author is annie yeppeolittelelf babykyuhyukchubbychubbymomo a.k.a anae sahnya eunhyuk XD
title: saranghaeyo
cats: ~khaniy a.k.a me
~eunhyuk a.k.a lee hyuk jae dan other
ganre: gaje kali, menurut kalian aja dehh
-->
>KHANIY POV'S
aku mengayuh sepedaku, terus dan terus tapi tiba2
"mwo, waeyo"gumamku saat merasakan berat sekali mengayuh sepedaku
akupun turun dari sepedaku dan melihat, ternyata ban sepedaku bocor
"aigoo, kenapa juga harus bocor sih ih"ucapku sambil menendang ban sepeda ku yang bocor
akupun membuka tasku untuk mengambil handphone
"astaga kemana lagi ponselku, ah~ aku baru ingat ponselku tertinggal gara2 buru2 tadi pagi. aduh bagaimana ini"
akupun berjalan menuju bengkel yang tak jauh dari tempatku
"ajjhusi, bisakah kau memperbaiki sepedaku"ucapku sesampai di sana
"tentu, tapi tidak bisa di perbaiki segera"
"wae"tanyaku
"itu lihat, masih banyak yang harus di perbaiki lebih dulu"ucapnya menunjuk beberapa motor dan mobil
"adueh banyak sekali, ah kalau begitu aku tinggal saja sepedanya di sini, besok aku ambil. bagaimana ajjhusi apa bisa"
"bagaimana ya"
"ayolah ajjhusi"
"baiklah, tapi mungkin selesainya sore"
"sore, ah ya sudahlah. dari pada aku pulang sambil menentengnya (?), kalau begitu besok aku ambil ya ajjhusi"ucapku dan meninggalkan bengkel itu
akupun berjalan menuju halte bus, ya mau gak mau naik bus.
"itu dia untung masih ada bus" batinku dan segera masuk bus itu
aku mencari tempat duduk yang kosong.
dimana? dimana? dimana?
ah itu ada satu, di dekat seorang namja, alah tidak apa2 sebentar ini.
akupun menuju bangku itu dan duduk di sana
"khaniy"ucap namja yang di sebelahku tadi
akupun memalingkan wajahku mengarahnya
"kau kenal aku"ucapku menunjuk wajahku
"tentu, kau lupa denganku"
"memang kita pernah ketemu"
"ckck, sepertinya kau memang lupa, ini aku orang yang menabrakmu di koridor tadi saat di sekolah"*heleh oppa nabrak aja bangga
"k..kau"
dia tersenyum
deg~
ya~ senyumnya manis sekali, ya khaniy kau mikir apa sadar
"bagaimana dengan tanganmu"
"eoh, tanganku baik2 saja"
"tidak terkilir"
"terkilir sih tapi, sudah baikan kok"
"oh baguslah"
"ya~ tapi kau tau namaku dari siapa"sansiku menatapnya
"perasaan kita belum kenal"sambungku
dia hanya tersenyum menatapku
"kau mau kenalan denganku ya"godanya
"eh, tidak"
"ah jangan bohong, baiklah. kenalkan eunhyuk imnida"ucapnay mengulurkan tangan dan tersenyum
"oh eunhyuk"sahutku tanpa membalas jabat tangannya
akupun mengarahkan pandanganku kelain dan menyandarkan tubuhku pada sandaran kursi bus
>AUTHOR POV'S
eunhyukpun memandang wajah khaniy dari sampingnya
"ah~ mimpi apa aku semalamya bisa ketemu dengan khaniy"batin eunhyuk
"ehm, kau tinggal dimana"tanya hyuk
"haruskah aku kasih tahu kekamu"ucap khaniy tanpa bergerak dari possisinya
"ya gak sih"
"ya udah kalau gitu"
"busyet, cuek banget ya, tapi tenang hyuk lo bakal dapatin dia"batin hyuk yang terus menatap khaniy
"ya~ bisakah kau tidak melihatku begitu eoh"ucap khaniy menatap hyuk
"eoh, siapa yang melihatmu"elak hyuk
"aisssh, menyebalkan"ketus khaniy
hyuk yang melihat itu hanay tertawa
"jangan tertawa tidak ada yang lucu"kesal khaniy
"mm.mm nde nde, arraso"
khaniy pun mengedar padangannya pada jalan
"oh no, ajjhussi stop"ucapnya berteriak
"kenapa kau"tanay hyuk
"ini gara2 dirimu aku jadi kelewatankan"ucap khaniy dan berdiri
hyuk hanya tersenyum melihat khaniy turun, khaniy yang
melihat hyuk senyam senyum,
"kenapa dia gilakah"gerutu khaniy dengan tampang kesalnya
khaniypun melanjutkan langkahnya.
"khaniy itu lucu sekali"ucap hyuk saat busnya mulai berjaln lagi
sementar itu~
"oppa bagaimana caranya kita bisa membuat hyuk dan eonniku pacaran"tanya nika pada umin
"molla chagi, lebihbaik kita biarkan saja dulu mengalir apa adanya"
"ce ile bahasamu oppa"
"heheh"ucap umun garuk2 kepalanya yang tidak gatal
"eh, bukankah itu eonni"ucap nika yang melihat khaniy berjalan kaki dengan tampang kesal*ya ini ceritanya umin ama nika itu di depan rumahnya nika, arra?*
"ya~eonni tumben kau jalan kaki, sepedamu mana"
"cih janagn banyak tanya?"ucap khaniy kesal
"oh iya eon, ini kenalkan namjachinguku sungmin oppa"
"oh, kau namajchingunya saengku ya, cih wajahmu lebih cute dari pada nika"
"heheh, gomawo nunna"ucap umin garuk kepala lagi
"cih, memangnya aku tua dari mu eoh, memanggilku nunna. aku liat kita seumuran, janagn memangil aku nunna. arra"ucap khaniy kesal
"arra nun..eh eonninya nika"
"aishh menyebalkan, ya tuhan kenapa aku bertemu dengan orang menyebalkan sih hari ini"ucap khaniy menegadahkan tanagnnya keatas
"lebih baik aku masuk saja dulu"ucap khaniy dan masuk
"kau tidak mampir oppa"tanya nika pada umin
"ani, chagi. lain kali saja. aku pulang dulu ya"
"nde, hati2 oppa"
"arra"ucap umin dan tetap melangkah
nikapun masuk rumahnya
keesokan harinya
"appa aku ikut denganmu ya"ucap khaniy
"cih, tumben kau eon, mau ikut dengan appa biasanya kau menggunakan sepedamu itu"sahut nika yang baru turun dari atas (?)
"kau ini"
"sudah, ayo kita berangkat"ajak appa dan melanggkah duluan
"iss, kau ini"geram khaniy hendak memukul nika
"wee"ejek nika dan berlari menyusul appanya
merekapun kini sudah di dalm mobil
"memenag sepedamu kemana khaniy"tanya appa
"itu kemarin bannya bocor, jadi sekarang masih di bengkel"
"kekekek~ jadi itu sebabnya kemarin eonni pulang jalan kaki"sahut nika
"diam kau"ketus khaniy
"sudah sudah kalian berdua ini ribut aja kerjaaanya"lerai appa
xxx~
"gomawo appa"ucap nika dan menyalimi appanya lalu keluar dari mobil
"gomawo"ucap khaniy dn menyalimi appanya juga meski masih terpancar wajah cemberutnya
"jangan cemberut gitu dong"ucap appa sebelum khaniy keluar
"nde"sahut khaniy dan pura2 tersenyum
"nah kalau gitukan cantik, ya sudah sana"
khaniypun turun dari mobil
"appa hati2"teriak nika
khaniy melangkah duluan dan meninggalkan nika di depan gerbang
"ya eonni tunggu"teriak nika dan mengejar khaniy
"kau siapa aku tidak kenal"sahut khaniy dengan tampang tanpa ekspresi
author is annie yeppeolittelelf babykyuhyukchubbychubbymomo a.k.a anae sahnya eunhyuk XD
title: saranghaeyo
cats: ~khaniy a.k.a me
~eunhyuk a.k.a lee hyuk jae dan other
ganre: gaje kali, menurut kalian aja dehh
-->
KHANIY POV'S
"ya~ nika kaulama sekli nanti kita terlambat"teriakku pada adikku
"sabar eonni sebentar lagi, ini aku juga turun"sahutnya dari atas
"aishh, anak ini"
"kamu ini sabar kenapa, masih ada banyak waktu khaniy"ucap eomma
"kamu makan sana saja dulu gih"sambungnya
"aigoo eomma aku hari ini ada ujian"
"kau makna roti itu saja, tidak baik perut kosong apa lagi kau akan ujian"
"aduh eomma ini"batinku
"baiklah aku makan roti dan minum susu saja"ucapku dan menuju meja makan
"ah eonni, katany cepat tapi kau makan, aku juga ah"ucap nika yg turun
"ya kau makan roti dan minum susu saja"
"mwo, wae?"
"waktunya sudah mepet"ucapku mengunyah cepat rotiku lalu meminum susuku
"aishh"gerutunya dan memakan roti
"kalian ini, nanti appa bisa mengantar"ucap appa
"jeongmal appa"ucap nika
"hmm"appa hanya menggumam
tapi tetap saja aku meras gelisah. akukan ujian, kalau terlambat semenit saja bsa2 aku tidak di perbolehkan ikut
"ya sudah aku berangkat dulu, kau ikut appa saja nika"ucapku dan meminum susu
"appa eomma aku berangkat"ucapku dan menyalami mereka
"kau hati2 khaniy"teriak eomma
"nde, arraso"sahutku
akupun bergegas keluar rumah dan mengambil sepedaku.aku mengayuh sepedaku dengan sekuatnya.
xxx~
"annyeong eonni"ucap nika yang sudah tiba duluan yang kini berada di gerbang sekolah
"ya kau kok bisa duluan sih"tanyaku heran
"tentu akukan dengan appa, haha eonni sih tidak mau ikut appa malah milih naik sepeda, ckckck eonni ku ini berantakan sekali"
"cih, kau ini. minggir aku mau menaruh sepeda"cetusku dan menuju parkir sepeda
"silahkan my sister"ucapnya
"aishh, menyebalkan. harusnya dia kena macet"batinku kesal
akupun menaruh sepedaku ketempatnya
aku segera memasuki kelasku.
untnglah gurunya belum masuk
"ya kau naik sepeda lagi"tny dira
"hmm"gumamku dan duduk ke bangkuku
"pantas saja kau berantakan begitu, rambut acakan"sambung youngra
"ish kalian ini, ya~ hyemi kau ada bawa sisisr"tanyaku pada teman di belakagku
"ada dong hyemi gak mungkin gak bawa"ucapnya mengeluarkan sisir dari tasnya
"ini"sambungnya memnyerahkan sisir
anak ini memang maniak dandan semua barang ditasnya pasti ada bahkan roll rambutpun ada, dia mau jadi tukang salon kali ya, tapi dia salah satu teman terbaikku
xxx~
akhirnya ujian itu berjalan dengan lancar untung saja aku ada beljar semalan
"ya khaniy kita kekantin yuk"ajak dira
"yuk"setujuku
kamipun pergi kekantin bersama
kami mencari tempat yang kosong
"hadueh, rame ya"ucap youngra
"ya iyalah rame, namanya juga kantin"sahut hyemi
"udah2 baik kita cari tempat kosong aja"ucap dira
"eonni, sini"teriak nika
"eoh, nika. ya kita kesana saja"ajakku
kamipun menuju tempat nika
"tumben kau baik saeng"ucapku
"ya tumben akukan selalu baik eonni"
"ah sudahlah aku lapar ya dira pesan makana gih, aku samain aja kaya kalian"
"bener"tanya dira
"hmm, aku lagi malas jaln kesana"
"okey kalu begitu"ucap dira dan memesan makanan
"ya nika, apa ku sudah punya pacar"tany hyemi
"hmm, jawab gak ya"ucap nika sok manis
"beri tau saja"
"hmm, sebenarnya sih aku udah ada eon"
"wow hebat dong, gak kaya yang itu tuh"ucap hyemi mangut2 kepalanya ke arahku
"apa"ketusku
"idih ada yang marah"goda youngra
"apaan sih kalian siapa juga yang marah"ucapku
"eoh, eonni aku duluanya"ucap nika dan beranjak
"ya kau sudah bayarkan"tanyaku
"eh lupa, ajjhuma yang bayar khaniy eonni ya"teriaknya
"mwo ya~"teriakku
dia hanya berlari dan sesekali menegok kearahku dengan tersenyum kemenagan
"aishh, anak itu"
"ya~ sabar napa"ucap dira yang datang dengan pesaannya
"sabar2"
"ini makanannya"ucap dira da ngedar makana yang di pesan di atas meja
"ayo makan"
aku dan yang lain pun makan bersama
xxx~
adueh kenapa lagi aku kok kebelet begini
"ya aku ketoilet dulu ya"ucapku dengan mereka
"sana cepat nanti ngompol lagi"
"enak saja"
"kami duluan kekelas kalau gitu ya"
"hmm"gumamku dan bergegas ketoilet
aku masuk ke toilet bergegas
"ah leganya"ucapku dan keluar dari dalam toilet, sebelumnya aku sudah mencuci tanganku dulu
>EUNHYUK POV'S
"ah kenapa juga bel ini bunyi gak bilang2"gerutuku yang tengah asik duduk di bawah pohon
aku segera beranjak dari sana dan menyelusuri koridor
karna aku saking asiknya membaca komik dan tidak melihat jalan aku menabrak seseorang
"aww"jeritnya
sontak saja aku langsung megalihkan pandanganku dari komik
"gwechana"tanyaku saat melihatnya terjatuh di lantai
"ya~ apa kau kira aku baik2 saja eoh, aigoo lenganku sakit"
"mianhae"
"aishh, sudahlah"ucapnya dan berdiri
"woah, ternyata dia cantik juga, hyaaa hyuk kau mikir apa"batinku
"kenapa kau melihatku begitu"ucapnya kesal
"eoh, ani. ya biar kuantar ke uks saja, sepertinya yanganmu ter kilir"
"tidak usah"cetusnya dan pergi
eommo wajahnya cute sekali saat marah. ah sepertinya aku menyukainya
"aigoo, babo kenapa aku tidak menayakan namanya tadi babo babo"ucapku memukul kepalaku dengan komik
"ya~ kenapa kau masih ada di luar kelas. tidak mendengar bel sudah berbunyi"teriak pak kangin dari belakang
akupun berbalik
"eoh, bapak? hehhe. ini juga saya mau kekelas"ucapku nyengir dan berlari
ah untung saja jarakku dan bapak itu jauh kalau tidak bisa2 aku di getok dah ampe jadi sapu lidi
aku memasuki kelasku untung saja guru itu belum masuk
"ya kau dari mana saja eoh"tanya sungmin
"aku tadi dari taman belakang sekolah, baca ini"ucapku menunjukan komik yang ku pegang
"wew komik baru tuh kayanya"
"iya dong ini lemitid edision"
"boleh dong aku pinjam"
"boleh tapi entara aku belum selesai bacanya"
"iye"
tak lama sang guru masuk dan kamipun belajr dengan serius (?)
xxx~
"haha, akhirnya selesai juga"ucapku saat mendengar sang bel ber bunyi, kekeekke~ ini yang ku suka dengan suara bel yah meski ada juga membuatku kesal
aku pun membereskan barang2ku
"ya sungmin kita pulang bareng ya"
"tumben kau, baiklah lagian hari ini aku gak pulang sama yeojachinguku"
aku dan sungmin pun keluar kelas dan berjalan melewati koridor
"eisht tunggu dulu sepertinya aku pernah melihat yeoja itu"batinku saat sudah di halaman sekolah
"ya~ eunhyuk kau melihat siapa sepertinya serius sekali"
"itu yeoja yang sana"ucapku dan menunjukbeberapa yeoja
"memangnya kenapa?"
"sepertinya aku pernah melihatnya, tapi dimana ya"
"ah~ paling kau berhayal saja"
"tapi, ah aku ingat sekarang itu yeoja yang ku tabrak di koridor tadi. apa tangannya sudah baikannya"ucapku yang telah ingat kejadian tadi
"memangnya tangannya kenapa hyuk"
"mungkin tadi terkilir"
"mwo, tapi aku lihat tangannya baik-baik saja"ucap umin yang melihat yeoja itu
"ya~ oppa"ucap seseorang dari belakang aku dan sungmin
"eoh, eh chagii"ucap umin yang ternyata yeoja tadi adalah nika
"aku lihat kalian berdua dari tadi serius sekali, melihat apa memangnya"tanya nika dan merangkul umin
"ya~ memang benar sih"gerutuku yang sialnya di dengat umin
"nah, ketahuan kau menyukainay"goda umin
"kata siapa"
"ya katamu, tadi aku mendengarnya lo"
"iya aku juga mendengarnya oppa"ucap nika senyam senyum
"aduh, bagaimana ini. ketahuan sudah"batinku
"aihhh, nde aku mengaku aku menyukainya"ucapku malu
"wew, hyuk nie"goda umin bersorak
"iss, apa2 anak ini"gerutuku dan memukul kepalanya
"ya apho"ringisnya
"oppa kau ini"ucap nika dan mencubit hyuk
"aww"ringisku
"oppa gwechana"tanya nika pada umin
"ah~ pasti sakit, oppa kau ini penganiaya aissh, sepertinya kau memang cocok dengan eonniku itu"sambungnya
"jeongmal"sanksiku
"eoh beriburibu iya"ucapnya
"cih, senangkan kau"ucap umin
"eoh tentuu"ucapku dan melihat ke arah kakanya nika tadi, tapi dia, eh mana dia
"ya~ dia kemana?"ucapku celingcelingukan
"mungkin dia sudah pulang"sahut umin
"kan, aduh aku belum kenalan sama dia, namanya saja belum tahu"ucapku dan mengacak rambutku gusar
"ya~ kau melupakan ku"ucap nika yang hampirku lupakan
"oh iya ada nika yang manis di sini"ucapku senyum gaje n mendekatiny
"wae?"sahutnya
"ayolah jangn galak begitu nika"
"cih, bisa di tebak kau. niat mu ketahuan hyuk"ucap umin
"hehe, nika~ya bolehkah aku tahu siapa nama eonni mu itu"
"tentu, tapi.."ucapnya menggantung
"tapi apa nika"
dia melirik sungmin dan mereka tersenyum evil
"tapi kau harus mentraktir kami selama 5 hari berturut. yah aku kasih keringanan, itu berlaku saat di sekolah. bagaimana"
"busyet kalian memerasku"ucapku terkagetkaget
"gak mau ya udah, ayo oppa kita pulang"ucap nika dan merangkul sungmin
"ya tunggu!, baiklah. tapi itu termasuk kau membuat aku dekat dengan eonnimu dan bisa jadi
yeojachinguku,bgimana"
"setuju"ucap nika
"ayo namanya"ucapku
"nama eoniku itu khaniy ingat k-h-a-n-i-y"ucapnya mengeja
"khaniy, baiklah thanks nika"ucaku dan mencubit kedua pipinya lalu beranjak
"ya~ tidak jadi pulang bareng aku"tanya umin
"tidak ah, kau antar saja nika dengan selamat sana"ucapku yang masih melangkah
ah akhirnya aku mengetahui namany. khaniy nama yang cantik seperi wajahnya meski sedikit galak tapi aku menyukainya wajahnya cute sekali saat marah, aigoo sepertinya aku memang benat2 jatuh cinta padanya.
aku pun menaiki bus yang aku tunggu, hyah maklum beginilah yang terjadi saat motorku di bengkel :'(
-->
>KHANIY POV'S
aku mengayuh sepedaku, terus dan terus tapi tiba2..........................
“mwoo, chae ri, kim chae ri”sanksinhya tak percaya
“nde, chae ri teman mu itu”
“woah, hyuk suka dengan chae ri. Daebak. Sepertinya mereka akan jadi sepasang kekasih yang serasi”ucapnya senang
“tapi, kita yang paling serasi di antara pasangan lain”ucap hae
“nde, arraso”
Kini aku mengantar meiri pulang menggunakan motorku
“sudah sampai”ucapku
Meiripun turun dari motorku
“gomawo oppa”ucapnya
“nde, cheon. Sudah gih masuk sana udaranya mulai dingin”ucapku
“nde, arraso”ucaapnya dan beranjak
“eumh, oppa”ucapnya berbalik
“hmm, wae chagi”ucapku lembut menatapnya
Diapun mendekat kearahku
Chup~
Dia mencium pipiku
“annyeong, hati2 di jalan”ucapnya dan memasuki rumahnya
Aku masih diam terpaku membeku di sana, woah dia dia menciumku. Aigooo rasanya seperti mimpiii
Kini aku sadar dari kesyokanku tadi, akupun pergi dari sana.
Eunhyuk pov’s
Sial donghae tidak member tahuku kalau dia dan meiri sudah jadian, aduh bis gawat kalau dia mem eri tahu meiri dan nanti meiri kasih tau lagi ke chae ri aighoooo
Aku dan chae ri pun pulang bersama
“ya~ hyuk itu won bin kan?”ucapnya mengarahkan telunjuknya pada sebuah café
“mwo, kau bilang dia tampan. Ih lebih tampan aku juga kali”
“eoh,”ucapnya dan menjijitkan kakinya melihatku dan kini dia ada di hadapanku
Hya dekat sekaliii
“woah, kok aku baru tahu ya”ucapnya menjauh
“tau apa, kalau aku tampan”ucapku kendalikan diri
“mwo, ani. Ternyata kau memiliki mata yang bagus hyuk. Aishh mungkin matamu itu jadi favoriku”ucapnya
“mwo!!”
“waeyo?, aku salah ngomong”
“a…ani”
Diapun melangkah dulu di depanku
“apa maksudnya mataku jadi faforitnya”batinku
“ya~ tunggu aku”teriakku saat sadar dia sudah jauh di depan
Vvvv~~
“aku duluan chae ri”ucapku
“cih, duluan saja sana. Sana masuk”ucapnya dan melanjutkan langkahnya
Akupun memasuki rumahku
“annyeong, aku pulanggg”sapaku
Tapi tidak ada jawaban
“pada kemana?”
Akupun melangkahkan kakiku menuju kamarku
Tapi aku membelok mengetuk pintu kamar soora nunna, kali aja dia ada?”
“nunna apa kau ada di dalam”ucapku
Tapi tak ada jawaban aku langsung saja membuka pintu kamarnya, ternyata benar nunna tidak ada
Ah~ aku melangkah kekamarku saja.
Aku memasuki kamarku melempartasku ke sembarang arah dan langsung berbaring di atas kasurku yang empuk. Talk terasa dan tanpa pemberitahuan aku tertidur.
Aku terbangun dari tidurku. Aku keluar dari kamrku, rumahku masih sunyi sepisepi gimana gituh, sesuatu banget.
“apa mereka belum pulang juga”gumamku
Kreok kreok kereok
“eommo aku lapar, ada makanan gak ya”ucapku dan melangkah kedapur
Aku menuju lemari yang biasanya ada ramen instan,
“eommo mi pun tidak ada, aigoo~ mereka sebenarnya kemana sih. Aku di telantarkan begini”ucapku yang menatap kosong isi lemari itu