia mengambilnya
*
Aku sudah di depan drom suju. Aku gugup.
“okey, tugasku sudah selesaikan,? Aku pergi dulu”
“ah ne gomawo”ucapku dan bow
“cheomna, annyeong”ucapnya melambai padaku dan aku membalas lambaianya.
Huuuuhh~
Aku menarik nafasku dan menghembuskannya perlahan
“hyo-joo. Kajja”gumamku.
Akupun mengetuk pintu itu.
Beberapa aku mengetuk pintu itu, dan masih belum terbuka.
“apa tidak ada orang”ucapku membelakangi pintu
“nuguya?”ucap seseorang
Aku segera membalikan tubuhku
“eoh..annyeong”sapaku
“ne, waeyo”ucap orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah Lee Sungmin oppa
“euh..euh..itu..aku”sial aku gugup
“masuklah dulu”ajaknya
“n..ne”sahutku
Akupun membuntutinya masuk
“siapa yang daatang hyung”ucap hyukppa
“seseorang?”
“eh”ucap mereka semua dan menoleh kearahku, termasuk dia yang inign kulihat “siwon oppa”
Wah! Siwon oppa memang tampan!!
Aku segera berlari menuju siwon oppa.
Aku menatapnya lekat, mana lesung pipinya? Apa itu memang hanya mitos dan rekayasa?
“w..waeyo?”dia berucap
“wahhh…memang ada. Benar ada. Ya ampun kerennnnn!!”uvapku dan aku merasa mereka melihatku aneh
“ah..mianhanata. annyeong hyo-joo imnida. Aku kesini ingin menemui siwon oppa dan memastikan sesuatu”
“eumh? Sesuatu?” wonppa berkata
“ne oppa, kau tersenyum ya biar ku foto”
“eh. Baiklah”ucapnya
Akupun memotonya saat tersenyum. Memang lesung pip wonppa nyata.. aku percaya sekarang
“memangnya kau ingin memastikan apa eoh” Tanya wookppa
“eoh, ne. memastikan lesung pipi wonppa memeang benar ada”ucapku dan menusik lesung pipi wonppa
“mwoo!!” semua syok termasuk wonppa
“ne?”
“jauh-jauh kesini cuma inign memastikan itu, astaga!!”ucap kyuhyun oppa
“ne. wae? Aku Cuma ingin tahu itu sebenarnya bahwa wonppa itu benar-benar memeiliki lesung pipi atau tidak. Dan ternyata wonppa memang memiliki lesung pipi yang mempesona, jadi itu bukan sekedar mitos belakang”ucapku denanga pasti
“bwahahahahahahahahahhaah”kyuppa tertawa terbahak diikuti yang lain meski yang lain tak sekencang kyuhyun oppa.
“yakk~”pekikku
‘tok tok tok’
Tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk, hyukppa segera membuka pintu.
Dan kau tau siapa yang ada didepan sana. Ah mereka adalah para satpam. Oh no. aku baru sebentar disini!!
“ah itu dia, mianhae mengganggu anda sekalian”ucap salah seorang satpamitu dan menagkapku
“ck, aku Cuma sebentar saja kubilangkan”ucapku manyun
“tapi kau menyerobot dan melanggar aturan, ikut kami”
“arrayo!! Ah annyeong oppa”ucapku. Ya aku puas sudah mengtahui sebenarnya.

Author pov’s
Hyo-joo diseret keluar oleh dua orang satpam
“harusnya anda janagn seperti tadi”
“mianhamnida”ucap hyo-joo dengan senang,
 Karen keinignannya telah tercapai. Dan akhirnya bayang-bayang lesung pipi siwon yang dianggapnya mitos itu lenyap dari pikirannya, stt ckckc pasti dia tergoda oleh setan-setan yang menyesatkan saat dia berfikir lesung pipi siwon itu mitos.
“seba iknya anda segera pulang. Nanti orang tua anda khawatir”ucap salah satu satpam
“ne gomawo karena tidak menahanku”ucapnya bow lalu beranjak pergi
“ckckckc anak itu”ucap seorang satpam lainnya sambil menggelengkan kepala.
****
~ditempat lain~

“hmmmftpp~ hahahhahhahahahaha lesung pipi choi siwon hanya mitos, kekekekekek~.. kalau aku boleh dipertanyakan dan dibilang begitu hahaha ini choi siwon yang jelas-jelas ada lesung pipi, disebut mitos wkwkkwkw kenapa dia bisa berfikir begitu bwahahahaha”kyuhyunmengejek siwon
“yak diam kau evil! Aku bangga lagi Cuma demi memastikan lesung pipiku ini dia rela kseini jauh-jauh” ciwon membanggakan diri
“tapi tetap sja lucu! Lesung pipi siwon mitos wkwkwkkw!”
“yakk~” siwon memburu kyuhyun yang berlari lebih dulu.
Ini memang suatu kejadian yang anaeh. Tapi itu bisa saja terjadi nyata?? :)




Selasa, 21 Mei 2013

FF# BELIEVE MARRIED [part 3]

>yesung pov’s

Aku lagi berada dibalkon kamarku mendengarkan lagu-lagu milik kami seraya merasakan hembusan angin seoul yang sejuk membelai kulitku, aku mejamkan mataku untuk menghayati suasana.

Tiba-tiba aku mencium wangi sebuah farfum



“aromanya segar, sepertinya aroma lemon”pikirku

Perlahan aku membuka mattaku dan kudapati sesosok yeoja yang ada di sampingku, dia yun hee

“untuk apa ku kesini”ucapku seraya melepas hadsetku



“eoh, a..aku bertamu saja”sahutnya setelah merasakan hembusan angin dari sini



“trus”



“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapnya memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan



“bertamu apa eomma yang menyuruhmu kesini”



“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”



“dan apa”



“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”



“apa”



“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapnya seraya menggigit bibir bawahnya



“untuk apa kau menanyakan itu”



“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”



“nde, aku menyukainya kenapa”ucapku dengan nada tinggi, gadis ini membuatku jengkel saja

Dia hanya tersenyum mendengar jaawabanku



“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”

“gadis ini benar2”baatinku



“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapku cukup berteriek dan membentaknya

“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungku



“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarku



“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal



“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”



“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamarku

“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya



“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma



“sudahlah eomma, gwechana”ucap yeoja itu

“mwo!! Sejak kapan dia memanggil eomma dengan sebutan eomma”batinku



“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutku kukuh



“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin



“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapnya



“masa sih”



“cih”cibirku dan meninggalkan mereka



“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma



“aku mau keluar malas disini”ucapku dan teteap melangkah

Aku keluar dari rumah dan memasuki mobilku aku langsung saja meluncur (?) kemana saja asal aku tenang.



Aisshh entah kenapa aku membentaknya tadi, padahal dia kan Cuma Tanya soal Jessica, yang jelas2 aku menganggap Jessica hanya sebagai saengku saja dan sama Jessica juga menganggapku sebagai oppanya saja kaliankan tau dia tidak memiliki oppa kecuali saeng saja.*ngasal*

“aishh, kenapa aku merasa tidak enak hati ya dengan sikapku tadi pada yun hee, aishhh”ucapku dan mengacak rambutku gusar



Aku memutuskan untuk kedrom saja\

“ah~ kau datang yesung”ucap menejer hyung



“nde, memangnya kenapa hyung. Ngumpul begini”



“eoh, ini kita akan mengadakan sm tourkan, dan sudah ada putusan dari presdil sm kita akan tour ke paris”



“oh, itu. Trus”



“ya terus kita pergi besok, ah~ parisss iyem coming”ucap hyukie



“mwo!! Besok”



“hmm, jadi kalian siapkan barang2 kalian, besok pagi jam 9 kita cek-up”

“aigooo~ eottokhe?”batinku



Xxx~

“hyung kau bawa apa saja”Tanya wookie



“ah~ seadanya aja deh, oh iya memang kita di paris berapa lama?”tanyaku seraya membereskan baju2 ke dalam koper



“5 hari deh kalau gak salah”



“mwo!! 5 hari”



“nde, wae hyung”



“ah~ ani”



“ya~ hyung pasti mikirian calon istrinya itu, hahahah hyung bakal terpisah selam 5 hari dengan calon istrinya”



“ya~ diam ku”



“nde, arrachi hyung”

Saat wookie mengatakan soal calon istri tadi aku jadi teringat kejadian tadi siang soal aku membentak yun hee, aigoo~ aku jadi merasa keterlaluan memebentaknya begitu. Apa aku harus minta maaf ya,?? Tapi nanti dia kegrean lagi.

Ah nanti saja mikirnya lagi





>yun hee pov’s

Aku berdiri di sampingnya menatap wajahnya sekilas dan mengarahkan pandangnaku ke depan, merasakan hembusan angin yang sejuk dari atas sini



“untuk apa ku kesini”ucapnya seraya melepas hadsetnya



“eoh, a..aku bertamu saja”sahutku setelah merasakan hembusan angin dari sini



“trus”



“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapku memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan



“bertamu, apa eomma yang menyuruhmu kesini”



“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”ucapku menggantung



“dan apa”



“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”



“apa”



“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapku seraya menggigit bibir bawahnya



“untuk apa kau menanyakan itu”



“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”



“nde, aku menyukainya kenapa”ucapnya dengan nada tinggi



Deng~

Sakit hatiku rasanya sakit sekali sangaaat

Aku mencoba tersenyum mendengar jawabannya itu



“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”



“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapnya cukup berteriek dan membentakku

“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungnya



“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarnya



“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal

“orang lain”batinku terkejut



“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”



“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamar yesung juga

“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya



“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma



“sudahlah eomma, gwechana”ucapku



“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutnya kukuh



“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin



“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapku



“masa sih”



“cih”cibirnya dan meninggalkan kami



“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma



“aku mau keluar malas disini”ucapnya dan teteap melangkah



“anak itu benar2, kau tidak apakan yun hee”Tanya eomma



“hmm, gwechana”sahutku



“tapi nunna aku nyakin benar tadi kau mengetuk-ngetuk pintu kamar hyung dan memanggil nama hyung”ucap jong jin kukuh



“ah~ sudahlah tidak usah di pikirkan”



“hmm, eh eomma kita makan apa”Tanya jong jin



“eoh,makan. Ya ampun eomma meninggalkan sup di dapur, eomma kesana dulu ya yun hee”



“nde”



“ya~ nunna kau tidak usah memikirkan soal tadi hyung itu memang seperti itu, tapi dia baik hangat dan lembut. Jadi kau tenang saja ya nunna”



“hmm”gumamku tersenyum



“kalau begitu aku keluar dulu nunna aku mau menemui eomma, mau makan”ucapnya dan beranjak keluar



Sakit hatiku sesak perih tertusuk kena air garam mungkin begitu ibaratnya sesakit apa hatiku saat ini

Aku melihat keluar dan mobilnya kini sudah pergi dari tempatnya dan tentunya orangnya juga



