langsung aja dehhhh!!
[chaeri pov’s]
Aishhh, kenapa
eomma bisa menemukan lembaran ujianku, ahhh sialnya kenapa harus lembar ujian
fisika yang mendapat nilai 5 itu, aigoooo~~ aku di ceramahi pagi2 begini
telingaku panassssss~~
“ya~ kau harus
mendaptkan nilai yang bagus, aigooo nilai 5 kenapa kau bisa mendapatkan 5
eohhh?”ceramah eomma dan aku hanya dapat diam saja
“kau. Kalau nilaimu
masih seperti ini eomma akan member thaukan ke appamu dan biarkan saja uang
jajanmu di potong”
“mwo!! Aigooo~
andwae eomma andwae”ucapku terkejut
“pokoknya, kau
harus mendapatkan nilai bagus. Dan ah~ eomma melihat kau ada ujian fisika besok
, jadi kau harus serahkan ke eomma hasilnya, pokonya eomma tidak mau melihat
nilai di bawah 7 arra”ucap eomma
“nde”shutku tak
bersemanagat
“ya sudah kau
berangkat sekolah sana nanti terlambat”
“nde”ucapku dan
beranjak
Akupun keluar dari
rumahku, iss menyebalkannnnnnn!!
Aku melangkah tanpa
melihat kiri kanan jalan terus tak peduli, hatiku kesal sekarang
“chaerii~”ucap seseorang menyentuh bahuku
“chaerii~”ucap seseorang menyentuh bahuku
Siapa sih membuatku
semakin kesal ini, aku berbalik kearahnya dengan wajah yang kesal, oh dia
eunhyuk... aku kembali melangkah tanpa berkata apapun padanya,
****
Akhirnya sampai
juga aku kekelas ini, aku duduk di
bangkuku dan berfikir bagaimana caranya aku dapat nilai di atas tujuh untuk
ulangan fisika besok
“ck, sial aku
memutar otak tapi belum juga dapat ide, bagaimana ini, tidak mungkinkan aku
harus rela uang jajanku di potong”pikirku
Aku mengangkat
kepalaku, dan ahhh~ binggoooo
dong jun oppa pasti dia bisa membantuku, saat ku lihat dia memasuki kelas. Hehehhe~
dong jun oppa pasti dia bisa membantuku, saat ku lihat dia memasuki kelas. Hehehhe~
“aku minta tolong
saja dengan dong jun oppa, ahh dia kan juara kelas plus ketua kelas di sini,
ahh kalau belajar sama dia pasti aku bisa mendapatkan nilai bagusss
kekekekekek~”batinku
Aku segera menemui
dong jun oppa di tempat duduknya, aku menunjukan wajah cute so ageyoku
padanyaaa
“k..kau kenapa?”tanyanya
“k..kau kenapa?”tanyanya
“hmm, dong jun
oppa~~”ucapku sedikit manja
“ah~~ yaa~ chaeri
kau kenapa eoh?, aku jadii sedikit takut dengan sikapmu ini”
“oppaaa~”ucapku dan
duduk di sebelahnyaa
Dia terlihat
binggung )?_?”(
“sst, oppa bisakah
kau membantuku”ucapku pelan
“eh ==” membantumu,
membantumu soal apa?”
“tapi oppa harus
janji dulu mau membantuku”
“idihh kok gituu”
“pokonyaaa begituu,
mau tidak”
“berhubung, kau
saeng yang ku sayangi. Baiklah oppa mau membantumu, kau mau oppa bantu apa?”
Aku langsung
tersenyum gembira
“bantu aku belajar
tenteng fisika, kan besok ada ujian fisika, jadiiii….”
“jadi?”
“jadi?”
“ya jadi bantu
akuuu, memahami semuanyaa tentang fisika”ucapku
“ahh~ mana mungkin
aku harus bilang kalau ujian fisika ku besok jelek, aku akan di potong uang
jajannya”batinku
“ohh~ Cuma ituu,
kalau itu mah oppa bisa membantumu, tapi sikapmu yang aneh tadi membuatku
merinding asalkau tahu”
“kekekekk~
sorryyyyyy. Okey dahh nanti istirahat oppa ajarin aku di perpustakaanya. Annyeongg”ucapku
dan beranjak
Hahhaah~ kalau ini
sudah pasti aku memdapat nilai yang bagus, jadii uang jajanku tak perlu di
potong donk kekkekekek.
Aku tersenyum
senang dan kembali ketempat dudukku
“kau kenapa”Tanya
meiri
“ah~ ani, gwechana”ucapku
masih dengan senyuma ya mungki bisa di sebut senyuman evil mungkinn??
“ada apa kau, setelah dari bangku dong jun, begini. Apa ada sesuatu di atara kalian”
“ada apa kau, setelah dari bangku dong jun, begini. Apa ada sesuatu di atara kalian”
“hahha rahasiaaa”ucapku
“tapi….”
“selamat pagi anak2”ucap
buguru saat memasuki kelas kami
“sudahh kau diam
saja, noh bu guru sudah datang”ucapku
Dan
kamipunmengikuti pelajaran dengan hikmat >,<”
***
Waktu istirahatpun
tiba
aku segera mempersiapakan buku untuk belajar fisika itu
aku segera mempersiapakan buku untuk belajar fisika itu
“chaeri~ya kita
kekantin bersama ya~”ucap hyukie
“eoh, mian. Aku
tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapku dan beranjak
Akupun menemui dong
jun oppa
“oppa kajjja”ajakku
“aigooo~ kau ini
tidak bisa sabar apa?”
“ck, ppalli”ucapku
menarik lenganyaaa
Kamipun akhirnya
sampai juga ke perpustakaan
Dan kami mencari
tempat duduk yang strategis, untuk belajar #ehh perpusmah sama aja cari tempat
strategis segala gaya lu
Kami telah
mendapatkan tempat yang tepat dan kami segera mendatanginya dan menempatinya
“kita mulai dari
yang mana dulu oppa?”tanyaku
“lah kok malah
nanya ke aku, kan kamu yang mau belajar, ya dari mana kamu yang tidak mengerti
donk”
“eoh, ahh dari ini
saja dari cos cos dan semacamnya ini deh oppa, eh ada lagi soal atom atom,
okeyyyy”ucapku
“ohh~ itu”ucapnya
“okey kita mulai
belajarnyaa, tapi jangna harap aku bersikap baik padamu hmm”ucapnya
“ahh~ nde arrasoo”sahutku
Kamipun memulia
dengan mengerjakan tugas2 dan dia menanyaka berbagai rumus padaku, eommonaaa,
aku bisa gila kalau begini.
aku berusaha menunjukan wajah cuteku padanya agar dia tidak marah2 dan membentakku, ahh~ ternyata dong jun oppa kalau masalah pelajaran begini dia langsung berubah 180o
aku berusaha menunjukan wajah cuteku padanya agar dia tidak marah2 dan membentakku, ahh~ ternyata dong jun oppa kalau masalah pelajaran begini dia langsung berubah 180o
Ah mautidak mau
diam saja dan ikuti saja semuanyaaa dahhhh~
[eunhyuk pov’s]
Hiihi waktunya
istirahatt aku ajak chaeri makan bersama ahhhhh~
Aku mendekatinya
yang sedang mengurusi bukunya
“chaeri~ya kita
kekantin bersama ya~”ucapku
“eoh, mian. Aku
tidak bisa aku ada urusan penting. Lain kali ya. Annyeong”ucapnya dan beranjak
Aku menengok
kearahnya
“urusan penting apa sih”gumamku dan
“mwoo! Untuk apa dia menemui dong jun”ucapku kesal
“urusan penting apa sih”gumamku dan
“mwoo! Untuk apa dia menemui dong jun”ucapku kesal
“ya~ yang sabarrr,
makanya katakan cintamuuuu donk”ucap hae yang mungkin melihat semuanya
“aku sudah
mengatakanya!”
“aeoh, jadi apa dia
menerimamu?”
“belum, dia belum
menjawab”
“mwoo!!”ucap hae
dan meiri bersama
“ah~ kau dalam
keadaan gawat hyukie”ucap meiri
“gawat apanya”ucapku
“noh lihat”ucap
meiri
Akupun mengarahkan
pandanganku pada yang di maksud meiri,
Betapa terkejutnya
aku saat melihat chaeri menarik lengan dong jun begitu,
“ahiss~ anak itu,
kenapa harus dong jun sih, ck aku saja belum pernah di tarik paksa begitu”gerutuku
kesal yang bisa di dengar oleh meihae [baca meiri dan donghae]
“kekek~ hayoolooo
chaerii bisa mulai berpaling ini”ucap hae
“mwo!!, tidak akan
ku biarkan”ucapku dan mengikuti mereka
“ya~ hyukiie jangan
menggunakan kekerasan”teriak hae
Tak peduli aku
tetap melangkah mengikuti dong jun dan chaeri, ahh aku benar-benar terbakar
cemburu sekarang
Aku melihat mereka
memasuki perpustakaan,
“untuk apa mereka
kesana?”gumamku dan terus mengikuti mereka
Aku mengikuti
mereka sampai menemukan tempat duduk untuk mereka,
Akupun mencari
tempat duduk yang tak jauh dari tempat mereka
“aiss sial aku
tidak dapat mendengarkan apa yang mereka dengar”gumamku
Ah~ aku layak
penguntit seperti ini, aku menggunakan buku untuk menutupi wajahku dan sesekali
mengintip mereka
****
Ah~ aku mulai bosan
kalau begini, aishh
Aku melihat mereka
lagi
Mwo!! Apa2 dong jun
itu beraninya memukul kepala chaeriku, aishh tidak bisa di biarkan.
Aku segera menemui
mereka, dan kulihat lagi dong jun hendak memukul kapala chaeri, aku segera
menahanya
“jangan pukul dia”ucapku
kesal
“eoh, hyukie. Kenapa
kau ada di sini”ucap chaeri
Aku menatap dong
jun kesal dan aku menatap chaeri kemudian
“ikut aku”ucapku
menarik lengan chaeri
“ahh~ yaa, aku
belum selesai”
“diam saja, ikuti
aku”ucapku meanriknya keluar dari perpustakann
Aku membawanya ke
suatu tempat yang lumayan sepi dan aku menyandarkan dirinya ketembok
“ah~ apphoo”ucapnya
Aku menatapnya dan
memegangkedua bahunya. Mungkin keras? Aku menahanya agar tetap bersandar pada
tembok
“ya~ kau kenapa
eoh, aigooo~ lepaskan akuuuu”ucapnya berontak tapi aku tetap menahnya pada
tempatnya(?)
“chaeri~ya”ucapku
lembut, menatapnya dan melonggarkan tahanan tanganku di bahunya
Dia menatapku, aku
mendekatkan wajahku padanya beberapa centi
Aku dapat merasakan
hembusan nafasnya di wajahku
“mwo!!”sahutnya
Aku semakin
mendekatkan wajahku padanya hingga kini hidung kami sudah bertemu
“apa kau sudah
menyiapkan jawabanya”ucapku
“ya~”teriaknya dan
mendorongku
“kau…aishh”ucapnya
dan beranjak
“chaeri~ya”teriakku
tapi dia tidak mendengarku dan malah berlari pergi
TBC ^^
FORGET DON'T COPY PASTE!!!
PLEASE COMENT :)
FORGET DON'T COPY PASTE!!!
PLEASE COMENT :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar