Sabtu, 22 September 2012

FF# WHY-WHY LOVE part 12-ENDING ^^

kitaaa lanjutkan lagiiii yang penasarannnnnn ayoo merapatt dannn read aja heheh













[chaeri pov’s]
Deg~
Deg~
Deg~
Deg~

“Aishh apa-apaan dia tadi”gumamku dan bergegas memasuki perpustakaan lagi
Ah jantungku berdetak kencang sekalii, is dia terlalu dekat tadii

Aku duduk ketempat asalku
“mianhae soal tadi oppa”ucapku
“kau dan hyukie pacaran?”Tanya dong jun tiba2
Aku terkejut apa yang di katakannya, apa yang harus kujawab. Aku mengigit2 bibirku
“ya~ jangan gigit bibirmu begitu, nanti terluka”
“eoh, nde”
“jadi, hyukie orangnya yang membuat kau menolakku. Ah~ aku kalah oleh hyukie. Hmm semoga kau dan dia bahagia. Dan sepertinya kau sudah agak mengerti tentang fisika. So tugasku selesaikannn”ucapnya
“err, gomawo. Sudah membantuku oppa”
“tentu saengiiiii, ahh~ aku lapar. Kau harus mentraktirku eoh”
“mwo!!”kagetku
“wakakak, wajahmu lucu sekali chaerii, aku bercanda. Annyeong”ucapnya dan beranjak pergi

**
Selesai belajar sekejab dengan dong jun oppa, aku segera pergi ke kelas
“di mana dia?”gumamku
“hayooo~ dia siapa?”ucap meiri yang tiba-tiba ada di belakangku
“eohh~. Aishh kau mengagetkanku saja”
“kau mencari hyukie”Tanya hae
“ani, siapa juga yang mencarinya”
“benarkahh, tadi aku melihat hyukie seperrtinya kesal sekali dan pergi keruangan basket yang ada di lantai dua”ucap hae
“ah~ k..kesal”
Hae dan meiri diam saja dan masuk kedalam kelas
“apa dia marah soal tadi ya”gumamku
“ya~ untuk apa kau berdiri depan pintu menghalangi jalan saja”ucap hae

Akupun masuk dan menaruh buku di atas meja
“kau mau kemana?”Tanya meiri saat melihatku beranjak
“aku..aku..aku mau ke toilet, aku sakit perut”ucapku memegangi perutkuu
“jeongmal”sanksi hae, aigooo mati aku kalau ketahuan kalau aku mau menemui hyukie
“aisss, banyak omong”ucapku dan beranjak pergi

Aku dapat mendegar tawa mereka berdua, nde nde, aku yakin mereka tahu apa yang akan kulakukan
Aku segera berlari menuju lantai ruang basket di lantai dua

Perlahan aku masuk dan melihat hyukie melempar-lempar bola basket itu kering
“aishhh~ ya chaeri bisakah kau tidak membuatku cemburu eoh”ucapnya
“eoh, hyukie cemburu, ah tentu saja dia cemburu”gumamku

Akupun mengambil  bola basket yang ada di dekatku, dan aku melangkah menuju lapangan basket itu. Aku berlari dan memantul-mantulkan bola lalu memasukannya kering
“yeahh~ masukk”teriakku dan melihat hyukie
“untuk apa kau kesini?”
“kau masih marah denganku”
“menurutmu?”
“kau tidak marah lagi”
“ah asal”
“jadi kau masih marah,”ucapku mendekatinya
Dia hanya diam dan memasukan bola basket itu ke ring
“padahal aku sudah ada jawabanya”ucapku mengarahkan pandanganku kelangit-langit ruangan ini

Akupun melangkah hendak keluar
“kau mau kemana?”ucapnya menahan lenganku
“kau tidak sukakan kalau aku ada di sini, jadi buat apa aku di sini”
“siapa yang bilang aku tidak suka kau di sini”
“jadi..”
Dia memalingkan pandanganya “sebaiknya kau jawab saja”ucapnya
“hmm, kau lihat aku dulu”
Diapun melihatku “aku mau jadi yeojachingumu”bisikku di telingnya
Dia terdiam
“hyukie~ kau baik-baik saja”ucapku mengibaskan tanganku di wajahnya
“eoh, aku baik-baik saja, sangat baik malahh”ucapnya

Aku hanya dapat mengetingitkan alisku, dan tiba-tiba dia memelukku erat
“gomawo”ucanpnya lembut
Akupun membalas pelukannya itu
“cheonmayo hyukiee my monkeyyy”
“ck, siput”ucapnya melepas pelukan kami
Aku hanya tersenyum
“tapi aku masih, kesal kenapa kau mendekati dong jun”
“eoh, itu aku minta ajari denganya tentang fisika saja kok, secara besok kita ada ujian fisikakan”
“kenapa tidak belajar dengan kau saja?”
“memang kau bisa, jangan-jangan nanti aku lebih pintar dari mu”
“eh, soal itu sih. Ah baiklah aku memang tidak terlalu pintar soal fisika”
“aku tahu makanya ku tidak meminta belajar darimu”
“ah sudahlah, lebih baik kita kembali kekelas saja, chagii”
“mwo!! Chagii”
Dia tersenyum dan memeluk pinggangku
“ah baikalh chagiiii”ucapku
Kamupun kembali kekelas
**

“ehemmm, kayanya ada sesuatu yang membahagiakan ini”ucap hae saat melihat aku dan hyukie memasuki kelas
“tentu sajaaaa”ucap hyukie
“ah~ aku bisa menebaknya, kalian…..”ucap meiri mengantung dan mereka[baca meiri dan donghae] tersenyum-senyum
Aku hanya dapat tersipu saja, dah hyukie mengaruk-garuk kepalanya itu, ck seperti monyettt kkekke
“baiklah kami sudah tahu, tidak usah di beri tahuu dannnnn chukkaeeee”ucap meiri
“nde, chukkaeee. Akhirnyaaa bahagia juga”ucap hae

[eunhyuk pov’s]
Ah akhirnya pulang kau ingi pulan gdengan chaeri, tapi akua akan mengajaknya jalan-jalan dulu
“hmm, chagi kita pualng bersamanya, dan kau haarus ikut aku”
“kemana memang?”
“ikut saja, kajja”
“ya~ lihattt 2 insan yang lagi kasmaran kita di lupakannn”ucap hae
“ah~ aku lupaa, hmm hae meiri. Aku dan chaeri duluan ya. Annyeongggg”ucapku dan beranjak bersama chaeri

“memang kita kemana hyukie~”
“kau ini cerewet sekali ya chagii. Sudah ikut saja”
“kau itu tidak jelas”

Aku diam saja dan tetap mengajaknya pergi.
**
“eh taman”
“hmm, kita jalan2 disini hmm”
“ah~ disini saja, ck aku kira kemana?”
“kau kira memang kemana?”
“ketaman bermainlah, malllah dan lain2. Hmm tapi kesini juga tidak apa sih asal denganmu”
“aigoo~ lihat gadis ini, kau mengodaku”
“tidak…tidak salah”ucapnya tertawa
“aku ini”ucapku danmengacak rambutnya
“ya~ rambutku berantakan hyu”
“mwo! Kau pangil aku tadi apa? Hyu?”
“tidak ada replay”
Cup~
Aku mengecup pipi kananya
“aish hyuuu~”
“wae?”

“Sudahlah sebaiknya kita carimakan bagaimana?”ajaknya
“boleh, kajja”
“tapi kau yang mentraktirku”
“lihatlah siput ini, nde baiklahhhhh?”ucapku dan kami mencari tempat makan terdekat
**
“chagii, kita makan di café itu saja ya”ucapku
“terserah kau saja”
“kajja”ajakku

Kamipun memasuki café itu, dan memesan makanan.
Aku mengamati chaeri yang sedang makan, ck dia semakin manis kalau di pandangi terus
“ya~ jangan memandangku begitu”ucapnya dengan mulut penuhnya
“nde..nde..nde arasso”ucapku dan akupun memakn makananku

“kau chaerikan?”ucap seorang namja
Chaeri mendongak melihat siapa yang menyapanya “nde, memang kau mengenalku?”ucap chaeri
Namja itupun langsung duduk di samping chaeri
“kau lupa denganku lovely bear”ucap namja itu
“mwo!! Lovely bear. Apa-apaan namja ini”batinku
“lovely bear, perasaan Cuma satu orang saja yang memangilku begitu. Ah~ apa kau si evilsumbae”ucap chaeri
“nde, aku evilcumbaemu”
Aku dikacangin ini aigooo~~
“wah wah sudah lama kita tidak bertemu sumbae cho kyuhyun”
“kau semakin cantik saja”
“tentuu, chaeriii”
“ehemmm~”dehemku
“eoh, kau kenapa hyu?”
“ani”sahutku
“dia siapa bear?”Tanya namja yang bernama cho kyuhyun itu
“apa dia namjachingumu”sambungnya
“nde, aku memang namjachingunya. Kenalkan eunhyuk”ucapku mengulurkan tanganku
“ya~ aku terlambat dong”ucap kyu itu, aishh menyebalkan aku di kacangiii..sepertinya kacang memang lagi mahal
“eh, maksudmu apa?”
“aku sebenarnya menyukai mu sejak lama, ya sejak kau baru masuk SMP, makanya aku sering menjahilimu”
“ah~ benarkah, kok aku tidak tahu?”
“ehem, bagaimana kalau kita pacaran saja, jangan sampai namjachingumu tahu”ucapnya
“mwo!! Apa katanya pacaran”batinku
“boleh juga, ayoo?”
“ya~ aishh, kalian. Ya kau yang bernama cho kyuhyun dia!!! chaeri milikku jangan pernah menyentuhnya. Apaan mengajak chaeri pacaran dihadapanku lagi. Ku bunuh juga kau nanti”
“eommo, namjachingumu pemarah sekali chaeri”

Chaeri apaan dia. dia hanya tersenyum saja
“namjachingu mana yang tidak marah eoh, kalau begini”
“ya~ hyu sudahlah”
“sudah..sudah”
“ya~ kau yang bernama eunhyuk, kau harus menjaga chaeri baik-baik. Jangan menyakitinya. Kalau tidak dia akan kurebut”
“mwo!! Kau”
“hyu~”
“eh, sudah dulu ya aku pergii. Sepertinya tunaganku sudah datang”ucapnya
“eoh, tunangan, kau mau menukah sumbae”
“nde, oh iya nanti ku antar undangannya kerumahmu , kau masih tinggal di sanakan?”
“nde, awas saja kau sampai tidak mengundangku”
“ck, oh iya hyuk mian kalau aku keterlaluan tadi mengodamu. Aku pergi dulu. Annyeong”ucap kyu itu pergi
“ah~ ternyata dia sudah ada tunanggannya yaa”ucapku
“kau pencemburu hyu”ucap chaeri
“tentu saja aku cemburu, baru saja jadian sudah ada pengganggu seperti dia tadi”
Dia hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya
**

“ih seharusnya kau tidak usah mengatarku yang dekat ini”omelnya
“ya~ terserah aku kan”
“ck, sudah sana kau pulang”ucapnya mendorong-dorong tubuhku
“nanti dulu, aku ingin lama di dekatmu”
“ya~ nanti eommaku melihat, aku bisa di godanya hyu”
“biarkan saja, bisa melihat calon mertua lagi”
“ya~ hyu. Sanaaaaa”ucapnya mendorongku
“baiklah-baiklah aku akan pulang”ucapku dan sedikit menjauh darinya
“sana”

Dia hendak membuka gerbang pintunya, aku menghentikannya dan menarik lenganya
“mwo!! W…..”
Aku segera mencium bibirnya, sedikit mengisap bibir bawahnya dan melepaskanya
“annyeong siputkuuuu~”ucapku berlari
“yaa~ kauuuuuu”teriaknya

Ah mana mungkin dia mengejarku, kalau dia mengejarku akan kucium lagi nanti
Kekkkeke~
Akupun memasuki rumahkuu, ck senagnya sudah memiliki yeojachinguu iniii hihiiii
“kau kenapa senyam senyum sendiri”Tanya nunnaku
“ani, gwechana”ucapku dan segera masuk kamarku

Epilog(mungkin?)
“kenapa dia, apa dia sudah gila. Aduhhh”ucap sora
“kenapa kau bicara sendiri”Tanya eommanya
“itu hyuk, senyam senyum sendiri, aku takut adikku apa2 eomma”
“alah~ paling dia habis pacaran tadi”ucap eomma
“ah benar juga, sudah ah”
“kau membantu eomma buat kimchi ya”
“nde”sahut sora dan beranjak membantu eommanya membuat kimchi

THE END

FF# WHY-WHY LOVE part 11

langsung aja dehhhh!!












[chaeri pov’s]

Aishhh, kenapa eomma bisa menemukan lembaran ujianku, ahhh sialnya kenapa harus lembar ujian fisika yang mendapat nilai 5 itu, aigoooo~~ aku di ceramahi pagi2 begini telingaku panassssss~~
“ya~ kau harus mendaptkan nilai yang bagus, aigooo nilai 5 kenapa kau bisa mendapatkan 5 eohhh?”ceramah eomma dan aku hanya dapat diam saja
“kau. Kalau nilaimu masih seperti ini eomma akan member thaukan ke appamu dan biarkan saja uang jajanmu di potong”
“mwo!! Aigooo~ andwae eomma andwae”ucapku terkejut
“pokoknya, kau harus mendapatkan nilai bagus. Dan ah~ eomma melihat kau ada ujian fisika besok , jadi kau harus serahkan ke eomma hasilnya, pokonya eomma tidak mau melihat nilai di bawah 7 arra”ucap eomma
“nde”shutku tak bersemanagat
“ya sudah kau berangkat sekolah sana nanti terlambat”
“nde”ucapku dan beranjak

Akupun keluar dari rumahku, iss menyebalkannnnnnn!!
Aku melangkah tanpa melihat kiri kanan jalan terus tak peduli, hatiku kesal sekarang
“chaerii~”ucap seseorang menyentuh bahuku
Siapa sih membuatku semakin kesal ini, aku berbalik kearahnya dengan wajah yang kesal, oh dia eunhyuk... aku kembali melangkah tanpa berkata apapun padanya,

****

Akhirnya sampai juga aku  kekelas ini, aku duduk di bangkuku dan berfikir bagaimana caranya aku dapat nilai di atas tujuh untuk ulangan fisika besok
“ck, sial aku memutar otak tapi belum juga dapat ide, bagaimana ini, tidak mungkinkan aku harus rela uang jajanku di potong”pikirku

Aku mengangkat kepalaku, dan ahhh~ binggoooo
dong jun oppa pasti dia bisa membantuku, saat ku lihat dia memasuki kelas. Hehehhe~
“aku minta tolong saja dengan dong jun oppa, ahh dia kan juara kelas plus ketua kelas di sini, ahh kalau belajar sama dia pasti aku bisa mendapatkan nilai bagusss kekekekekek~”batinku
Aku segera menemui dong jun oppa di tempat duduknya, aku menunjukan wajah cute so ageyoku padanyaaa
“k..kau kenapa?”tanyanya
“hmm, dong jun oppa~~”ucapku sedikit manja
“ah~~ yaa~ chaeri kau kenapa eoh?, aku jadii sedikit takut dengan sikapmu ini”
“oppaaa~”ucapku dan duduk di sebelahnyaa
Dia terlihat binggung )?_?”(
“sst, oppa bisakah kau membantuku”ucapku pelan
“eh ==” membantumu, membantumu soal apa?”
“tapi oppa harus janji dulu mau membantuku”
“idihh kok gituu”
“pokonyaaa begituu, mau tidak”
“berhubung, kau saeng yang ku sayangi. Baiklah oppa mau membantumu, kau mau oppa bantu apa?”
Aku langsung tersenyum gembira
“bantu aku belajar tenteng fisika, kan besok ada ujian fisika, jadiiii….”
“jadi?”
“ya jadi bantu akuuu, memahami semuanyaa tentang fisika”ucapku
“ahh~ mana mungkin aku harus bilang kalau ujian fisika ku besok jelek, aku akan di potong uang jajannya”batinku
“ohh~ Cuma ituu, kalau itu mah oppa bisa membantumu, tapi sikapmu yang aneh tadi membuatku merinding asalkau tahu”
“kekekekk~ sorryyyyyy. Okey dahh nanti istirahat oppa ajarin aku di perpustakaanya. Annyeongg”ucapku dan beranjak

Hahhaah~ kalau ini sudah pasti aku memdapat nilai yang bagus, jadii uang jajanku tak perlu di potong donk kekkekekek.
Aku tersenyum senang dan kembali ketempat dudukku
“kau kenapa”Tanya meiri
“ah~ ani, gwechana”ucapku masih dengan senyuma ya mungki bisa di sebut senyuman evil mungkinn??
“ada apa kau, setelah dari bangku dong jun, begini. Apa ada sesuatu di atara kalian”
“hahha rahasiaaa”ucapku
“tapi….”
“selamat pagi anak2”ucap buguru saat memasuki kelas kami
“sudahh kau diam saja, noh bu guru sudah datang”ucapku

Dan kamipunmengikuti pelajaran dengan hikmat >,<”

***

Waktu istirahatpun tiba
aku segera mempersiapakan buku untuk belajar fisika itu
“chaeri~ya kita kekantin bersama ya~”ucap hyukie
“eoh, mian. Aku tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapku dan beranjak
Akupun menemui dong jun oppa
“oppa kajjja”ajakku
“aigooo~ kau ini tidak bisa sabar apa?”
“ck, ppalli”ucapku menarik lenganyaaa

Kamipun akhirnya sampai juga ke perpustakaan
Dan kami mencari tempat duduk yang strategis, untuk belajar #ehh perpusmah sama aja cari tempat strategis segala gaya lu

Kami telah mendapatkan tempat yang tepat dan kami segera mendatanginya dan menempatinya
“kita mulai dari yang mana dulu oppa?”tanyaku
“lah kok malah nanya ke aku, kan kamu yang mau belajar, ya dari mana kamu yang tidak mengerti donk”
“eoh, ahh dari ini saja dari cos cos dan semacamnya ini deh oppa, eh ada lagi soal atom atom, okeyyyy”ucapku
“ohh~ itu”ucapnya

“okey kita mulai belajarnyaa, tapi jangna harap aku bersikap baik padamu hmm”ucapnya
“ahh~ nde arrasoo”sahutku

Kamipun memulia dengan mengerjakan tugas2 dan dia menanyaka berbagai rumus padaku, eommonaaa, aku bisa gila kalau begini.
aku berusaha menunjukan wajah cuteku padanya agar dia tidak marah2 dan membentakku, ahh~ ternyata dong jun oppa kalau masalah pelajaran begini dia langsung berubah 180o

Ah mautidak mau diam saja dan ikuti saja semuanyaaa dahhhh~



[eunhyuk pov’s]

Hiihi waktunya istirahatt aku ajak chaeri makan bersama ahhhhh~
Aku mendekatinya yang sedang mengurusi bukunya
“chaeri~ya kita kekantin bersama ya~”ucapku
“eoh, mian. Aku tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapnya dan beranjak
Aku menengok kearahnya
“urusan penting apa sih”gumamku dan
“mwoo! Untuk apa dia menemui dong jun”ucapku kesal
“ya~ yang sabarrr, makanya katakan cintamuuuu donk”ucap hae yang mungkin melihat semuanya
“aku sudah mengatakanya!”
“aeoh, jadi apa dia menerimamu?”
“belum, dia belum menjawab”
“mwoo!!”ucap hae dan meiri bersama
“ah~ kau dalam keadaan gawat hyukie”ucap meiri
“gawat apanya”ucapku
“noh lihat”ucap meiri

Akupun mengarahkan pandanganku pada yang di maksud meiri,
Betapa terkejutnya aku saat melihat chaeri menarik lengan dong jun begitu,
“ahiss~ anak itu, kenapa harus dong jun sih, ck aku saja belum pernah di tarik paksa begitu”gerutuku kesal yang bisa di dengar oleh meihae [baca meiri dan donghae]
“kekek~ hayoolooo chaerii bisa mulai berpaling ini”ucap hae
“mwo!!, tidak akan ku biarkan”ucapku dan mengikuti mereka
“ya~ hyukiie jangan menggunakan kekerasan”teriak hae

Tak peduli aku tetap melangkah mengikuti dong jun dan chaeri, ahh aku benar-benar terbakar cemburu sekarang

Aku melihat mereka memasuki perpustakaan,
“untuk apa mereka kesana?”gumamku dan terus mengikuti mereka
Aku mengikuti mereka sampai menemukan tempat duduk untuk mereka,
Akupun mencari tempat duduk yang tak jauh dari tempat mereka

“aiss sial aku tidak dapat mendengarkan apa yang mereka dengar”gumamku
Ah~ aku layak penguntit seperti ini, aku menggunakan buku untuk menutupi wajahku dan sesekali mengintip mereka

****

Ah~ aku mulai bosan kalau begini, aishh
Aku melihat mereka lagi
Mwo!! Apa2 dong jun itu beraninya memukul kepala chaeriku, aishh tidak bisa di biarkan.
Aku segera menemui mereka, dan kulihat lagi dong jun hendak memukul kapala chaeri, aku segera menahanya
“jangan pukul dia”ucapku kesal
“eoh, hyukie. Kenapa kau ada di sini”ucap chaeri
Aku menatap dong jun kesal dan aku menatap chaeri kemudian
“ikut aku”ucapku menarik lengan chaeri
“ahh~ yaa, aku belum selesai”
“diam saja, ikuti aku”ucapku meanriknya keluar dari perpustakann

Aku membawanya ke suatu tempat yang lumayan sepi dan aku menyandarkan dirinya ketembok
“ah~ apphoo”ucapnya
Aku menatapnya dan memegangkedua bahunya. Mungkin keras? Aku menahanya agar tetap bersandar pada tembok
“ya~ kau kenapa eoh, aigooo~ lepaskan akuuuu”ucapnya berontak tapi aku tetap menahnya pada tempatnya(?)
“chaeri~ya”ucapku lembut, menatapnya dan melonggarkan tahanan tanganku di bahunya

Dia menatapku, aku mendekatkan wajahku padanya beberapa centi
Aku dapat merasakan hembusan nafasnya di wajahku
“mwo!!”sahutnya
Aku semakin mendekatkan wajahku padanya hingga kini hidung kami sudah bertemu
“apa kau sudah menyiapkan jawabanya”ucapku
“ya~”teriaknya dan mendorongku
“kau…aishh”ucapnya dan beranjak
“chaeri~ya”teriakku tapi dia tidak mendengarku dan malah berlari pergi


TBC ^^

FORGET DON'T COPY PASTE!!!
PLEASE COMENT :)

FF# WHY-WHY LOVE part 10

ehhehehe~~~
mianhae paara readers!! lama saya tidak publiskan inii huwahahah......

so nikmati lah FF saya ini


FORGET DON'T COPPY PASTE!!
WAJIB KOMEN YA MESKI MAMPIRRR :)










[donghae pov’s]

Aku memeluknya mengecup lehernya sekilas, eommo aku dapat mendengar derup jantungnya, hahhah dia pasti tenggang sekali, tapi sikap ini membuatk semakin ingin menggodanyaa,
“chagii”bisikku di telinganya
Dia mungkin geli mendengar bisikanku, dan sesekali aku meniup telinganya hahha, aku suka sekali menggodanya begini

“oppa, jangan begini?”ucanya seraya menggigit bibir bawahnya
“begini apanya”godaku dan mempererat pelukanku
“oppa~”
Aku melepaskan pelukanku, dan aku dapat melihat kelegaan di dirinya, ah tidak semudah itu kau lepas meiri.
Aku menghadapkan wajahnya padaku memegang kedua pipinya dan menatap matanya lekat

“k..kau ke..nap..a oppa”ucapnya terbata
“kenapa?”ucapku tersenyum dan masih memegang kedua pipinya
“aku akan melakukan ini”bisikku lembut di telinganya
Aku dapat melihatnya terkejut,
dan aku tidak basa basi lagi. Kucondongkan wajahku dan kini bibirku menyentuh bibirnya sesaat hanya sekedar menyentuh tapi, aku tidak dapat menahan hasratku, akupun menghisap bibir bawah dan atasnya bergantian, mencoba memsukan lidahku dan binggooo~ aku dapat mengerayangi seluruh isi rongga mulutnya. Ah aku kira dia akan berdiam diri saja ternyata dia membalas semua perlakuanku. Hmm hangat  jujur rasanya aku tidak mau melepaskan ciuman ini.

Dia berusaha mendorongku, ah mungkin dia minta lebih pikirku dan aku semakin meperdalam ciuman itu,
“hmm…h..ae..a…k..u..”ucapnya di selah ciuman itu
Dia mendorngku, aku terkejut dan menaikan sebelah alisku
“wae?”ucapku
“ha..ha..ha..kau mau membunuhku eoh, aku sulit bernafas tahu”ucapnya seraya mengatur nafasnya
“ah~ jadi itu, mianhae. Gwechana?”
“hmm, gwechana”sahutnya
Dan aku segera memeluknya,
“ya~ kau kenapa eoh?”
“gomawo..terlah menjadi cintaku”ucapku menatapnya
Dia hanya tersenyum kearahku, dan seiring itu juga putaran kedua selesai, kamipun turun dari bianglala itu,
“ah harinya mau hujan, sebaiknya kita pulang saja oppa”ucapnya
“hmm, baiklah. Kajja sebelum kita kehujaan”ajakku

Akupun mengantarnya pulang ah, untung saja belum hujan iya sih harinya di iringi gemuruh dan kilat juga
“gommawo oppa”
“cheonma, sweety”
“hati2 di jalan ya”
“nde, arrasoo, ya~ sweety mimpikan aku hmm, mala mini”godaku
“aissh, kau ini, sudah sana pulang nanti kau kehujanan”ucapnya
“nde, annyeong my lovelyyy”ucapku dan beranjak kembali pulang kerumahku
****

[Eunhyuk pov’s]
Aishh gadis ini, main pergi meninggalkanku saja.
akupun mengejarnya. Dan aku meraih tanganya
“ya~ tidak bisakahkau menungguku eoh”ucapku
“hmm, aku takut akan hujan lagii, ahh aku ngantuk tau”ucapnya mengalihkan pandanganya
Aku hanya dapat tersenyum melihat tingkahnya ini
“baiklah, ayo kita pulang”ucapku menggandeng tanyanya dan melangkah
“lepaskan aku”ucapnya menarik lenganya
Aku langsung saja melihat kearahnya
“aku bisa jalan sendiri”ucapnya dan mendahuluiaku, ahh gadis ini
Aku hanya melangkah mengikutinya dari belakang
“ishhh~ ya seharusnya kau yang di depan, kau kan namja”ucapnya kesal? Mungkin?
“kan kamu yang meninggalakanku, melangkah duluan?”sahutku
“ck, meyebalkan”gumamnya yang dapatku dengar
***
“apa perlu aku mengantarmu”ucapku karna aku sudah ada di depan rumahku
“tidak, aku bisa sendiri”sahutnya
“ya~ hati2 ketemu yeoja yang waktu itu”ucapku menakutinya
Seketika itu dia langsung berhenti dari langkahnya, dan menoleh kearahku. Aku dapat melihat wajah khawatir itu. Kekkeke~
“kau jangan menakuti ku eoh”sahutnya dan melangkahkan kaiknya cepat
“annyeong siputttttttt~~”teriakku dan dia malah berlari menuju rumahnya
Hmm, akhirnya dia sampai, dia berbalik kearahku dan dia seolah tersenyum kemenangan, ahh~ membuatku gemes saja.

Akupun memasuki rumah
“aku pulang”teriakku
“ck, kayanya ada yang senang ini”ucap sora nunna
“ah~ ada nunnaku tersayang”ucapku memeluknya
“ih kau kenapa? Sakit?”
“ani, aku kekamar dulu nunna, annyeong”ucapku so cute
“kenapa dia?”Tanya eomma yang dapat ku dengar
“mollla”sahut nunnaku

Aku memasuki kamarku dan langsung saja merebahkan diriku di kasur empuk nan hangatku
“ah~~ lega rasanya hatiku saat ini, semua sudah ku ungkapkan padanya”gumamku
“chaeri~ kenapa kau bisa membuatku sampai begini eoh?, ah~ aku benar2 jaatuh cinta padanya, ani benar2 mencintainya”ucapku dan bersenyum gaje ria
“aku harapkan kau memjawabnya besok chaeri”gumamku seranya memandang langit2 kamaarku yang ber warna putih, ah seakan wajah chaeri selalu ada di sana dengan senyum manisnya itu.

***

Pagi hari ini sangat indah kurasa?
Ahh hatiku sungguh berbunga kali ini, aku segera beranjak dari tempat tidurku dan mempersiapakan diri untuk sekolahhh J

Selesai semua aku keluar dari kamarku dna menuju meja makan
“pagi appa, pagi eomma, pagi nunna”sapaku seraya duduk di kursiku
“pagi”sahut eomma dan appaku bersama
“tumben kau, bangun sendiri tanpa di bangunkan, ada angin timur mana yang menyadarkanmu”kritik nunnaku seranya mengunyah makanannya
“ah~ nunna, tidak baik kalau sedang makan itu berbicara nanti tersedak”ucapku sambil mengolesi selai strawberry ke rotiku
“uhukkk…uhukk..uhuu….”
“tukan aku bilang apa tadi nunna?”ucapku dan mengunya rotiku
“ini semua karena mu, ahh aneh sekaliii”ucapnya dan menegak minumanya
“ah~ sora harusnya kau bersukur adikmu, berubah baik begini”ucap eomma dan aku hanya tersenyum menunjukan gusiku >,<”

Nunnaku hanya dapat menunjukan wajah anehnya, kekkek~ tapi wajah anehnya tidak secute chaeriku.
Aku menyelesaikan makananku, dan meminum susu strowbery tentunya
“hmm, aku selesai. Aku berangkat”ucapku dan segera beranjak

Akupun keluar dari rumahku
“apa dia sudah pergi duluan”batinku
Dan ah~ baru saja di pikirkan dia sudah muncul di hadapanku, tapi kenapa dengan wajahnya, kok di tekuk begitu.
Dia berlalu begitu saja dihadapanku, apa dia tidak menegurku? Waeyoooo??, ah mungkin dia tidak melihatku.

Akupun mengikutnya, dan
“chaeriii”ucapku menyentuh bahunya
Dia berbalik kearahku dengan wajah yang kesal, kenapa dia?. Dia kembali melangkah tanpa berkata padaku, apaa-apaan ini, dia mencuekikuuu.

Baiklah mungkin dia ada masalah, okey aku akan diam saja dan memperhatikannya,
Aku hanya diam dan memperhatikan chaeri dari belakang saja, aku tidak mau merumitkan masalahnya? Tapi aku juga harus tahu donk masalahnya apa? Is kenapa dia tidak bicarakan saja denganku.ahaaa~~`
Akhirnya kami samapai juga di kelas, aku masih memperhatiaknya sepertinya dia berfikir keras sekali, sebenarnya dia kenapa?

Eh~ wajahnya berubah menjadi gembira saat melihat dong jun. hey ada apa ini? Kenapa dia? Apa dia….ah tidakk itu tidak mungkin.
Dia mendekati dong jun, dan menunjukan wajah cutenya, itu
Ya~ chaeri seharusnya kau hanya boleh menunjukan mimic wajah itu padakuuuuuu :(


TBC

huwahahahahha mohon RCL ^^