“ya~ yesung kau tau aku sakit saaat ini”ucapku dan tak tersa bulir airmata menetes memebasahi pipiku di tengah angin sejuk yang menghembus dan membuatku semakin menangis



“ya~ yun hee kau harus kuat, harus yakin kalau kau dan yesung akan menikah”ucapku menegarkan diri dan menyekah air mataku

Akupun menguatkan diriku, lalu kelaur dari kamar itu



Xx~

“eomma, aku pamit pulang dulu,”ucapku



“ya~ yun hee kau tidak usah pikirkan soal tadi ya”



“nde, arraso”



“lain kali main lagi ya kesini”



“pasti eomma”



“jong woon itu kemana lagi, sudah gelap begini belum pulang”ucap eomma



“mungkin dia sibuk eomma, kalau begitu aku pulang dulu, annyeong”ucapku bow



“nde, hati2 di jalan yun hee”



Aku mengangguk dan tersenyum kearahnya

Aku memasuki mobilku dan menacapkan gasku,

Ah pikiranku kacau sekarang ada pikiran apa aku batalkan saja perjodohan ini dan apa di terusakan saja, tapi aku ingin menikah dengannya. Meskipun hatinya tidak untukku T__T



Sesampai di rumah aku langsung kekemar dan mandi lalu tidur



Pagi ini sangat indaah udaranya sejuk aku menyukai waktu seperti ini

“hoammm”aku abangun dari tidur lelapku yang indah

“sudah jam berapa ini”gumamkau dana ku meliaht jam yang ada di dindingku yang tengah menunjukan jam 08.45

“jam delapan”

Akupun bangkit dari ranjangku dan langsung kekamar mandi membersihkan diri



Hatiku sangat senang rasanya hari ini entah kenapa, mungkin sudah menayakan soal Jessica eonni kemarin yang membuat hatiku agak lumayan ringan sekarang



Aku keluar dari kamarku. Sepi itu yang ku dapat di pagi ku. Yah soalnya aku malas kuliah dan aku juga tidak kuliah sih meski kuliah aku juga tidak akan hadir, jadi intinya kau tidak kuliah atau pun bekerja, mungkin ini yang membuat appa dan eomma mau menikahkanku. Ya ya ya ya baiklah aku menerima perjodohan itu, karna orang yang di jodohkan denganku aku menyukainya sangat dan mungkin sekarang aku sudah mencintainya :p



Ah~ sudah tidak terasa aku ditinggalkan hong ajjhumma selam 3 hari

“ajjhumma hong bogosipooo”ucapku saat memasak ramen lagi

Tiba2 rbel rumahku berbunyi

“siapa sih”gumamku dan meninggalkan maskanku

“nde, tunggu”sahutku dan berlari membuka pintu



“yun hee”



“eoh, eomma. Kau sendiri kesini”ucapku pada eomma yesung yang ternyata dating kesini



“hmm, eomma minta antar dengan jong jin tadi, dan juga eomma membawakanmu makanan ini”



“wuahhh, ayo eomma masuk masuk”ajakaku



“kau sudah makan”



“heheh, belum tapi kebetulana aku lagi masak ramen saat eomma kesini”ucapku

“eoh, ramen ahhh iyaaaa ramenkuu aku lagi memasak ramennn,aigooo”ucapku dan berajak kedapur

“aigooo~ ramenku ramenkuu, hyaaaaaaaaaaaaaa ramenku gosonggg tidakkk”ucapku prustasiiiiiiii T__T



“kau ini ramen lagi eommakan bilang jangan sering makan ramen, sudah matikan saja kompormu itu. Inikan eomma ada bawa makanan jadi makan ini saja”ucap eomma



“nde”patuhku dan mengikutinya



Aku dan eomma menuju meja makan

“ini, makanalah”ucap eomma menyodorkan bimbap kimchi dan berbagai makanan lainnya



“nde, tapi ini banyak sekali eomma”



“sudah makan saja”



“hmm”gumamaku dan memakana makanan itu



>yesung pov’s

ah~ akhirnya sampai juga ke paris, aku merasakan otot pantatku lelah duduk diam di pesawat selama beberapa jam. tapi sekarang aku sudah bebasss haaha

setelah samapai dibandara kami lagsung meluncur (?) kehotel yang sudah di boking dulu tentunya.



"ah~akhirnya sampai juga dan aku bsa istiraht sejenak"ucapku setelah sampai di kamar hotel



"nde, hyung rasanya aku mau tidur saja dulu"sahut wookie yang sekamar denganku



akupun menaruh koprku d mana saja dan membaringkan tubuhku diranjang, begitu pula dengan wookie tapi aku dan dia tidak seranjang karna ada dua ranjang di sini.

aku memejamkan mataku sejenak dan menarik nafas lega



"kalau kau sudah sampai diparis telpon yunhee,arra. nanti eomma kirim nomor telponnya"



aku teringat kata2 eomma itu membuatku membuka mataku, ya ya ya sebelum berangkatkan aku menelpon eomma dulu memberitahu kalau aku hari iniberangkat ke paris karna ada tour selama 5 hari. sebenarnya sih dia menyuruhku menelpon yun hee dulu sebelum berangkat tapi aku mengelak nanti saja kalau aku sudah sampai.



"aduh apa aku harus memberi tahunya"gumamku dan menatap layar ponselku

akupun mengaktifkan ponselku,

dan ponselku brdering

"ada sms"ucapku dan membukanya



From: eomma

“ini nomor telpon yun hee 0899657632, dan pastikan kau menelponnya arra”



“mwoo!! Aissh eomma, seberapa sukakah dia dengan yeoja itu, sampai segininya”ucapku yang masih menatap layar ponselku tak percaya

“ya~ wookie, menurutmu apa aku harus menghubunginya”tanyaku



“……….”



“ya~”teriakku karna dia tidak menjawab, akupun memalaingkan wajahku paadanya

“cih, wokkie babo ternyata dia sudah tertidurleleap dan bermain denegan mimpinya, aishh aku malas menghubunginya, seperti tidak ada kerjaan saja. Ah~ lebih baik aku tidur juga”ucapku dan memperbaiki posisi tubuhku













CONTINIUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS



MASIH KURANG PANJANGKAHHHH???MIAN KALAU KURANG PANJANGGGCOZZZ AKU MUMETTT NYUT2 DAH MIKIRNYA GIMANASOOOOO NIKMATIIIIII SAJAAAA >O

ini Link FBnya https://www.facebook.com/note.php?note_id=317546448276290




Selasa, 14 Mei 2013

FF# Believe Married [2]

saya langsung saja ya, tapi ingat tipyo dimana-mana kkkkkk~~

ini ada ling yg di facebook https://www.facebook.com/note.php?note_id=316788555018746






>yesung pov’s

Aku meras tubuhku sakit semua akupun membuka mataku perlahan dan mengerjab-ngejabkannya,

Aku mengedarkan pandanganku pada sluruh penjuru ruangan dan ku temui sesosok yeoja yang tengah tertidur di sampingku dengan posisi duduk dan juga dia mengengam tanganku

“buaknkah dia yun hee, kenapa bisa di sini”gumamku menyadari yeoja itu adalah yun hee

“wajahnya sangat manis saat tertidur begini seperti bidadari”ucapku dan entah mengapa aku mengelus lembut kepalanya



Akupun bangun dari ranjangku dan aku berfikir pasti dia lelah dengan posisi tidur seperti itu

Aku menggendongnya dan menarunnya (?) di ranjangku



“ah~ ternyata kau berat juga ya”gumamku

Aku menatpnya saat tertidur melihat setiap leku wajahnya

“cantik ternyata dia cantik juga”gumamku



“hmm”dia mengeliaatkan tubuhnya



“lucu sekali, aigoo~”gumamku dan entah apa pikiranku aku mengarahkan mataku kebibirnya

Kecil sangaat bagus dan

Cup~

Aku mencium bibirnya yang menggoda imanku itu, perlahanaku mengisap bibir bawahnya tiba2 dia mengeliat lagi dan aku melepaskan ciumanku itu



“eommo, mati aku kalau dia bangun eottokhe”gumamku

Dan akupun beranjak dari dari karam itu, aku merasakan jantungku berdetak cepat dan panas di wajahku padahal cuaca pagi ini sangat dingin, akupun menuju toilet yang ada di rumah sakit ini untuk mencuci muka ku



“ada apa denganmu yesungg, kenapa kau lakukan itu”gumamku di depan kaca itu dan aku mencuci mukaku lagi





>yun hee po’s

Aku mengeliatkan tubuhku karna aku merasakan sesuatu (?) di bibirku

Akupun membuka mataku dan menguceknya

“dimana aku”gumamku

“eoh, lah kenapa aku di atas sini, dan diman yesung”ucapku tersadar



Akupun turun dari ranjang itu dan mencari sosok yesungku (?)

“yaesung~ah kau diama”ucapku dan mencarinya di toilet tapi dia tidak ada di sana

“dia kemana, apa jangan2 dia di culik elf yang mengetahui kalau dia di rumah sakit, eommooooo eotthokhee”ucapku gusar



Tiba2 pintu kamar itu terbuak dan aku langsung mengarahkan pandanganku kesana

“yesung~ah”ucapku dan memeluknya

“kau mana eoh, membuatku khawatir tau”ucapku yang masih memeluknya



“aku tadi cuci muka ke toilet”



“Bukankah di kamar ini juga ada toileta”ucapku dan melapaskan pelukanku



“ya~ a…aku mau sekalian keliling rumah sakit”



“hmm”



“oppa”ucap seseorang yang masuk kekamar itu

Aku dan yesungpun melihat asal suara itu



“Jessica”ucap yesung



“oppa, kau membuatku khawatir tahu”ucapnya langsung memeluk yesung



Deg~

Sakit kenapa dadaku sesakit ini

“ya~ aku baik2 saja”ucap yesung



Akupun keluar dari kamar itu tanpa member tahu mereka

Sakit sesak perih terluka mungki itu yang kurasakan saat ini

“apa, gossip itu benar”gumamku



~flasback~

Aku sedang memnonton televsi

“ya~ gosipnya yesung super junior dan Jessica sdsd ada hubungan kusus dan sering kepergok jalan berdua, apa mungki mereka pacaran”ucap host itu



“mwo!!”kagetku

Saat itu aku masih belum tahu kalau aku akan di jodohkan dengan yesung



“kau ini kerjaanya nonton gossip saja”ucap eomma



“sebaiknya aku bantu eomma membuat kimchi saja”sambungnya



“aihh eomma. Nde”ucapku dan mematika televise

~flasback end~



“ah~ aku tidak udah berfikir negative mungkin saja mereka itu hanya teman, lebih baik aku membelikan maakanan saja untuknya”ucapku dan beranjak





>yesung pov’s

Setelah dari toilet aku kembali kekamarku lagi

Aku membuka pintu kamarku dan aku mendapati yun hee sudah bangun dan melihatku

“yesung~ah”ucapnya dan memelukku



Deg~

Jantungku berdetak lagi*emang selama ini gak detak oppa==”/plakk



“kau mana eoh, membuatku khawatir tau”ucapnya yang masih memelukku



“aku tadi cuci muka ke toilet”



“Bukankah di kamar ini juga ada toileta”ucapnya dan melapaskan pelukannya



“ya~ a…aku mau sekalian keliling rumah sakit”



“hmm”



“oppa”ucap seseorang yang masuk kekamar itu

Aku dan yun heepun melihat asal suara itu



“Jessica”ucapku



“oppa, kau membuatku khawatir tahu”ucapnya langsung memelukku



“ya~ aku baik2 saja”ucapku



Jessicapun melepaskan pelukannya



Pletak~



“ya~ apphoo”ringisku karna Jessica memukul kepalaku keras



“itu akibatnya membuat kami semua khawatir”



“Kami, kau tidak sendiri”



“nde, dengan teman yang lainnya member suju dan snsd”



“terus kemana mereka”



“molla mungkin tersesat, aku telpon dulu deh”ucapnya dan di mulai menelpon



“ya~ tiffaniy kalian diaman”ucapnya



“ya~ kau itu babo kenapa kami di tinggal eoh, kami tersesat”sahut suara dari sebrang sana



“heheh, mian mian, memenag kalian ini dimana”



“di lantai 5”



“mwo, ya ruangan rawat yeppa ada di lantai 2 nomor 387”



“eommo, nde kami akan segera kesana”sahutnya dan mematikan ponsel



“mereka ini aneh sekali”ucap Jessica



Akupun mengedarkan pandanganku keruangan itu tapi aku tidak medapati yun hee

“kemana dia”gumamku



“apa yang kau gumamkan oppa”Tanya sica



“eoh, bukan apa2”sahutku



Dan tak lama member suju dan snsd akhirnya tiba juga di ruanganku

“ya~ hyungg, aku sangat cemassss”ucap wookie memelukku



“gwechana”sahutku

Merekapun berbincang2 di kamarku entah apa juga yang di bincangkan aku tidak mengerti

Tapi yun hee kemana,



“kenapa aku khawarit begini sih”gumamku



“ya~ hyung mana calon istrimu itu, aku mau melihatnya”ucap wookie



“eoh, molla mungkin dia keluar sebentar”



“whaatt oppa kau sudah ada calon istri, siapa”Tanya sica



“wohaa, jadi sebentar lagi kau akan menikah oppa”ucap tiffaniy



“ah..”



“ya~ chukka oppa/hyung”ucap mereka bersama

Dan kamarku di penuhi dengan ucapan chukka dari mereka semua seperti pasar saja



Tak lama mereka bertamu

“ah~ yesung kami harus balik sekarang sepertinya”ucap teuki oppa



“nde, oppa menejer kami sudah nelpon nelpon mulu dari tadi”sahut yonna juga



“aigooo~ sebentar sekali”sahutku



“ya kaukan tahu jadwal kita”ucap heechul hyung



“nde, arraso”



“ah~ padahal aku mau melihat calon istrimu oppa”ucap sica



“nde, benar katamu sica”sahut sungmin



“hyungg, kau harus mengenalkanya kepada kami. Dan sekali kali ajak dia ke drom hyung yaaaaa”rengek donghae seperti anak kecil



“hehehe”tawa paksaku



“oke kami pulang dulu papapaiiii saengku sayangg”ucap heechul hyung dan mencium pipiku



“ya~ hyunggg”teriakku



Mereka segera pergi keluar dari kamarku

Kini kamraku sepi lagi, dan juga kemana anak itu pergi

“aishh diakan sudah besar juga untuk apa aku mengkhawatirkannya”ucapku dan berbaring ke ranjang



Tapi pikiranku terus tertuju pada gadis yang bernama yun hee itu, kemana diaa

“aishhh, membuatku setres saja”ucapku dan turun dari ranjangku

Kamarkupun pintunya terbuka

“ya~ kau kemana saja eoh”ucapku kesal



“dari luar, eoh mana Jessica eonni”



“mereka sudah pulang”



“mereka, Jessica eonni tidak sendiri”



“hmm, dia dan member snsd dan suju juga kesini”



“yah aku tidak bertemu mereka deh”



“memangnya kemana kau tadi”



“eoh, aku membeli makanan ini, aku lapar dan aku tahu kau belum makan jugakan”ucapnya dan melangkah ke sofa dikamar itu



“ternyata beli makanan toh”



“memangnya kau kira aku kenapa”



“ah~ a..ani, ya~ aku lapar aku minta ya”ucapku mendekatinya



“hmm, ini”ucapnya menyerahkan bimbap



“gomawo”sahutku dan mulai makan



“ya~ makan itu pelan-pelan nanti tersedak”ucapnya



Akupun melihatnya dan dia tersenyum padaku

“uhuk..uhuk..uhukk”



“tukan apa ku bilang”ucapnya

“ini minumlah dulu”sambungnya dan memberikan minuman



Akupun meminum minuman itu

Aigooo~ kenapa juga dengan jiwaku ini, kok malah tersedak segala.

Aku melihatnya memakan makanannya, wajahnya tetap saja manis

Akupun mengulurkan tanganku dan menbersihkan sudut bibirnya yang ada nasi menempel disitu

Dia menatapku

Indah matanya sangat indah ternyata

Akupun mendekatkan wajahku pada wajahnya mencondongkan sedikit wajahku dan….



Aku mencium bibirnya melumatnya lembut menghisap bibir atas dan bawahnya bergantian

Kini lidahku sudah menguasai seluruh isi rongga mulutnya. Aissh siall aku tidak bisa mengendalikan diriku dan aku dapat merasakan dia membalas ciumanku itu.



>yun hee pov’s

Aku menutupi kedua wajahku mengingat kejadian di rumah skit itu

“aigooo~, aku malu sekali rasanya”ucapaku yang masih terngiang kejadian di rumah sakit 3 hari yang lalu

Uhh~ kenapa aku ini jantung ini makin menggebu, saat ingat itu dan kejadian itu sulit sekali aku melupakannya, aissshhh



“ah~ sepiiiii”ucapku saat keluar dari kamarku

Ini lah nasibku saat appa dan eomm pergi keluar negeri, Menyendiri

Ah sepertinya aku ingin cepat2 menikah dengannya

“apa yang aku kerjakan hari ini”gumamku di depan televise dan memencet2 remot mencari saluran yang menarik hatiku tapi tidak ada yang ku temukannnnn menarik jiwa hati ini*==” bahasa apa ini



“kriuk kriuk kriukk”

“huwaaaa perutku laparrr, eotthokhe biasanya eomma yang memasak dan juga ajjhumma hong sekarangkan ajjhumma hong lagi ijin pulang kerumahnya orang tuanya yang sedang sakit”ucapku

“aigooooo~ laparrrrrrrrrrrr”ucapku menatap langit2 rumahku



Akupun bearanjak kedapur mungkin ada yang bisa kumakan, aku membuka lemari di dapur dan aku mendapatkan sebungkus ramenn

“huaaahhh, kau penyelamat jiwaku”ucapku memeluk ramen itu



Akupun memasaknya, heheh kalau ramen aku bias memasak dan membuat bimbapun bisa tapi sayang bimbab tidak ada bahannya

“huwaa harummnyaaa”ucapku dan menyalin ramen itu kemangkuk

Akupun melangkah ke meja makan untuk menyantap makananku



“ah~ kenyangg”ucapku setelah makan tiba2 telpon rumahku bordering kring kring

“siapa juga nelpon malam gini”ucapku dan melangkah mendatangi telepon

“yobseo, nuguya”ucapku menyahut telepon itu



“yun hee, ini ajjhumma”sahut suara dari sebrang sana



“eoh, ajjhumma waeyo, menelpon malam2 begini”



“ani, yun hee bisakah kau berhenti memangiku ajjhumma”



“lalu”



“panggil saja eomma, hmm”



“mwoo, aku tidak salah dengar”batinku

“ajjhumma bercanda”ucapku



“ani, ajjhumma eh eomma serius”



“ah, nde eomma”



“huwwwaaah, yun hee~ya kau, aigooo~ eomma senang sekali saat kau memangilku begitu”



“nde”



“oh iya eomma dengar appa dan eommamu pergi ke luaar negri”



“hmm, nde. 2 hari yang lalu”



“jadi kau sendiri di rumah”



“nde”



“apa pembantumu tidak ada”



“nde, dia pulang menemui orang tuannya tadi pagi, karna eommanya sakit”



“mwo!! Apa kau sudah makan”



“sudah”



“makan apa”



“ramen”



“ya~ kau jangan terlalu sering makan ramen, itu tidak baik untuk kesehatan”



“nde”



“kau kerumah eomma saja, besok ya”



“eoh, nde. Tapi eomma aku tidak tau dimana tempat kalian”



“hmm, eomma tinggal di komplek jongjong (?) nomor 64”



“nde, besok aku kesana”



“ya sudah kamu istirahat dengan benar ya”



“nde”



“annyeong jumuseyo yun hee sayang”



“annyeong”ucapku dan menutup telpon



“hahahah, berarti aku besok kerumah yesung dong, oahh senagnya. Lebih baik aku tidur saja ah”ucapaku dan melangkah ke kamarku



Xxx~

Hahah aku akan kerumah yesung mimpi apa aku semalam semalam semalmnya

Aku meamsuki mobilku dan siap tancapgas kerumah ehm calon suamiku xD

Aku menjalankan mobilku memasuki komplek jongjong (?) dan menegok kekanan kiri diman rumah yang nomernya 64



“eoh itu dia”gumamku melihaat sebuah rumah yan bercatkan putih bersih cantik sekali

Akupun memarkirkan mobilku di depan rumah itu dan keluar dari mobilku

Aku mendekat dan memencet bel tak lama sudah ada yang membukakan pintu gerbang untukku



“eoh, kau datang juga yun hee”ucap ajjhumma ehm eommanya yesung



“nde, ajj..ah eomma”



“ayo masuk”ajaknya



“nde”sahutku dan mengikutinya memasuki rumah itu

Bagus halamanya sangat indah aku suka dengan desainnya

“duduklah dulu eomma buatkan minuman”ucapnya



“nde,”patuhku dan duduk di sofa berwarna cream itu

Tak lama eomma membawakan minuman untukku

“ini minumlah dulu”ucapnya menyerahkan segelas minuman



“gomawo”sahutku dan meminum minuman itu sedikit



“sepi, orangnya pada kemana eomma”tanyaku



“eoh, jong woo ada saja di karnya dan jong jin juga ada di kamarnya mungkin jong jin tidur, tapi jong woo entahlah paling juga mendegarkan lagu2 band mereka”



“hmm”ucapku dan mengedarkan pandanganku keseluruh rumah itu

Mataku terhenti saat melihat sebuah foto anak kecil lucu sekali sanga lucu



“ajjhumm,.. eomma itu foto siapa lucu sekali”ucapku seraya menunjuk arah foto yang tepajang di dinding itu



“oh, itu si jong woo”



“mwoo!! Jong woo”ucapku tak percaya, tapi iya juga sih matanya sama

“hmm”



“dia lucu sekali”



“sebaiknya kau temui jong woon sana”



“hmm, ah~ tidak usah eomma aku tidak mu mengganggu”



“sudahlah temui saja dia sana, yang kamarnya ada namanya “YESUNG” yang terpampang di papan pengenalnya di depan pintu”



“oh, nde aku menemuinya dulu, soalnya ada hal yang ingin ku tanyakan”



“sudah sana”



“nde”sahutku dan beranjak naik



“ya~ yun hee hwaittinggg~”ucap eomma



“apa maksudnya”pikirku

Aku hanya tersenyum melihatnya, dan aku melanjutkan langkahku

akupun mengetu pintu kamar yesung



knock knock knock



"yesung, kau didalam"ucapku

"...."

tapi tidak adaa jawaban dari dalam aku mencoba mengetuk lagi lagi dan lagi. tapi tidak ada tanda2 ada orang di dalm kamar itu

akupun mencoba beranikan diri, perlahan aku memegang ganggang pintu dan membuka kamar itu

aku memasuki kamar itu pelahan



"yesung kau dimana"ucapku

lagi2 tak ada respon dari empuhnya kamar

aku melihat yesung ternyata dia ada dibalkon kamarnya, akupun menemuinya.


tbc..

RCLnya ya mohon :)

FF# Believe Married [1]


annyeong, sebelumnya ini FF sudah saya publiskan di FB pribadi saya. ini linknya https://www.facebook.com/note.php?note_id=316163358414599


author: Annie yang yeppeo selalu istri sah eunhyuk#apedah=="



cast: yun hee, yesung



genre: romantic (?)*mohon di bantu, bimsalabim jadi apa prokk prokk (paktarnomodeon)



title: believe married



summary (?): awalnya tidak tapi akhiranya aku menginginkannya (?)















>yun hee pov's

"yun hee kau sudah siapa"tanya eomma dan memasuki kamarku



"nde, sudah eomma"sahutku dan berbali kearahnya membelakangi cermin



"eommo anak eomma cantik sekali"pujinya



"kalian sudah siapa"tanya appa dan masuk kekamarku

"aigoo~ anak appa cantik sekali, ayo kita berangkat sekarang"sambung appa dan melangkah beranjak dari kamarku



"ayo, chagii"ajak eommaku



"nde"sahutku dan mengikuti mereka



kemana mereka akan membawaku aku tidak tahu dan juga menyuruhku berdandan cantik

akupun memasuki mobil dan kami mulai berjalan (?) dari rumah



xx~



"kita sudah sampai"ucap appa menghentikan mobilnya pada sebuah parkiran di cafe



"ngapain kita kesini, makan malam?"tanyaku



"nde, chagii. sekaligus menemui calon suamimu"ucap eomma



"mwo!! suami. eomma bercanda"



"ani, eomma tidak bercanda ini serius"



"tapi eomma akukan"



"sudah cepat turun"ucap appa yang sudah ada di luar dan membukakan pintu mobil untuk kami



"aigooo~ menikahh. appa dan eomma bercandakah"batinku dan turun dari mobil



"ayo kita masuk"ajak appa dan aku menurut saja



aku appa dan eomma menunggu di meja yang sudah di boking oleh mereka. mungkin?

dan tak lama ada 2 orang namja dan seorang yeoja

mungkin itu yang di tunggu appa dan eomma ya termasuk aku



"ah~ mianhae cho~ssi, tadi kami ter jebak macet"ucap orang itu



"gwechana kim~ssi ayo silahkan duduk"ucap appa dan merekapau duduk



"jadi ini yang namanya yun hee, aigoo~ cantik sekali"ucap yeoja yang sepantaran dengan eommaku



"nde, annyeong ajjhumma"ucapku ramah dan bow



"apa ini yang namanya jong woon"tanya appa



"eoh, bukan dia adiknya, jong jin"sahut ajjhussi



"annyeong ajjhussi, ajjhumma, yun hee nunna"ucapnya ramah dan bow



"annyeong"balas kami



"dimana jong woonnya sekarang"tanya appa lagi



"dia lagi di jalan, sebentar lagi akan datang"sahut ajjhumma itu



"jong woon apa dia calon suamiku"batinku



"ah~ itu dia"ucap ajjhussi



aku eomma dan appapun menoleh kearahnya

"mwo!! bukankah ituu yesung super junior"batinku



"mian aku terlambat"ucapnya bow



"ayo duduk lah"tawar appa



"jadi kau yang namanya jong woon itu, aigooo~ kau tampan sekali"puji eomma



benarsih apa yang dikatakan eomma tidak bisa di pungkiri, aku terpesona olehnya saat bertemu langsung seperti ini ternyata wajahnya lebih tampan, kalau dia calon suamiku aku tidak menolak



"kenalakan itu anak anaknya tuan cho"ucap ajjhussi



"annyeong yun hee imnida"ucapku berdiri dan bow lalu tersenyum



"yesung imnida"ucapnya yah menurutku dingin





>yesung pov's

"aduh eomma menyuruhku kecafe segala ada apa juga, akukan sibuk untuk persiapan sm tour nanti"ucapku

setelah menerima telepon dari eomma

akupun langsung mengendarai mobilku dan meluncur (?) ke sana



"ah~ macet lagi"gerutuku dan menekan keras klakson mobilku

hampir 30 menit aku terperangkap macet ini dan akhirnya lolos juga

kini aku ada di depan cafe itu akupun masuk dan melihat ada eomma appa dan juga jong jin di sana.

trus siapa yang dengan mereka itu



akupun menemui mereka

"mian aku terlambat"ucapku bow



"ayo duduk lah"tawar ajjhussi yang mungkin teman appa



"jadi kau yang namanya jong woon itu, aigooo~ kau tampan sekali"puji ajjhumma



Apa maksudanya ini, kenapa ada pertemuan seperti ini. apa yang sudah di rencanakan eomma dan appa



"kenalakan itu anak anaknya tuan cho"ucap appa



"annyeong yun hee imnida"ucapnya berdiri dan bow lalu tersenyum

“manis”pikirku



"yesung imnida"ucapku yah agak dingin cuek-cuek begitu

Akupun duduk di sebelah appaku yang tepat berhadapan dengannya



“kalian sudah kenalkan sekarang”ucap appa



“hmm”gumamku



“jadi begini ini sudah kesepakatan kami sebagai orang tua, kau dan yun hee akan di jodohkan”ucap appa

“mwo!! Di jodohkan, apa2an ini”batinku kaget yang mungkin mataku mau keluar dari tempatnya



“maksud appa”ucapku



“kau adalah calon suami yun hee, dan yun hee adalah calon istrimu”



“maksud appa aku akan di nikah kan dengannya”ucapku



“nde”

“gila ini gila sangat gilaaaaaaaa”batinku berteriak



Aku melihat yeoja yang bernama yun hee itu wajahnya datar saja tidak terkejut sama sekali, apa mungkin dia menerima semua ini, dia terenyum padaku. Manis sangat manis Cuma itu yang ada dalam pikiranku



“hmm, mian aku ketoilet dulu”ucapku dan beranjak



Akupun pergi ketoilet dan mencerminkan diriku di cermin toilet itu

“apa ini sudah direncanakan mereka, menurutku iya. Aigoo~ kenapa aku harus di jodohkan sih”gerutuku



“karnaku memang sudah cukup umur menikah hyung”ucap jong jin yang tiba2 masuk kedalm toilet itu



“tapi kenapa di jodohkan eoh, aku bias cari sendiri calon istriku”



“kapan, 4.. 5.. tahun lagi”



“ya~ itukan”



“sudahlah hyung kau menikah saja dengan yun hee nunna, dia cantik dan baik serta ramah menurutku”



“cih, kau baru saja bertemu dengannya sekali inikan”

“iya sih, tapi kesan pertamanya sudah baik hyung. Kau menikah saja dengan yun hee nunna biar kau terawatt tidak kurus tak terurus begitu”



“ya~ kau”ucapku dan menjitak kepalanya



“apphoyoo hyung”ucapnya meringis dan mengusap-usap kepalanya



“pokonya hyung menikah saja dengan yun hee nunna, karna aku mau mempunya kakak seperti yun hee nunna saja”ucapnya dan keluar



“aishh, apa harus mereka ikut campur dalam masalah pribadiku”gerutuku

“dan apa aku harus menerima saja perjodohan ini, ah aku pusing memikirkannya saat ini”ucapku dan keluar dari toilet



>yun hee pov’s

Ah~ ternyata benar yang akan jadi calon suamiku itu adalah yesung super junior, ah aku tidak mungkin menolaknya, dia beanrtampan aku menyukainya mungkin juga sudah jatuh cinta

“hmm, mian aku ketoilet dulu”ucapnya dan beranjak

Akupikir dia mungkin terkejut dengan semua ini di bicarakan tiba-tiba



“aku permisi juga mau ketoilet sebentar”ucap jong jin juga dan beranjak



“ada apa dengan anak2 itu”ucap ajjhumma



“biar saja mungkin, ini terlalu tiba2 dikatakn padanya”ucap eomma



“iya juga sih, yun hee~ya bagaiman menurutmu dengan jong woon”Tanya ajjhumma tiba2



“eoh, ye..sung, dia orangnya tampan”ucapku



“woah, kau menyukainya”Tanya ajjhumma lagi



“eoh, a..a..nde, sepertinya”ucapku menundukan kepalku



“eommo, lihat wajahnya memerah malu seperti itu”goda ajjhumma



“ya~ suah jangan kau goda yun hee lagi”ucap ajjhussi

Dan mereka hanya tertawa melihatku

Malu aku maluuu



“sepertinya kita memenag harus melaksanakan perikahan ini untuk mereka”ucap appa



“mwo!!”ucapku terkaget



“wae, kau tidak suka”Tanya ajjhumma



“bu..bukan begitu ajjhumma tapi aku dan yesungkan baru saja kenal jadi sepertinya pengenalan lebih jauh dulu”ucapku



“baiklah, kami akan memberikan kalian waktu untuk menerima ini, dan aku berharap kau dapat menikah dengan jong woon yun hee”ucap ajjhumma



Aku hanya tersenyum mendengar kata2 ajjhumma itu

Dan tak lama jong ji datang lalu di susul dengan yesung juga

Kamipun makan malam bersama.



Xxx~

“jong woon~ya, kau antar yun hee pulang ya”ucap ajjhumma



“ah~ tidak usah ajjhumma aku ikut dengan appa dan eomma saja”elakku



“jangan, kau ikut jong woon saja biar kalian bisa lebih saling mengenal”ucap ajjumma lagi



“aigooo~, bagaiman ini, aku kok jadi gugup begini”batinku



“appa dan eomma pulang dulu ya”ucap eomma dan beraanjak



“kami jugga”ucap ajjhusii dan ajjhuma



“ya~ hyung kau hati2 membawa pulang calon istri mu itu, nunna aku pulang dulu”ucap jong jin



“ah~ anak itu berbicara apa, membuaaaatku makin gugub saja”batinku



“kajja”ucapnya dan mamasuki mobil



“nde”sahutku dan memasuki mobil juga



Diam itu terjadi saat kami di dalam mobil dia tetap focus dalam setirnya

“di mana rumahmu”tanyanya membuka pembicaraan



“di komplek chocho (?)”sahutku



“hmm”



“eoh, yesung~ah”ucapku



“wae?”



“apa yang harus ku bicarakn kenapa ku gugup sekli sih, hey penyakit gugup pergi kau”batinku



“waeyoo”tanyanya lagi



“aoh, itu apa kalian akan ada tour dalam waktu dekat ini”



“tour, ada wae”



“ah~ ani, aku ingin tahu saja”sahutku



“jadi yang mana rumahmu”ucapnya



“eoh, itu yang berwarna cream”



“ini”ucapnya menghentikan mobilnya di depan rumahku



“nde, gomawo sudah mengantarkanku”ucapku



“cheonma”sahutnya



Akupun keluar dari dalam mobil itu

Aku berbalik dan mengetuk kaca mobilnya, tak lama dia membukakan kaca mobilnya itu



“wae?”



“hati-hati, annyeong jumuseyo”ucapku dan bow



“hmm”responnya dan dia beranjak pergi



“ya tuhan apa aku ini sedang mimpi, kalu iya jangan bagunkan”batinku dan memasuki rumahku





>yesung pov’s

Setelah mengantar yun hee aku kembali kedrom saja lagi

“kau darimana hyung”Tanya wookie



“dari pertemuan yang membuatku hampir gila”



“memangnya pertemuan apa hyung”



“perjodohanku dengan anak teman appaku”



“mwo!! Kau menyetujuinya”



“ah~ entahlah wookie, aku lelah aku tidur lebih dulu ya”ucapku dan berbaring di kasur



Xx~

Hari ini kami ada jadwal membuat video klip

Sungguh melelahkan benar2 melemahkan hanya itu pendapatku



“hyung kita ke cafemu yuk”ajak eunhyuk



“untuk apa”



“ya~ minumlah hyung”



“cih kau itu aku sudah mencium siasatmu hyuk”



“heheheh, ayolah hyungku yang ganteng”rayunya



“ah~ baiklah kita semua kesana”sahutku



“horee, ya hyuk ternyata rayuanmu berguna juga”ucap shindong



“hyuk gitu lohhhh”



“ayo kita kesana”ucapku

Kamipun pergi kecafe ku

aku mengendarai mobilku sendiri sedangkan mereka menggunakan van kami

tentunya aku yang lebih dulu sampai di café ku

dan tak lama di ikuti dengan semua member super junior lainnya

kamipun minum bersama



“ah~ kami pulang dulu ya yesung”ucap teuki hyung



“nde, hati2 hyung”ucapku



Merekapun satu persatu masuk van

“ya~ hyung terima kasih atas minumnyaaaaaa”ucap moyet itu



“eoh, lain kali kalian harus bayarrrr”



“hahah, nde hyunggg”sahutnya



“annyeongg yesunggg”ucap chully hyung



“annyeonggg”sahutku



Akupun masuk kecafeku lagi

Apa-apa yang aku kerjanak Cuma duduk merenung dan aku putuskan pulang saja

Akupun keluar dari kaceku memasuki mobilku



“ah~ malam ini aku tidur di rumah saja”ucapku dan mulai mengendarai mobilku

Aku mengendarai motorku melalui jalan tol yang cukup ramai

Entah kenapa pikiranku melayang dan tatapanku kosong, aku tidak menyadari ada mobil barang di depanku



Titiittittiti



Suara klakson itu menyadakan ku dan aku membating setirku sialanya aku tak mampu mengelakan tabrakan itu dan



Brukkkk



Terjadi kecelakaan yang tak dpat ku hindari itu

Kepalaku pusing pandanganku buram dan akhirnya sampai aku kehilangan kesadaran.





>yun hee pov’s

Entah kenapa perasaanku jadi gelisah, yang membuatku susah tidur

Tiba-tiba ponselku bordering



“siapa ini”ucapku saat melihat layar ponselku yang tidak ada namanya



“yobseo”sahutku



“yun hee”ucap suara di sebrang sana



“nde, nuguya”



“ini ajjhumma eommanya jong woon”



“eoh, ajjhumma wae”



“yun hee jong woon jong woon dia”



“yesung kenapa ajjhumma”ucapku yang memiliki rasa khawatir



“dia dia kecelakaan, dpatkahkau menemani ajjhuma di rumah sakit”



“mwo!! Kecelakaan, di rumah skit manan ajjhumma sekarang”ucapku bangkit dari kasurku dan mengambil jaketku



“di rumah sakit kwang hee”



“nde, aku akan segera kesana”ucapku



“ajjhumma tunggu, aku hati-hati kesininya”



“nde arraso”ucapakau dan menutup ponselku



Aigooo~ yesung~ah kau kenapa??

Aduh aku mulai berfikir tidak karuan sekarang

Aku keluar dari rumahku dan memasuki mobilku aku langsung menacapkan gasku menuju rumah sakit itu.



Xxx~

Sesampai di rumah sakit aku langsung menanyakan perawat diruangan mana yesung di rawat

“annyeong, dimana kim jong woon dirawat”tanaykupada salah stu susternya



“eoh, kim jong woon, yang kecelakaan tadi”



“nde”



“dia ada di kamar 378 di lantai dua”



“eoh, gomawo”ucapku bow



“nde, cheonma”ucapnya

Akupun langsung menaiki lif menuju lantai dua



Aku memasuku kamar yang bernomor 378

“ajjhumma”ucapku membuka pintu



“eoh, yun hee”ucapnya menemuiku dan langsung memelukku



“ajjhumma sendiri saja”



“nde, ajjhussi lagi lembur di kantor dan jong jin pergi ke jeju kemarin ada tour kuliahnya”sahutnya



“tenang saja ajjhuma sekarangkan ada ku di sini menemani ajjhumma”



“nde”ucapnya dan aku membawa ajjhumma duduk di sofa



“sebenarnya kenapa bias sampai begini ajjhumma”



“entahlah, ajjumma juga tadi di telpon pihak rumah sakit dan mengatakan jong woon ada di rumah sakit, gara2 kecelakan di jaln tol”



“hmm, apa ajjhumma lelah kalau ajjhumma lelah sebaiknya ajjhumma istirahat saja biar aku yang menjaganya”ucapku



“nde, tapi kalau kau juga lelah sebaiknya kau juga istiraha”ucap ajjhumma



“hmm, sebaiknya ajjhumma istirahat di rumah saja, dan ajjhumma naik taksi saja biar nanti aku yang menelpon taksinya”



“baiklah kau baik2 ya tolong jagakan jong woon”



“nde”

Ajjhumma pun keluar dan aku menelpon taksi untuk mengantarnya pulang



Aku mendekati yesung dan duduk di samping ranjang itu

“yesung~ah”ucapku pelan dan menatapnya yang kini tengah terpejam

Wajahnya lucu sangat lucu seperti bayi saja

Aku masih menatpnya, yah siapa yang bosan menatap wajah tampannya ini hbahkan aku rela rasanya begadang untuk menatap wajahnya



Tapi mataku tidak kompak denganku dia malah memberontak dan jika dia bisa bicaara mungkin dia akan mengatakan “aku lelah aku mau tidur” begitu mungkin (?)



Dan akhirnya aku tertidur di samping ranjangnya dengan posisi duduk dan menyandarkan kepalaku pada sebelah lenganku dan sebelahnya menggengan tangan yesung.



mohon komennya ya komenmu berarti untuk semangatku :)




Nae Nampyeon (내남편)


Author: [choi soo woo] a.k.a Annie istri sah eunhyuk, kekasih gelap kyuhyun
Fb: Annie Lee
twitter: @LittleJewel_93

Title: Nae Nampyeon(남편)
Cast: Nam Byeol Hee( ), Kim Heechul( ) and other
Genre: romantic



^^Byeol hee pov’s
Akhirnya semua pekerjaanku selesai juga. Thanks god. Aku memijat tengkuku yang terasa kaku hampir seharian aku di depan laptop
“hoamm, ah~ aku mengantuk”gumamku dan merenggangkan tubuhku
“sebaiknya kau tidur chagii”ucap chully seraya memeluk pinganggku
“hmm, arraso suamiku sayang”sahutku berbalik kearahnya
“ck, kau itu. Ya~ sebaiknya kau tidak usah pergi kekantor dulu”
“aku tidak mau”ucapku dan beranjak menuju tempat tidur, aku membaringkan tubuhku dan menarik selimut
“tapi kau sedang hamil, aku tidak mau kau kelelahan”ucapnya dan berbaring di sampingku
“gwenchana, sudahlah lebih baik kita tidur”ucapku memeluknya
“kau ini keras kepala sekali”ucapnya seraya mengelus lembut kepalaku
Aku hanya tersenyum di peluknya dan akhirnya kamipun tertidur terlelap dalam mimpi

*****

kini sinar mentari menusuk mataku, melalui selah-selah jendela
"eumh,"aku mengeliatkan tubuhku dan membuka mataku.
aku melihat sebelahku. dia masih tertidur. aku bangkit dari pembaringanku (?) hendak beranjak dari kasur.
tapi tiba-tiba aku merasakan ada yang memelukku dari belakang
"kau, mau kemana emm"ucapnya dan menyandarkan dagunya di bahuku
"ck, ya mau mempersiapkan sarapan pagi dan pegi bekerja."ucapku
"ishh, sudah ku bilang kau tidak usah bekerjakan"
"kau ini, aku bilang tidak ya tidak"
"istriku sayang, aku mohon dengarkan aku kali ini"
"hmm, mollayo"ucapku dan melepas pelukannya
tapi di menarik leganku yang membuatku berbalik kearahnya
"iss, ya~ ka...mmp"ucapanku terhenti olehnya, yang tiba-tiba saja mencium bibiku lembut dan hangat.
"ck, selalu saja wajahmu terkejut begitu. setiap kali aku mengkissmornigmu"ucapnya saat menyudahi ciuman itu
"i..itu, karna kau menciumku tiba-tiba"ucapku dan memanyunkan bibirku
"kau mau lagi ya. hmm"ucapnya mendekat
"ani"ucapku dan branjak seblum dia memulai itu (?) lagi
aku segera beranjak kedapur dan mempersiapkan sarapan pagi ini.

xxx~

"yeobo, ayo sarapan dulu"panggilku
"ah~ arraso"ucapnya keluar kamar
"kenapa kau belum siap-siap kekantor"tanyaku saat melihatnya masih mengenakan pakaian tidur
"aku tidak pergi"
"wae?"
"karna kau tidak mau berheti dulu dari kerjamu"
"ya~ chully, ah terserah kau saja mau kerja atau tidak"ucapku beranjak
aku segera memasuki kamar dan mempersiakan barang-barangku



-Heechul pov's
"aishh kenapa jadi begini, sepertinya dia marah padaku, aigoo byeol hee"gumamku mengacak rambtku gusar
tingtong
bel apartemen kami berbunyi
"siapa sih"ucapku dan branjak
"tunggu sebentar"teriakku
akupun membukakn pintu
"eoh, eomma."ucapku saat melihat ibu mertuaku
"ah~ masuk eomma"ajakku
"di mana byeol hee?"tanyanya
"dia di kamar eomma, mempersapkan barang-barangnya untuk kekantor mungkin. padahal aku sudah melarangnya tapi dia tidak mau dengar"
"ck, anak itu memang keras kepla"
"duduklah dulu eomma"
"hmm"gumamnya dan duduk
"ada apa eomma kesini pagi bgini"
"eomma cuma mau bertamu saja, seklian meliht kesehatan byeol hee"
"ooh"
"yeobo, aku brangkat dulu ya, eoh ada eomma"ucapya saat keluar dari kamar dengan pakaian yang rapi
"liat eomma dia tidak mau mendengarku masih saja mau prgi"
"ck, dia mengadu"gumamnya
"Ya~ byeol hee, harusnya kau menurut apa kata suamimu. dia benar, dan juga kandunganmu itu masih muda baru juga 2 bulan, nanti kelelahan. eomma takut terjadi hal-hal buruk"
"eomma, tenang saja"
"ya~ chagi. aku mohon. biarku saja yang bekerja. apa kau tidak menganggapku sebagai suamimu. Apa kau takut aku tidak menafkahimu eoh"ucapku lirih sangat lirih
aku dapat meliat wajanya, seprti merasa bersalah.
"kekeke~ kena kau byeol hee"batinku
aku masih menunjukan wajah sedih kecewaku
"byeol hee, kau tidk mendengarkan kata eomma dan suamimu. jadi benar kau tidak menganggap kami. eomma kecewa"ucap eomma dan membalikan wajahnya dari byeol hee.
eomma mengedipkan sebelah matanya padaku, sepertiya eomma bisa membaca siasatku. jadi dia membantuku
"eomma byeol hee tidak pernah berfikir seperti itu. byeol hee tidak penah sedkit pun, tidak menganggap eomma dan chully. iya byel hee akan berheti dulu dari pekerjaan"ucapya memeluk eomma
"jeongmal"ucap eomma lemah
"jeongmal, aku janji"sahutnya dan memeluk eomma
"ck, eomma mertuaku hebat sekali actingnya, sampai-sampai byeol hee yang keras kepala luluh bgini"batinku
eomma tersenyum padaku dan mengacungkan jempony sekilas padaku. seakan mengatakan "kta berasil". aku tersenyum
"ehmm"aku berdehem
"kau masih marahkah?"tanyanya padaku
"menurutmu"ucapku so cuek
"yeobo~ jangan marah lagi, aku janji akan menuruti semua ucapanmu"ucapnya
"dekati dia"ucap eomma
byeol hee pun mendekat, dan duduk di sampingku. dia memelukku dan menyandarkan keplanya dibahuku.
"mianhae"ucapnya
"bagaimana ya apa aku memaafkanya eomma"
"maafkan saja dia"ucap eomma
aku melihanya, ah dia menatapku dengan tatapan innocentnya itu
"baiklah ku maafkan"
"jeongmal"
"nde"ucapku memeluknya
"gomawo"sahutnya dari dalam pelukanku
"aigooo~ kalian berdua ini, sebaiknya eomma pulang saja"
"mwo!! andwae,"ucap byeol hee
"nde, eomma baru saja datang sudah mau pergi"
"eomma tidak mau jadi pengganggu kemesraan kalian"
aku dan byeol hee saling tatap, dan terseyum tertahan
"eomma, eomma ngomong apa sih"ucap byeol hee dengan wajah memerah
"ck, kau ini. eomma pulang dulu"ucapnya beranjak
aku dan byeol hee mengantarnya hingga ambang pntu
"kau jaga kesehatan hmm, jaga baik-baik cucu eomma ini. kau juga heechul jaga istrimu"
"nde eomma"sahutku
"eomma pergi"ucapya beranjak pergi
"eomma hati-hati"teriak byeol hee kecil
kami hanya mendapatkan jawaban sebuah anggukan dari eomma

setelah eomma pulang aku dan byeol hee masuk rumah
"chagiii"ucapku manja
dia membalikan tubuhnya dan menatapku tajam
"eommo, kenapa dia"batinku
"sekarang apa kau tidak bekerja"tanyanya
"err...hmm, kenapa kau jadi begini. ah apa kau tidak suka aku menemanimu"
"bukannya begitu, bukannya aku tidak suka"
"trus"
"hmm, aku lagi ingin sesuatu?"
"mwo"
"emm, aku ingin makan bulgogi"
"eoh, bulgogi"
dia hanya mengangguk
"baiklah akan ku belikan"
"tapi aku maunya kamu yang buat"
"mwo!!"
dia menatapku dengn tatapan itu lagi, tatapan innocent andalannya :)
"baiklah aku buatkan, tapi bagaimana nasibnya makanan itu"ucapku menunjuk meja
"ya dimakan, kau yang memakannya"
"mwo!! aku sendiri"
"hmm, aku temenin deh"
"okey"ucapku
kamipun menuju meja makan dan makan bersama

byeol hee pov's
"hmm, tapi bahan-bahan buat bulgogi kita tidak punya"ucapku
"gwenchana, aku bisa membelinya di super market"ucapnya dengan mulut yang penuh
"ish, kau itu. jorok sekali"ucapku dan mengusap sudut bibirnya dengan tisu
"aigoo~ mimpi apa aku semalam di perlakukan begini"
"ck, mimpi di kejar moyet"
"mwo!! Pisang kali aku ini chagiii,, itu tidak mungkin, chagii"sahutnya dan terseyum menunjukan lesung pipit yang bertengger di kedua pipinya itu.
aku hanya dapat terpanah melihatnya setiap kali tersenyum begitu, sungguh tampan. betapa beruntungnya aku mendapatkan suami sepeti dia. senyuman itu ish
"baiklah aku sudah selesai makan, aku siap2 dulu"ucapnya kekamar
akupun membersihkan meja dan mencuci piring, serta barang-barang yang kotor lainnya
"fiuh~, selesai juga"aku menghempas pelan tubuhku ke sofa tamu
"chagii, aku tampankah seprti ini"ucapny keluar dari kamar dengan mengenakan celana jeans, baju kaos yag legannya panjang dan juga topi di kepalanya
"tampan, tapi apa kau harus pakai baju kaos itu"ucapku menunjuk baju kaosnya yang berwarna pink, bergambar winethephoo itu.
"memang kenapa"
"bukan apa-apa aku aneh saja melihatmu begitu"
"baiklah, aku akan mengantinya"ucanya dan masuk kamar lagi
"ckckckck, suamiku suamiku"ucapku menggelengka kepala
"chagii, ini pakai hoodimu"ucapnya menyerahkn hoodie yang sama dengannya
"untuk apa aku memakai ini"ucapku seraya memakainya
"binggo~, kita memang telihat serasi chagii"ucapnya memeluk pinggangku
"trus"ucapku yang masih bingung
"ck, kita kesuprmarket bersama, aku ingin tunjukkan betapa beruntungnya aku memlki istri sepertimu"ucapnya seraya mengecup pipiku lembut
"kau ini"ucapku malu


-Heechul pov's
haha wajahnya malu begitu semakin menggemaskan
"kajja"ajakku menggenggam tangannya
kamipun beranjak dari apartemen kami
"kita pakai apa ke supermarket"tanyanya
"jalan kaki"
"mwo, ya~ supemarket itu tidak cuma selagkah dua langkah dari sini"
"makanya itu"
"ah~, maksudmu apa"
"kalau kau capek, aku tinggal menggendongmu saja dipunggungku"ucapku tersenyum
"mwo!! ya~ kau jangan menggodaku"
"aku tidak menggodamu, itu sungguhan"ucapku dan mendekapnya dari belakang
"ya~ jangan begini kita masih dilif"ucapnya berusaha melepas dekapanku
"biarkan saja"
"chuly bgaimana kalau lifnya terbuka tiba-tiba"
"cuek saja"
"ya~ kim heechul, lepaskan aku"
"ck, nyonya kim kau ini cerewet sekali. biarkan begini sebentar lagi"ucapku mempererat dekapanku dan menyadarkan daguku di bahunya
"chuly~"
aku tidak memperdulikan ucapnya, aku memejamkan mataku sejenak. keheningan yang terjadi karna cuma kami berdua dalam lif ini. ah aku dapat mendengar detak jantungnya yang menggebu ini
"ck, ternyata dia masih deg-degkan kuperlakukan begini"batinku dan aku dengan tiba-tiba melepas pelukanku
aku melihat dia terkejut dengan perlakuanku itu. aku menatapnya
"kau gugup"tanyaku tiba-tiba
"eoh, a..ani"ucapnya gugup dan memalingkan wajahnya
"ya~ kau tidak bisa membohongiku byeol hee, aku mendengar detak jantungmu itu sangat cepat saat aku mendekapmu"
"m..wo!!"ucapnya dan mengigt bibir bawahnya, auhh so sexy
ting..
lif yang kami gunakan kini terbuka dan byeol hee segera beranjak
"ya~ tunggu aku"ucapku dan mengejarnya, dia mempercepat langkahnya
hup...aku dapat meraih legannya juga akhirnya
"ya~ kau marah"ucapku
"an..ni, aku cuma."
"cuma apa?"
"sudahlah tidak usah di pikirkan, sebaikny lekas saja kita membeli bahan untuk membuat bulgogi"
"ck, kau ini"ucapku mengacak pelan rambutnya
"kajja"ajaku
kamipun melangkah bersama menuju supemarket

***
"kau lelah"tanyaku
"ani, ayo lekas"ucapnya dan berlari kecil
"ya~ jangan berlari"ucapku menyusulnya
"ayo kejar aku"
"ya~ byeol hee"
aku mengejarnya, aish anak itu
aku mempecepat lariku dan hup aku menangkanya
"kau kalah"ucapku
"kau curang"
"mwo!! kau yang curang lari duluan"
"baiklah aku kalah"
"ayo, kita hampir sampai"
"ne"
aku dan byeolhee menyebrang jalan menuju supermarke#peasaan gak yapenyapedehperasaan

byeol hee pov's
akhirnyaaa semua bahan sudah dapat, ahh aku sudah tidak sabar rasanya ingin memakan bulgogi buatan chully nyam nyam :3
"sehabis beli ini kau mau kemana dulu, mumpung kita masih belum kembali keapartemen"tanya nampyeonku
"sss, kemana ya"ucapku dan telunjukku menyentuh bibirku aku berfikir
“chagii…chagii..chagi..”ucapnya membuyarkan fikiranku
“eoh, nde? Wae?”
“jadi mau kemana?”
“pulang saja deh, cepat-cepat masak bulgogi untukku aku benar-benar ingin sangat dan sungguh-sungguh memakan bulgogi butanmu"ucapku merangkul lengannyaa
"baiklah, ayo kita pulang"ajaknya
***
kami sampai juga akhirnya, dan tentunya aku minta gendong di punggungnya, ahh aku lelah kakiku pegal sekali rasanya
"ah~ kau berat juga chagi"ucapya menurunkanku di depan pintu apartemen
"kau lelah"ucapku mengusap peluhnya yang bercucuran(?) dengan punggung tanganku
"tentu saja, menggendongmu yang berat ini"sahutnya dan membuka pintu apartemen
aku hanya tersenyum dan membantu membawa bahan yang kami beli tadi, aku langsung menaruh bahan-bahan itu di meja dapur dan mengambil segelas minuman
"ini miumlah dulu"ucapku menyodorkan minuman itu dan duduk di sampignya
dia menegak minuman itu, akuu melihat miuman itu menetes di sudut bibirnya hingga ke lehernya, aku hanya dapat menela ludahku, degup jantungku mulai tidak karuan lagi
"ish, dia menggoda sekali"."ah~ tidak tidak byeol hee kau mikir apa si eoh"batinku seraya menggeleg kepalaku
"kau kenapa chagi"ucapnya seraya mengusap lelehan (?) air tadi
"eoh..a..a.anio, gwenchana"sahutku gagap
"jeongmal"sanksinya tepat di hadapanku, dekat sekali
aku menelan ludahku
"nde..j..jeongmal"
"hmm"dia semakin mendekatkan wajahnya padaku tepat di hadapanku
dan
cup~
dia mengecup bibirku sekilas, aku hanya dapat mematung
"ya sudah aku buatkan bulgogi dulu untukmu hmm"ucapnya mengelus pipiku
Dia mengacak rambutku pelan lalu beranjak kedapur.
aku masih dengan keadaan yang cukup tegang
"fiyuhh~ ahh aku aishh dia selau membatku gugup"gumamku seraya menghembuskan nafasku pajang
"tapi, aku menyukai semua itu, ah di selau membutku jatuh cinta makin banyak padanya"ucapku seraya menutup wajaku

****

dia lagi memasak didapur hmm, aku ingin menemuinya.
aku pun melangkahkan kakiku menuju dapur
aku meihatnya sedang berkutat di depan masakannya. Perlahan aku mendekatinya dan memeluknya dari belakang.
“aigoo~ kau mengagetkanku chagi”ucapnya
“hmm” aku semakin memeluknya rasanya nyaman, entahlah kenapa aku ingin memeluknya begini. aku ingin bermanja rasanya denganya
"chagi, kau ini kenapa eoh"tanyanya tanpa menghentikan aktivitas memasaknya
"molla, aku hanya ingin brmanja denganmu, "sahutku
"hmm, bermanja"ucapnya dan membalikan badannya
"nde, tak tahu kenapa aku suk roma tubuhmu, aku suka memelukmu, dan.."
"dan..."
"pokoknya aku ingin bermanja_manjaan denganmu"ucapku dan mulai bergelut memeluknya lagi serta membenamkan wajahku didadanya
"aigoo~ lihatlah istriku ini, manjanya"ucapnya dan membalas pelukanku
aku tersenyum dipelukannya
"sudah dulu ya, aku selesikan masakan itu dulu"ucapya melepas pelukannya dan melanjutkan masakannya
aku hanya dapat menggembungkan pipiku saja,

akupun duduk di meja makan, menunggu bulgogi buatan suamiku
nyam nyam aku benar-benar tidak sabar
tak lama akhirnya bulgogi itu selesai juga
dia membawa kemeja makan, sungguh menggugah seleraku.
"ini, sudah selesai. hmm tapi chagi aku tidak dapat menjamin rasanya"ucapnya ragu
"ah~ kau ini, pokoknya aku mau memakannya"ucapku dan mula melahapnya
"hmm, masitha"gumamku dan memakanya lagi
"jeongml mashita"tanyanya
"hmm, ini coblah"ucapku menyuapinya


HEECHUL POV'S
"hmm, mashita"gumamnya dan memakannya lagi
"apa benar seenak itu"batinku
"jeongmal mashita"tanyaku memastikan
"hmm, ini coblah"ucapnya menyuapiku
dengan rasa ragu aku mengunyah dan merasakan bulggi buatanku
"mashita"ucapya tersenyum
"woah, ah mashita. aigoo~ ternyataaku bisa juga membuat bulgogi seenak ini"ucapku dan ikut melahap bulgogi itu

**

malampun tiba,
"chagiii~"ucapku memeluk byeol hee
"hmm, wae?"
"anak kita nanti namja atau yeoja ya"
"memangnya kenapa kau menanyakan hal itu"
"ani. seandainya anak kita nanti yeoja dia pasti akan secantik dirimu"
"trus kalau dia namja akan setampan dirimu iya kan"
"ah itu tentu saja, secara aku appanya,"
"kau pd sekali kalau kau appanya"
"mwo!! apa maksudmu"
"mungkin saja dia bukan anaknya dan mungkin saja aku sudah hamil duluan sebelum menikah denganmu"
"mwo!! kau kira aku bodoh chagii"
"ani"
"ya~ aku prcaya kalau dia anakku"ucapku seranya mengelus perutnya
"dari mana kau tahu"
"dari mana? dri diriku sendiri"ucapku dan dia hanya mengerigitkan dahinya
"dengarkan aku"ucapku dan memegang pipinya "dia anakku, dan kau eommanya aku appanya, tidak ada yang  bisa mengelak semuanya. ya~ kita sudah 6 bulan hidup bersama, kandunganmu juga baru 2 bulankan, jadi mana mungkin kau hamil sbelum kita menikah"aku mengecup bibirnya sekilas
"ah~ aku gagal, padahal aku mau melihat ekspresi marahmu"ucapnya memanyunkan bibirnya
"kau ini"ucapku mengacak rambutnya
"iss jangan di berantakin"ucapnya menahan tanganku
"biar saja, biar kau kelihatan jelek"aku mengacak rambutnya lagi
hup
tiba-tiba dia menahan tanganku dan menatapku.
"kenapa dia"batinku
"hmm, chully aku boleh minta satu permintaan"ucapnya
"apa?"
"euhm,"dia menujuk telunjuknya ke bibirnya
"ah~ itu"ucapku mengerti
dan aku mendekatkan wajahku ke wajahnya hidung kami sudah bertemu, sedikit lagi aku semakin memajukan wajahku dan kini bibirku sudah menyentuh bibirnya, aku melumatnya lembut.
perlahan aku melepaskan ciuman itu, menatapnya. mengelus pipinya perlahan
"gomawo"ucapnya
"nde, apapun untukmu"sahutku dan dia memelukku erat
"sudahlah sebaiknya tidur ini sudah malam"ucapku menyetil hidungnya
"nde, tapi kau tidur juga aku ingin tidur memelukmu"ucanya manja
aku menuruti saja apa kata istri tersayangku ini.

**

[skip]


ah hari ini ada miting segala, padahal aku mau menemani istri tercintaku. lagiankan kandungannya sudah 6 bulan
"aku pergi dulu chagi"ucapku dan mengecup bibirnya sekilas
"ya~ harusnya kau makan dulu"ucapnya yang masih menyiapkan sarapan untuku
"ani, aku minta roti saja"ucapku dan mengambil sepotong roti
"aku pergi"pamitku dan beranjak
"hati-hati"teriaknya
"nde"sahutku
akupun segera baranjak menuju kantor, yayaya setiap hari aku pergi sendiri kekantor, karna byoel hee ku suruh cuti saja. biarkan saja akukan bosnya, lagian ini demi kebaikanny and baby kami.

setelah sampai aku langsung keruangan rapat


BYEOL HEE POV'S
Aigo kasian suamiku tidak sempat sarapan hanya memakan sepotong roti saja, maka dia ada rapat pagi ini
"ah~ lebih baik aku membuat makanan kesukaannya saja. dan nanti siang ku antar kekantornya"ucapku dan menjentikkan jariku

***

"ahh~ semoga saja dia menyukainya"ucapku membawa makan siang untuk chully
aku menghentikan taksi, dan segera menuju kantornya ehm sebenarnya kantorku juga sih, dia ngotot sekali menyuruhku cuti
ck.
setelah sampai di kantor aku disambut hangat oleh teman kerjaku
“byeol hee kenapa kau kesini”Tanya jo kwan
"aku mengantar makan siang untuk bos kita"ucapku
"ya elah enak bener bos ya, di anterin makan siang sama istri tercinta"
"ah kau ini berlebihan, bos ada diruanganyakan?” tanyaku
“hmm, ada baru selesai rapat tadi”
“aku permisi dulu”ucapku dan menuju ruangan chully

**

  perlahan aku membuka ruangan kerja chully, akupun tersenyum seraya menjinjing (?) makanan untuknya
"yeoboo.."ucapku terhenti saat apa yang kulihat
chully memeluk sekertarisya seprti orang yang berdansa itu, mesra sekali
"ah~ m..aaf, a..aku ..mengganggu"."oh iya ini makan siang mu"ucapku dan menaruh makanan tadi di meja tamu
"byeol hee.."teriak chlly yang tidak ku pedulikan
aku tetap berlari menuju lif, air matku terjatuh sakit, sangat sakit. jadi apa ini alasannya menyuruhku cuti, agar dia bisa bermesraan dengan sekertarisnya itu. kau jhat kim heechul jahat sangat jahat.
"chagii, kita ketepat nenek ya"ucapku seraya menglus perutku

**

  "annyeong eomma"ucapku memasuki rumah
"ah byeol hee, kau sendiri. mana suamimu"ucap eomma menyambutku
"aku berdua dengan di saja"ucapu mengelus perutku
“ck, kau ini”ucap eomma tersenyum
“ahh aku ingin makan sup kimchi buatan eomma”ucapku bergelayut manja dilengannya
Eomma hanya tersenyum dan mengelus lembut kepalaku. ya untuk saat ini aku dapat melepas kepedianku sesaat



HEECHUL POV'S
setelah rapat aku dan sekertarisku kembali ke ruanganku
"apa masih ada rapat lagi dihari-hari berikutnya"tanyaku
"tidak ada, jadwal anda kosng"sahutnya

“heheh, bisa dong waktu berduaku bersama byeol hee. Jadi lebih banyak”batinku
"hmm, kau boleh keruanganmu"ucapku
"eh bos, ini" sekertarisku memberkan undangn padaku
"apa ini, kau mau menikah?"ucapku tersenyum
"nde"ucapnya tersipu
"kalau begitu saya permisi"ucapnya lagi
tapi saat dia beralik ia hampir jatuh karena haknya patah, aku memeluknya seperti berdansa mungkin
tiba-tiba pintu ruanganku terbuka
"yeoboo..."ucap seseorang memasuki ruanganku
"byeol hee"batinku
"ah~ m..aaf aku mengganggu". "oh iya ini makan siangmu" ucapnya menaruh itu ke meja
dan bergegas pergi
"byel hee"terikku tapi dia tak mendengarnya
"sebaiknya, bos segera temui istri bos, biar dia tidak salah paham"ucap jung ri
"eoh arraso, tapi kau tidak apa-apakan"
"nde"

aku segera bergegas mengejar byeol hee

**
aku mencari2nya di sekitar kantor dan segera turun kelantai bawah
"byeol hee.."gumamku aku khawatir

**
"ya~ minwa kau melihta byeol hee"tanyakku
"byeol hee, tadi dia naik taksi bos"sahut minwa
"mwo!! ah gomawo"ucapku bergegas mengambil mobil

aku menancap gasku untuk mencarinya
"semoga saja tidak terjadi hal-hal yang tak di inginkan"ucapku tetap fokus pada setirku

aku mengarahkan mbiku menuju aprtemen kami
aku menaiki lif dan berharap lif ini lebih cepat lagi.

aku segera membuka pintu apartemen kami
"byeo hee...chagi"panggilku dan aku membuka pintu kamar berharap dia ada di sana
"tidak ada, kau dimana chagi"gumamku
aku segera mengambil ponsel di sakuku
aku menekan beberapa nomer
"aku mohon"
telfonku tersambung
tapi..
aku mendengar nada dering ponselnya di sini
aku mendatangi arah suara itu
"ah~ poselnya di sni, byeol hee"ucapku frustasi saat mlihat posenya disofa
aku terduduk di sofa sambil mengacak-acak rambutku
“kau dimana chagii, jangan buat aku khawatir begini”gumamku dan mataku mulai berkaca

**

“ini sudah malam, kenapa dia belum pulang”aku masih mondar mandir gelisah menunggunya
“apa dia ketempat eomma ya” tiba2 pikiran itu melesat masuk keotakku
Akupun segera menelpon kerumah eomma
“yeobseo”suara dari ujung sana
“eomma ini chully, eh apa byeol hee ada di sana”tanyaku langsung
“ani, memang kenapa??”
“eh, ani, gwenchana. Ya sudah selamat malam eomma”ucapku dan segera mematikan telpon

“tidak ada.. ah apa mungkin dia kerumah orang tuanyaa”pikirku
“nde, pasti dia kesana. Baiklah byeol hee tunggu aku chagii”ucapku dan bergegas menuju rumah mertuaku
**

Aku menekan bel ruamh itu, hmm cukup lama aku menunggu hingga akhirnya mertuaku membukakan pintu
“annyeong eommanim”ucapku
“annyeong, masuklah”
Akupun masuk bersama eommanin
“pasti kalian berkelahi hmm”ucap eommain
“byeol hee salah paham eomma, aku tidak seperti itu”ucapku
“arraso, dia ada di kamarnya. Ahh tadi dia minta di buatkan sup tapi dia tidak mau makan sampai sekarang”
“mwo!!, dia belum makan dari tadi siang eomma”
“nde, eomma sudah menyiapkan makanan yang dia ingin, eh dia bilang nanti saja aku lagi tidak mau”
“aigoo byeolhee”
“sebaiknya kau masuk kekamar sana, bujuk dia makan dan jelaskan saja masalah kalian, eomma malas ikut campur urusan kalian.”
“nde”
“eomma , mau melanjutkan meonton drama dulu”ucap eommanim dan menonton darama favoritnya

**

Aku menarik nafasku perlahan, dan membuka pintu kamar itu dengan perlahan juga
Dia sedang apa, ck dia membaca majalah sambil memiringkan tubuhnya kekanan
Perlahan aku mendekat dan menaiki ranjang, aku memeluknya dari belakang
Dia terkejut dan membalikan tubuhnya
Aku tersenyum. Dia hanya melihatku sekilas dan berpaling lagi
“chagiiii”ucapku manja dan membenamkan wajahku ke tengkuknya
“aishhh, jangan ganggu aku”ucapnya dan dia beranjak dari tempat tidur
“byeol hee, dengarkan aku, apa yang kau lihat tadi tidak seperti yang kau pikirkan”ucapku dan mendekatinya
“jangan mendekat, memangnya apa yang aku pikirkan eoh. Apa?”ucap byeol hee aku dapat melihat matanya yang berkaca
“kau cemburukan”ucapku menggoda
“hiks..hiks…”dia mulai menangis
“ahh ternyata kau benar-benar cemburu, ck cinta sekali kau padaku”
“ya kim heechul, jangan sakiti akuuuu..hiks hiks..shiksss”ucapnya terisaka dan terduduk di lantai
“dengarkan kau”ucapku dan mendekatinya. Lenganku menyentuh bahunya
“tadi aku hanya menolong jung ri, hak sepatunya patah. Kebetulan aku dekat dengannya dan sempat menolongnya. Aishh kau masukk, aku terkejut kau datang chagii”
“terkejut kenapa?”ucap byeol hee kesal
“terkejut karena, saat itu aku sedang memikirkanmu dan berharap kau datang, dannnn ternyata itu benar kau datang. Tapi kauuu pergi begitu saja”
“aku cemburu karena mu kim heechul, benar-benar cemburuu. Kau tahu saat aku melihat semua itu, rasaanya kau mau matiii hatiku hancur seperti digiling dengan mesin penggiling daging. Mataku perih. Dan pikiranku kacauuu. Aku sempat….sempat terpikir sebaiknya aku mati sajaaaa hiks..hiks..”
“byeol hee, tidak kau tidak akan berfikir begitu lagi. Mianhae mian”ucapku dan memeluk tubuhnya


Byeol hee pov’s
Heechul memeluk tubuhku hangat sangat hangat rasanya, aku yakin dia tidak berbohong, dari tadi aku memperhatikan matanya mencari keboongan tapi tak kudapati
“oh iya, kau tahu. Kalau jung ri ingin menikah”ucapnya masih memelukku dan membelai rambutku lembut
“benarkah? Atau ini Cuma karanganmu saja”ucapku dingin, aku mau mengerjainya ahhhh
“ya~ percaya akuu”ucapnya menatapku dengan mata yang penuh keyakinaan
“haruskan aku percaya, dan aku juga tidak tahu apa aku perlu percaya padamu”ucapku tanpa melihatnya aku tak snaggup melihat matanya
“byeol hee~ya kau harus percayaa, apa yang harus aku lakukan agar kau percaya. Aku..apakah aku harus mati”ucapnya membuatku terkejut
“kenapa kau harus membawa bawa kata kematian sihh”ucapku
“percaya padaku”ucapnya
“…”
“ya~,ahaa aku lupa sesuatu, pasti itu bisa membuatmu percaya. Tungggu disini hmm”ucapnya keluar dari kamarku
“mau kemana dia”aku bangkit dari duduk di lantai dan duduk di sudut ranjang menunggunya

Hampir 10 menit kau menunggunya
“kenapa dia lama sihh”ucapku #wekkbelum sejam juga
Pintu kamar terbuka, akhirnya dia datang juga
“lama sekaliii”dengusku kesal
“mianhae, aku mencari sesuatu yang bisa membuatmu percayaaa”ucapnya dan sepertinya dia menyembunyikan sesuatu di belakangnya
“apa?”
Dia mendekat dan duduk di sampingku dan menatapku
“mwo!!”ucapku dan dia tersenyum menggemaskan
“popo”ucapnya
“mwo!!,a ha yaa kim heechul”
“jangan berteriak padaku istriku sayang”
“cih”cibirku berpaling muka
“ini, ini undangan pernikahan jung ri”ucapnya menyerahkan sebuah undangan
Memang itu undangan penikahan jung ri, aku melihat foto waddingnya sama calon suaminya
“hmm, calon suami jung ri tampan juga”ucapku
“mworagooo”ucap chully kaget
“waeyo?”ucapku innocent
“kau cemburuuuu”sambungku
“mwo!!!...ka..ta siapa”ucapnya
“oh jadi tidak cemburu ya, ya sudahhh. Apa sebaiknya kita mencari appa baru sayang”ucapku mengelus perutku yang buncit
“ya~ byeol hee,a aishhh……..”
Tiba-tiba dia menarik wajahku dan menciumi bibirku, dia menghisapa bibir bawahku
“hmmff,…”
Dia masih saja menciumi bibirku, dan memaksanya terbuka. Hmm, aku merindukan inii. Akupun dengan senang hati membuka mulutku membiarkan dia menguasainya
Hmmmm,,ahh ciumanya lembutt hangat dan mengairahkann
“kereokkk..kereok…..”
Aishh siallll
Chully berhenti menciumiku dan menatapku, aku hanya dapat mengigit bibir bawahku
“kau lapar euhg?”ucapnya
Aku hanya menganggu dan wajahku memerah sekarang
“tentu saja kau lapar, kata eommaku tidak makan sejak datang kesini, aigoo kasian anakkuuu”
“aku lagi kesal saat itu jadi rasa lapar itu tidak ada”ucapku tidak melihatnya
“ya lihaatlah wajah istrikuu merah sekaliiii”godanya
“yaaa~”
“kau semakin cantik byeol hee”ucapnya menyentuh daguku dan mendekatkan wajahnya lagi..
Lagi dia mau popo lagiiii
Aku memejamkan matakuu
Dannn
“kereokkk…kereokk..kereokkk”
Aigoooooo
Aku segera membuka mataku dan berpaling wajah darinya
“hahahhahaha, kau sangat lapar ya”ucapnya
“ishh, “gumamku menahan malu
“sebaiknya kita makan hmm,eomma bilang kau mau sup kimchi buatan eomma. Pasti sekarang sup itu sudah dingin”
“ahhh, ayo kita makan”ajakku menariknya keluar kamar

**

Eomma masih di depat tv
“hmm, keluar juga, sudah baikan ceritanya ini”ucap eomma
“aku lapar kok”jawabku
“ck, di Tanya apa dijawab apa?, baiklah eomma panasakan sup untuk kalian dulu hmm”ucap eomma dan berajak
“chagiiii~”ucap chully memeluk pinggangku dan mencium leherku
“hmm, chully”
“byeol heee~~~”ucap chully manja di telingakuu. Ahh merinding
“ya~~~”
Dia tersenyum dan cup dia mengecup bibirku sekilas
“ayo, kita tolong eomma hmm”ajaknya
“baiklah suamiku sayanggg. Hmm nae nampyeon chagiyaaa”ucapku tersenyum dan kami menuju dapur membantu eomma
Sesekali chully mengecup leherku, aigooo suka sekaliii mengecup leherkuu
malu rasanya saat di lihat eomma xO

THE END



Ahh akhirnya selesaiiii
Semoga suka yaaaa
Mian kalau masih banyak typooo
No copas no basn
Rcl please
Rclmu adalah semangatkuuu J
YA FOLLOW ME YA @LittleJewel_93
#promoreadershehhehe
J