>yesung pov’s
Aku lagi berada dibalkon kamarku mendengarkan lagu-lagu milik kami seraya merasakan hembusan angin seoul yang sejuk membelai kulitku, aku mejamkan mataku untuk menghayati suasana.
Tiba-tiba aku mencium wangi sebuah farfum
“aromanya segar, sepertinya aroma lemon”pikirku
Perlahan aku membuka mattaku dan kudapati sesosok yeoja yang ada di sampingku, dia yun hee
“untuk apa ku kesini”ucapku seraya melepas hadsetku
“eoh, a..aku bertamu saja”sahutnya setelah merasakan hembusan angin dari sini
“trus”
“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapnya memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan
“bertamu apa eomma yang menyuruhmu kesini”
“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”
“dan apa”
“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”
“apa”
“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapnya seraya menggigit bibir bawahnya
“untuk apa kau menanyakan itu”
“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”
“nde, aku menyukainya kenapa”ucapku dengan nada tinggi, gadis ini membuatku jengkel saja
Dia hanya tersenyum mendengar jaawabanku
“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”
“gadis ini benar2”baatinku
“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapku cukup berteriek dan membentaknya
“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungku
“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarku
“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal
“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”
“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamarku
“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya
“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma
“sudahlah eomma, gwechana”ucap yeoja itu
“mwo!! Sejak kapan dia memanggil eomma dengan sebutan eomma”batinku
“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutku kukuh
“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin
“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapnya
“masa sih”
“cih”cibirku dan meninggalkan mereka
“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma
“aku mau keluar malas disini”ucapku dan teteap melangkah
Aku keluar dari rumah dan memasuki mobilku aku langsung saja meluncur (?) kemana saja asal aku tenang.
Aisshh entah kenapa aku membentaknya tadi, padahal dia kan Cuma Tanya soal Jessica, yang jelas2 aku menganggap Jessica hanya sebagai saengku saja dan sama Jessica juga menganggapku sebagai oppanya saja kaliankan tau dia tidak memiliki oppa kecuali saeng saja.*ngasal*
“aishh, kenapa aku merasa tidak enak hati ya dengan sikapku tadi pada yun hee, aishhh”ucapku dan mengacak rambutku gusar
Aku memutuskan untuk kedrom saja\
“ah~ kau datang yesung”ucap menejer hyung
“nde, memangnya kenapa hyung. Ngumpul begini”
“eoh, ini kita akan mengadakan sm tourkan, dan sudah ada putusan dari presdil sm kita akan tour ke paris”
“oh, itu. Trus”
“ya terus kita pergi besok, ah~ parisss iyem coming”ucap hyukie
“mwo!! Besok”
“hmm, jadi kalian siapkan barang2 kalian, besok pagi jam 9 kita cek-up”
“aigooo~ eottokhe?”batinku
Xxx~
“hyung kau bawa apa saja”Tanya wookie
“ah~ seadanya aja deh, oh iya memang kita di paris berapa lama?”tanyaku seraya membereskan baju2 ke dalam koper
“5 hari deh kalau gak salah”
“mwo!! 5 hari”
“nde, wae hyung”
“ah~ ani”
“ya~ hyung pasti mikirian calon istrinya itu, hahahah hyung bakal terpisah selam 5 hari dengan calon istrinya”
“ya~ diam ku”
“nde, arrachi hyung”
Saat wookie mengatakan soal calon istri tadi aku jadi teringat kejadian tadi siang soal aku membentak yun hee, aigoo~ aku jadi merasa keterlaluan memebentaknya begitu. Apa aku harus minta maaf ya,?? Tapi nanti dia kegrean lagi.
