Sabtu, 22 September 2012

FF# WHY-WHY LOVE part 11

langsung aja dehhhh!!












[chaeri pov’s]

Aishhh, kenapa eomma bisa menemukan lembaran ujianku, ahhh sialnya kenapa harus lembar ujian fisika yang mendapat nilai 5 itu, aigoooo~~ aku di ceramahi pagi2 begini telingaku panassssss~~
“ya~ kau harus mendaptkan nilai yang bagus, aigooo nilai 5 kenapa kau bisa mendapatkan 5 eohhh?”ceramah eomma dan aku hanya dapat diam saja
“kau. Kalau nilaimu masih seperti ini eomma akan member thaukan ke appamu dan biarkan saja uang jajanmu di potong”
“mwo!! Aigooo~ andwae eomma andwae”ucapku terkejut
“pokoknya, kau harus mendapatkan nilai bagus. Dan ah~ eomma melihat kau ada ujian fisika besok , jadi kau harus serahkan ke eomma hasilnya, pokonya eomma tidak mau melihat nilai di bawah 7 arra”ucap eomma
“nde”shutku tak bersemanagat
“ya sudah kau berangkat sekolah sana nanti terlambat”
“nde”ucapku dan beranjak

Akupun keluar dari rumahku, iss menyebalkannnnnnn!!
Aku melangkah tanpa melihat kiri kanan jalan terus tak peduli, hatiku kesal sekarang
“chaerii~”ucap seseorang menyentuh bahuku
Siapa sih membuatku semakin kesal ini, aku berbalik kearahnya dengan wajah yang kesal, oh dia eunhyuk... aku kembali melangkah tanpa berkata apapun padanya,

****

Akhirnya sampai juga aku  kekelas ini, aku duduk di bangkuku dan berfikir bagaimana caranya aku dapat nilai di atas tujuh untuk ulangan fisika besok
“ck, sial aku memutar otak tapi belum juga dapat ide, bagaimana ini, tidak mungkinkan aku harus rela uang jajanku di potong”pikirku

Aku mengangkat kepalaku, dan ahhh~ binggoooo
dong jun oppa pasti dia bisa membantuku, saat ku lihat dia memasuki kelas. Hehehhe~
“aku minta tolong saja dengan dong jun oppa, ahh dia kan juara kelas plus ketua kelas di sini, ahh kalau belajar sama dia pasti aku bisa mendapatkan nilai bagusss kekekekekek~”batinku
Aku segera menemui dong jun oppa di tempat duduknya, aku menunjukan wajah cute so ageyoku padanyaaa
“k..kau kenapa?”tanyanya
“hmm, dong jun oppa~~”ucapku sedikit manja
“ah~~ yaa~ chaeri kau kenapa eoh?, aku jadii sedikit takut dengan sikapmu ini”
“oppaaa~”ucapku dan duduk di sebelahnyaa
Dia terlihat binggung )?_?”(
“sst, oppa bisakah kau membantuku”ucapku pelan
“eh ==” membantumu, membantumu soal apa?”
“tapi oppa harus janji dulu mau membantuku”
“idihh kok gituu”
“pokonyaaa begituu, mau tidak”
“berhubung, kau saeng yang ku sayangi. Baiklah oppa mau membantumu, kau mau oppa bantu apa?”
Aku langsung tersenyum gembira
“bantu aku belajar tenteng fisika, kan besok ada ujian fisika, jadiiii….”
“jadi?”
“ya jadi bantu akuuu, memahami semuanyaa tentang fisika”ucapku
“ahh~ mana mungkin aku harus bilang kalau ujian fisika ku besok jelek, aku akan di potong uang jajannya”batinku
“ohh~ Cuma ituu, kalau itu mah oppa bisa membantumu, tapi sikapmu yang aneh tadi membuatku merinding asalkau tahu”
“kekekekk~ sorryyyyyy. Okey dahh nanti istirahat oppa ajarin aku di perpustakaanya. Annyeongg”ucapku dan beranjak

Hahhaah~ kalau ini sudah pasti aku memdapat nilai yang bagus, jadii uang jajanku tak perlu di potong donk kekkekekek.
Aku tersenyum senang dan kembali ketempat dudukku
“kau kenapa”Tanya meiri
“ah~ ani, gwechana”ucapku masih dengan senyuma ya mungki bisa di sebut senyuman evil mungkinn??
“ada apa kau, setelah dari bangku dong jun, begini. Apa ada sesuatu di atara kalian”
“hahha rahasiaaa”ucapku
“tapi….”
“selamat pagi anak2”ucap buguru saat memasuki kelas kami
“sudahh kau diam saja, noh bu guru sudah datang”ucapku

Dan kamipunmengikuti pelajaran dengan hikmat >,<”

***

Waktu istirahatpun tiba
aku segera mempersiapakan buku untuk belajar fisika itu
“chaeri~ya kita kekantin bersama ya~”ucap hyukie
“eoh, mian. Aku tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapku dan beranjak
Akupun menemui dong jun oppa
“oppa kajjja”ajakku
“aigooo~ kau ini tidak bisa sabar apa?”
“ck, ppalli”ucapku menarik lenganyaaa