Ah nanti saja mikirnya lagi
>yun hee pov’s
Aku berdiri di sampingnya menatap wajahnya sekilas dan mengarahkan pandangnaku ke depan, merasakan hembusan angin yang sejuk dari atas sini
“untuk apa ku kesini”ucapnya seraya melepas hadsetnya
“eoh, a..aku bertamu saja”sahutku setelah merasakan hembusan angin dari sini
“trus”
“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapku memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan
“bertamu, apa eomma yang menyuruhmu kesini”
“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”ucapku menggantung
“dan apa”
“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”
“apa”
“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapku seraya menggigit bibir bawahnya
“untuk apa kau menanyakan itu”
“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”
“nde, aku menyukainya kenapa”ucapnya dengan nada tinggi
Deng~
Sakit hatiku rasanya sakit sekali sangaaat
Aku mencoba tersenyum mendengar jawabannya itu
“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”
“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapnya cukup berteriek dan membentakku
“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungnya
“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarnya
“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal
“orang lain”batinku terkejut
“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”
“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamar yesung juga
“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya
“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma
“sudahlah eomma, gwechana”ucapku
“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutnya kukuh
“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin
“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapku
“masa sih”
“cih”cibirnya dan meninggalkan kami
“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma
“aku mau keluar malas disini”ucapnya dan teteap melangkah
“anak itu benar2, kau tidak apakan yun hee”Tanya eomma
“hmm, gwechana”sahutku
“tapi nunna aku nyakin benar tadi kau mengetuk-ngetuk pintu kamar hyung dan memanggil nama hyung”ucap jong jin kukuh
“ah~ sudahlah tidak usah di pikirkan”
“hmm, eh eomma kita makan apa”Tanya jong jin
“eoh,makan. Ya ampun eomma meninggalkan sup di dapur, eomma kesana dulu ya yun hee”
“nde”
“ya~ nunna kau tidak usah memikirkan soal tadi hyung itu memang seperti itu, tapi dia baik hangat dan lembut. Jadi kau tenang saja ya nunna”
“hmm”gumamku tersenyum
“kalau begitu aku keluar dulu nunna aku mau menemui eomma, mau makan”ucapnya dan beranjak keluar
Sakit hatiku sesak perih tertusuk kena air garam mungkin begitu ibaratnya sesakit apa hatiku saat ini
Aku melihat keluar dan mobilnya kini sudah pergi dari tempatnya dan tentunya orangnya juga
“ya~ yesung kau tau aku sakit saaat ini”ucapku dan tak tersa bulir airmata menetes memebasahi pipiku di tengah angin sejuk yang menghembus dan membuatku semakin menangis
“ya~ yun hee kau harus kuat, harus yakin kalau kau dan yesung akan menikah”ucapku menegarkan diri dan menyekah air mataku
Akupun menguatkan diriku, lalu kelaur dari kamar itu
Xx~
“eomma, aku pamit pulang dulu,”ucapku
“ya~ yun hee kau tidak usah pikirkan soal tadi ya”
“nde, arraso”
“lain kali main lagi ya kesini”
“pasti eomma”
“jong woon itu kemana lagi, sudah gelap begini belum pulang”ucap eomma
“mungkin dia sibuk eomma, kalau begitu aku pulang dulu, annyeong”ucapku bow
“nde, hati2 di jalan yun hee”
Aku mengangguk dan tersenyum kearahnya
Aku memasuki mobilku dan menacapkan gasku,
Ah pikiranku kacau sekarang ada pikiran apa aku batalkan saja perjodohan ini dan apa di terusakan saja, tapi aku ingin menikah dengannya. Meskipun hatinya tidak untukku T__T
Sesampai di rumah aku langsung kekemar dan mandi lalu tidur
Pagi ini sangat indaah udaranya sejuk aku menyukai waktu seperti ini
“hoammm”aku abangun dari tidur lelapku yang indah
“sudah jam berapa ini”gumamkau dana ku meliaht jam yang ada di dindingku yang tengah menunjukan jam 08.45
“jam delapan”
Akupun bangkit dari ranjangku dan langsung kekamar mandi membersihkan diri
Hatiku sangat senang rasanya hari ini entah kenapa, mungkin sudah menayakan soal Jessica eonni kemarin yang membuat hatiku agak lumayan ringan sekarang
Aku keluar dari kamarku. Sepi itu yang ku dapat di pagi ku. Yah soalnya aku malas kuliah dan aku juga tidak kuliah sih meski kuliah aku juga tidak akan hadir, jadi intinya kau tidak kuliah atau pun bekerja, mungkin ini yang membuat appa dan eomma mau menikahkanku. Ya ya ya ya baiklah aku menerima perjodohan itu, karna orang yang di jodohkan denganku aku menyukainya sangat dan mungkin sekarang aku sudah mencintainya :p
Ah~ sudah tidak terasa aku ditinggalkan hong ajjhumma selam 3 hari
“ajjhumma hong bogosipooo”ucapku saat memasak ramen lagi
Tiba2 rbel rumahku berbunyi
“siapa sih”gumamku dan meninggalkan maskanku
“nde, tunggu”sahutku dan berlari membuka pintu
“yun hee”
“eoh, eomma. Kau sendiri kesini”ucapku pada eomma yesung yang ternyata dating kesini
“hmm, eomma minta antar dengan jong jin tadi, dan juga eomma membawakanmu makanan ini”
“wuahhh, ayo eomma masuk masuk”ajakaku
“kau sudah makan”
“heheh, belum tapi kebetulana aku lagi masak ramen saat eomma kesini”ucapku
“eoh, ramen ahhh iyaaaa ramenkuu aku lagi memasak ramennn,aigooo”ucapku dan berajak kedapur
“aigooo~ ramenku ramenkuu, hyaaaaaaaaaaaaaa ramenku gosonggg tidakkk”ucapku prustasiiiiiiii T__T
“kau ini ramen lagi eommakan bilang jangan sering makan ramen, sudah matikan saja kompormu itu. Inikan eomma ada bawa makanan jadi makan ini saja”ucap eomma
“nde”patuhku dan mengikutinya
Aku dan eomma menuju meja makan
“ini, makanalah”ucap eomma menyodorkan bimbap kimchi dan berbagai makanan lainnya
“nde, tapi ini banyak sekali eomma”
“sudah makan saja”
“hmm”gumamaku dan memakana makanan itu
>yesung pov’s
ah~ akhirnya sampai juga ke paris, aku merasakan otot pantatku lelah duduk diam di pesawat selama beberapa jam. tapi sekarang aku sudah bebasss haaha
setelah samapai dibandara kami lagsung meluncur (?) kehotel yang sudah di boking dulu tentunya.
"ah~akhirnya sampai juga dan aku bsa istiraht sejenak"ucapku setelah sampai di kamar hotel
"nde, hyung rasanya aku mau tidur saja dulu"sahut wookie yang sekamar denganku
akupun menaruh koprku d mana saja dan membaringkan tubuhku diranjang, begitu pula dengan wookie tapi aku dan dia tidak seranjang karna ada dua ranjang di sini.
aku memejamkan mataku sejenak dan menarik nafas lega
"kalau kau sudah sampai diparis telpon yunhee,arra. nanti eomma kirim nomor telponnya"
aku teringat kata2 eomma itu membuatku membuka mataku, ya ya ya sebelum berangkatkan aku menelpon eomma dulu memberitahu kalau aku hari iniberangkat ke paris karna ada tour selama 5 hari. sebenarnya sih dia menyuruhku menelpon yun hee dulu sebelum berangkat tapi aku mengelak nanti saja kalau aku sudah sampai.
"aduh apa aku harus memberi tahunya"gumamku dan menatap layar ponselku
akupun mengaktifkan ponselku,
dan ponselku brdering
"ada sms"ucapku dan membukanya
From: eomma
“ini nomor telpon yun hee 0899657632, dan pastikan kau menelponnya arra”
“mwoo!! Aissh eomma, seberapa sukakah dia dengan yeoja itu, sampai segininya”ucapku yang masih menatap layar ponselku tak percaya
“ya~ wookie, menurutmu apa aku harus menghubunginya”tanyaku
“……….”
“ya~”teriakku karna dia tidak menjawab, akupun memalaingkan wajahku paadanya
“cih, wokkie babo ternyata dia sudah tertidurleleap dan bermain denegan mimpinya, aishh aku malas menghubunginya, seperti tidak ada kerjaan saja. Ah~ lebih baik aku tidur juga”ucapku dan memperbaiki posisi tubuhku
CONTINIUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS
MASIH KURANG PANJANGKAHHHH???MIAN KALAU KURANG PANJANGGGCOZZZ AKU MUMETTT NYUT2 DAH MIKIRNYA GIMANASOOOOO NIKMATIIIIII SAJAAAA >O
ini Link FBnya https://www.facebook.com/note.php?note_id=317546448276290
Aku lagi berada dibalkon kamarku mendengarkan lagu-lagu milik kami seraya merasakan hembusan angin seoul yang sejuk membelai kulitku, aku mejamkan mataku untuk menghayati suasana.
Tiba-tiba aku mencium wangi sebuah farfum
“aromanya segar, sepertinya aroma lemon”pikirku
Perlahan aku membuka mattaku dan kudapati sesosok yeoja yang ada di sampingku, dia yun hee
“untuk apa ku kesini”ucapku seraya melepas hadsetku
“eoh, a..aku bertamu saja”sahutnya setelah merasakan hembusan angin dari sini
“trus”
“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapnya memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan
“bertamu apa eomma yang menyuruhmu kesini”
“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”
“dan apa”
“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”
“apa”
“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapnya seraya menggigit bibir bawahnya
“untuk apa kau menanyakan itu”
“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”
“nde, aku menyukainya kenapa”ucapku dengan nada tinggi, gadis ini membuatku jengkel saja
Dia hanya tersenyum mendengar jaawabanku
“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”
“gadis ini benar2”baatinku
“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapku cukup berteriek dan membentaknya
“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungku
“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarku
“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal
“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”
“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamarku
“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya
“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma
“sudahlah eomma, gwechana”ucap yeoja itu
“mwo!! Sejak kapan dia memanggil eomma dengan sebutan eomma”batinku
“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutku kukuh
“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin
“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapnya
“masa sih”
“cih”cibirku dan meninggalkan mereka
“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma
“aku mau keluar malas disini”ucapku dan teteap melangkah
Aku keluar dari rumah dan memasuki mobilku aku langsung saja meluncur (?) kemana saja asal aku tenang.
Aisshh entah kenapa aku membentaknya tadi, padahal dia kan Cuma Tanya soal Jessica, yang jelas2 aku menganggap Jessica hanya sebagai saengku saja dan sama Jessica juga menganggapku sebagai oppanya saja kaliankan tau dia tidak memiliki oppa kecuali saeng saja.*ngasal*
“aishh, kenapa aku merasa tidak enak hati ya dengan sikapku tadi pada yun hee, aishhh”ucapku dan mengacak rambutku gusar
Aku memutuskan untuk kedrom saja\
“ah~ kau datang yesung”ucap menejer hyung
“nde, memangnya kenapa hyung. Ngumpul begini”
“eoh, ini kita akan mengadakan sm tourkan, dan sudah ada putusan dari presdil sm kita akan tour ke paris”
“oh, itu. Trus”
“ya terus kita pergi besok, ah~ parisss iyem coming”ucap hyukie
“mwo!! Besok”
“hmm, jadi kalian siapkan barang2 kalian, besok pagi jam 9 kita cek-up”
“aigooo~ eottokhe?”batinku
Xxx~
“hyung kau bawa apa saja”Tanya wookie
“ah~ seadanya aja deh, oh iya memang kita di paris berapa lama?”tanyaku seraya membereskan baju2 ke dalam koper
“5 hari deh kalau gak salah”
“mwo!! 5 hari”
“nde, wae hyung”
“ah~ ani”
“ya~ hyung pasti mikirian calon istrinya itu, hahahah hyung bakal terpisah selam 5 hari dengan calon istrinya”
“ya~ diam ku”
“nde, arrachi hyung”
Saat wookie mengatakan soal calon istri tadi aku jadi teringat kejadian tadi siang soal aku membentak yun hee, aigoo~ aku jadi merasa keterlaluan memebentaknya begitu. Apa aku harus minta maaf ya,?? Tapi nanti dia kegrean lagi.
Ah nanti saja mikirnya lagi
>yun hee pov’s
Aku berdiri di sampingnya menatap wajahnya sekilas dan mengarahkan pandangnaku ke depan, merasakan hembusan angin yang sejuk dari atas sini
“untuk apa ku kesini”ucapnya seraya melepas hadsetnya
“eoh, a..aku bertamu saja”sahutku setelah merasakan hembusan angin dari sini
“trus”
“hmm, disini udaranya sejuk ya”ucapku memperbaharui pembicaraan dan memandang kedepan
“bertamu, apa eomma yang menyuruhmu kesini”
“a..ani, aku Cuma ingin kesini saja, dan…”ucapku menggantung
“dan apa”
“ada yang ingin ku tanyakan denganmu”
“apa”
“hmm, apa kau menyukai jessica eonni”ucapku seraya menggigit bibir bawahnya
“untuk apa kau menanyakan itu”
“aku hanya ingin tahu, apa kau menyukainya”
“nde, aku menyukainya kenapa”ucapnya dengan nada tinggi
Deng~
Sakit hatiku rasanya sakit sekali sangaaat
Aku mencoba tersenyum mendengar jawabannya itu
“apa kau dan Jessica eonni ada hubungan khusus”
“kalau ada kenapa eoh, dan kau jangan ikut campur dalam masalah pribadiku. Aku tidak suka”ucapnya cukup berteriek dan membentakku
“dan juga kau itu seenaknya memasuki kamarku tanpa seijinku, aku juga tidak suka”sambungnya
“jong woon, kenapa kau berteriak-teriak eoh”ucap eomma yang tiba2 masuk kekamarnya
“karna dia aku tidak suka orang lain masuk kekamarku tanpa seijinku”ucapku dengan nada kesal
“orang lain”batinku terkejut
“kau ini orang lain apanya dia calon istrimu, dan lagi eomma yang menyuruhnya menemuimu langsung kekamar saja”
“aigooo~ kalian berisik sekali”ucap jong jin memasuki kamar yesung juga
“memangnya kenapa kalian rebut-ribut”sambungnya
“ini hyungmu, berteriak-teriak dan membentak calon istrinya”sahut eomma
“sudahlah eomma, gwechana”ucapku
“ya itu karna dia tidak meminta ijinku dulu mau masuk kamarku”sahutnya kukuh
“ijin, kalau tidak salah tadi aku dengar yun hee nunna mengetuk beberapa kali di pintu kamarmu hyung”ucap jong jin
“ah~ ini memang salahku jong jin, aku juga tidak mengeetuk pintunya langsung masuk saja. Mungkin kau salah dengar”ucapku
“masa sih”
“cih”cibirnya dan meninggalkan kami
“ya~ jong woon kau mau kemana eoh”teriak eomma
“aku mau keluar malas disini”ucapnya dan teteap melangkah
“anak itu benar2, kau tidak apakan yun hee”Tanya eomma
“hmm, gwechana”sahutku
“tapi nunna aku nyakin benar tadi kau mengetuk-ngetuk pintu kamar hyung dan memanggil nama hyung”ucap jong jin kukuh
“ah~ sudahlah tidak usah di pikirkan”
“hmm, eh eomma kita makan apa”Tanya jong jin
“eoh,makan. Ya ampun eomma meninggalkan sup di dapur, eomma kesana dulu ya yun hee”
“nde”
“ya~ nunna kau tidak usah memikirkan soal tadi hyung itu memang seperti itu, tapi dia baik hangat dan lembut. Jadi kau tenang saja ya nunna”
“hmm”gumamku tersenyum
“kalau begitu aku keluar dulu nunna aku mau menemui eomma, mau makan”ucapnya dan beranjak keluar
Sakit hatiku sesak perih tertusuk kena air garam mungkin begitu ibaratnya sesakit apa hatiku saat ini
Aku melihat keluar dan mobilnya kini sudah pergi dari tempatnya dan tentunya orangnya juga
“ya~ yesung kau tau aku sakit saaat ini”ucapku dan tak tersa bulir airmata menetes memebasahi pipiku di tengah angin sejuk yang menghembus dan membuatku semakin menangis
“ya~ yun hee kau harus kuat, harus yakin kalau kau dan yesung akan menikah”ucapku menegarkan diri dan menyekah air mataku
Akupun menguatkan diriku, lalu kelaur dari kamar itu
Xx~
“eomma, aku pamit pulang dulu,”ucapku
“ya~ yun hee kau tidak usah pikirkan soal tadi ya”
“nde, arraso”
“lain kali main lagi ya kesini”
“pasti eomma”
“jong woon itu kemana lagi, sudah gelap begini belum pulang”ucap eomma
“mungkin dia sibuk eomma, kalau begitu aku pulang dulu, annyeong”ucapku bow
“nde, hati2 di jalan yun hee”
Aku mengangguk dan tersenyum kearahnya
Aku memasuki mobilku dan menacapkan gasku,
Ah pikiranku kacau sekarang ada pikiran apa aku batalkan saja perjodohan ini dan apa di terusakan saja, tapi aku ingin menikah dengannya. Meskipun hatinya tidak untukku T__T
Sesampai di rumah aku langsung kekemar dan mandi lalu tidur
Pagi ini sangat indaah udaranya sejuk aku menyukai waktu seperti ini
“hoammm”aku abangun dari tidur lelapku yang indah
“sudah jam berapa ini”gumamkau dana ku meliaht jam yang ada di dindingku yang tengah menunjukan jam 08.45
“jam delapan”
Akupun bangkit dari ranjangku dan langsung kekamar mandi membersihkan diri
Hatiku sangat senang rasanya hari ini entah kenapa, mungkin sudah menayakan soal Jessica eonni kemarin yang membuat hatiku agak lumayan ringan sekarang
Aku keluar dari kamarku. Sepi itu yang ku dapat di pagi ku. Yah soalnya aku malas kuliah dan aku juga tidak kuliah sih meski kuliah aku juga tidak akan hadir, jadi intinya kau tidak kuliah atau pun bekerja, mungkin ini yang membuat appa dan eomma mau menikahkanku. Ya ya ya ya baiklah aku menerima perjodohan itu, karna orang yang di jodohkan denganku aku menyukainya sangat dan mungkin sekarang aku sudah mencintainya :p
Ah~ sudah tidak terasa aku ditinggalkan hong ajjhumma selam 3 hari
“ajjhumma hong bogosipooo”ucapku saat memasak ramen lagi
Tiba2 rbel rumahku berbunyi
“siapa sih”gumamku dan meninggalkan maskanku
“nde, tunggu”sahutku dan berlari membuka pintu
“yun hee”
“eoh, eomma. Kau sendiri kesini”ucapku pada eomma yesung yang ternyata dating kesini
“hmm, eomma minta antar dengan jong jin tadi, dan juga eomma membawakanmu makanan ini”
“wuahhh, ayo eomma masuk masuk”ajakaku
“kau sudah makan”
“heheh, belum tapi kebetulana aku lagi masak ramen saat eomma kesini”ucapku
“eoh, ramen ahhh iyaaaa ramenkuu aku lagi memasak ramennn,aigooo”ucapku dan berajak kedapur
“aigooo~ ramenku ramenkuu, hyaaaaaaaaaaaaaa ramenku gosonggg tidakkk”ucapku prustasiiiiiiii T__T
“kau ini ramen lagi eommakan bilang jangan sering makan ramen, sudah matikan saja kompormu itu. Inikan eomma ada bawa makanan jadi makan ini saja”ucap eomma
“nde”patuhku dan mengikutinya
Aku dan eomma menuju meja makan
“ini, makanalah”ucap eomma menyodorkan bimbap kimchi dan berbagai makanan lainnya
“nde, tapi ini banyak sekali eomma”
“sudah makan saja”
“hmm”gumamaku dan memakana makanan itu
>yesung pov’s
ah~ akhirnya sampai juga ke paris, aku merasakan otot pantatku lelah duduk diam di pesawat selama beberapa jam. tapi sekarang aku sudah bebasss haaha
setelah samapai dibandara kami lagsung meluncur (?) kehotel yang sudah di boking dulu tentunya.
"ah~akhirnya sampai juga dan aku bsa istiraht sejenak"ucapku setelah sampai di kamar hotel
"nde, hyung rasanya aku mau tidur saja dulu"sahut wookie yang sekamar denganku
akupun menaruh koprku d mana saja dan membaringkan tubuhku diranjang, begitu pula dengan wookie tapi aku dan dia tidak seranjang karna ada dua ranjang di sini.
aku memejamkan mataku sejenak dan menarik nafas lega
"kalau kau sudah sampai diparis telpon yunhee,arra. nanti eomma kirim nomor telponnya"
aku teringat kata2 eomma itu membuatku membuka mataku, ya ya ya sebelum berangkatkan aku menelpon eomma dulu memberitahu kalau aku hari iniberangkat ke paris karna ada tour selama 5 hari. sebenarnya sih dia menyuruhku menelpon yun hee dulu sebelum berangkat tapi aku mengelak nanti saja kalau aku sudah sampai.
"aduh apa aku harus memberi tahunya"gumamku dan menatap layar ponselku
akupun mengaktifkan ponselku,
dan ponselku brdering
"ada sms"ucapku dan membukanya
From: eomma
“ini nomor telpon yun hee 0899657632, dan pastikan kau menelponnya arra”
“mwoo!! Aissh eomma, seberapa sukakah dia dengan yeoja itu, sampai segininya”ucapku yang masih menatap layar ponselku tak percaya
“ya~ wookie, menurutmu apa aku harus menghubunginya”tanyaku
“……….”
“ya~”teriakku karna dia tidak menjawab, akupun memalaingkan wajahku paadanya
“cih, wokkie babo ternyata dia sudah tertidurleleap dan bermain denegan mimpinya, aishh aku malas menghubunginya, seperti tidak ada kerjaan saja. Ah~ lebih baik aku tidur juga”ucapku dan memperbaiki posisi tubuhku
CONTINIUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS
MASIH KURANG PANJANGKAHHHH???MIAN KALAU KURANG PANJANGGGCOZZZ AKU MUMETTT NYUT2 DAH MIKIRNYA GIMANASOOOOO NIKMATIIIIII SAJAAAA >O
ini Link FBnya https://www.facebook.com/note.php?note_id=317546448276290