Kamipun akhirnya sampai juga ke perpustakaan
Dan kami mencari tempat duduk yang strategis, untuk belajar #ehh perpusmah sama aja cari tempat strategis segala gaya lu

Kami telah mendapatkan tempat yang tepat dan kami segera mendatanginya dan menempatinya
“kita mulai dari yang mana dulu oppa?”tanyaku
“lah kok malah nanya ke aku, kan kamu yang mau belajar, ya dari mana kamu yang tidak mengerti donk”
“eoh, ahh dari ini saja dari cos cos dan semacamnya ini deh oppa, eh ada lagi soal atom atom, okeyyyy”ucapku
“ohh~ itu”ucapnya

“okey kita mulai belajarnyaa, tapi jangna harap aku bersikap baik padamu hmm”ucapnya
“ahh~ nde arrasoo”sahutku

Kamipun memulia dengan mengerjakan tugas2 dan dia menanyaka berbagai rumus padaku, eommonaaa, aku bisa gila kalau begini.
aku berusaha menunjukan wajah cuteku padanya agar dia tidak marah2 dan membentakku, ahh~ ternyata dong jun oppa kalau masalah pelajaran begini dia langsung berubah 180o

Ah mautidak mau diam saja dan ikuti saja semuanyaaa dahhhh~



[eunhyuk pov’s]

Hiihi waktunya istirahatt aku ajak chaeri makan bersama ahhhhh~
Aku mendekatinya yang sedang mengurusi bukunya
“chaeri~ya kita kekantin bersama ya~”ucapku
“eoh, mian. Aku tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapnya dan beranjak
Aku menengok kearahnya
“urusan penting apa sih”gumamku dan
“mwoo! Untuk apa dia menemui dong jun”ucapku kesal
“ya~ yang sabarrr, makanya katakan cintamuuuu donk”ucap hae yang mungkin melihat semuanya
“aku sudah mengatakanya!”
“aeoh, jadi apa dia menerimamu?”
“belum, dia belum menjawab”
“mwoo!!”ucap hae dan meiri bersama
“ah~ kau dalam keadaan gawat hyukie”ucap meiri
“gawat apanya”ucapku
“noh lihat”ucap meiri

Akupun mengarahkan pandanganku pada yang di maksud meiri,
Betapa terkejutnya aku saat melihat chaeri menarik lengan dong jun begitu,
“ahiss~ anak itu, kenapa harus dong jun sih, ck aku saja belum pernah di tarik paksa begitu”gerutuku kesal yang bisa di dengar oleh meihae [baca meiri dan donghae]
“kekek~ hayoolooo chaerii bisa mulai berpaling ini”ucap hae
“mwo!!, tidak akan ku biarkan”ucapku dan mengikuti mereka
“ya~ hyukiie jangan menggunakan kekerasan”teriak hae

Tak peduli aku tetap melangkah mengikuti dong jun dan chaeri, ahh aku benar-benar terbakar cemburu sekarang

Aku melihat mereka memasuki perpustakaan,
“untuk apa mereka kesana?”gumamku dan terus mengikuti mereka
Aku mengikuti mereka sampai menemukan tempat duduk untuk mereka,
Akupun mencari tempat duduk yang tak jauh dari tempat mereka

“aiss sial aku tidak dapat mendengarkan apa yang mereka dengar”gumamku
Ah~ aku layak penguntit seperti ini, aku menggunakan buku untuk menutupi wajahku dan sesekali mengintip mereka

****

Ah~ aku mulai bosan kalau begini, aishh
Aku melihat mereka lagi
Mwo!! Apa2 dong jun itu beraninya memukul kepala chaeriku, aishh tidak bisa di biarkan.
Aku segera menemui mereka, dan kulihat lagi dong jun hendak memukul kapala chaeri, aku segera menahanya
“jangan pukul dia”ucapku kesal
“eoh, hyukie. Kenapa kau ada di sini”ucap chaeri
Aku menatap dong jun kesal dan aku menatap chaeri kemudian
“ikut aku”ucapku menarik lengan chaeri
“ahh~ yaa, aku belum selesai”
“diam saja, ikuti aku”ucapku meanriknya keluar dari perpustakann

Aku membawanya ke suatu tempat yang lumayan sepi dan aku menyandarkan dirinya ketembok
“ah~ apphoo”ucapnya
Aku menatapnya dan memegangkedua bahunya. Mungkin keras? Aku menahanya agar tetap bersandar pada tembok
“ya~ kau kenapa eoh, aigooo~ lepaskan akuuuu”ucapnya berontak tapi aku tetap menahnya pada tempatnya(?)
“chaeri~ya”ucapku lembut, menatapnya dan melonggarkan tahanan tanganku di bahunya

Dia menatapku, aku mendekatkan wajahku padanya beberapa centi
Aku dapat merasakan hembusan nafasnya di wajahku
“mwo!!”sahutnya
Aku semakin mendekatkan wajahku padanya hingga kini hidung kami sudah bertemu
“apa kau sudah menyiapkan jawabanya”ucapku
“ya~”teriaknya dan mendorongku
“kau…aishh”ucapnya dan beranjak
“chaeri~ya”teriakku tapi dia tidak mendengarku dan malah berlari pergi


TBC ^^

FORGET DON'T COPY PASTE!!!
PLEASE COMENT :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar