Sabtu, 22 September 2012

FF# WHY-WHY LOVE part 10

ehhehehe~~~
mianhae paara readers!! lama saya tidak publiskan inii huwahahah......

so nikmati lah FF saya ini


FORGET DON'T COPPY PASTE!!
WAJIB KOMEN YA MESKI MAMPIRRR :)










[donghae pov’s]

Aku memeluknya mengecup lehernya sekilas, eommo aku dapat mendengar derup jantungnya, hahhah dia pasti tenggang sekali, tapi sikap ini membuatk semakin ingin menggodanyaa,
“chagii”bisikku di telinganya
Dia mungkin geli mendengar bisikanku, dan sesekali aku meniup telinganya hahha, aku suka sekali menggodanya begini

“oppa, jangan begini?”ucanya seraya menggigit bibir bawahnya
“begini apanya”godaku dan mempererat pelukanku
“oppa~”
Aku melepaskan pelukanku, dan aku dapat melihat kelegaan di dirinya, ah tidak semudah itu kau lepas meiri.
Aku menghadapkan wajahnya padaku memegang kedua pipinya dan menatap matanya lekat

“k..kau ke..nap..a oppa”ucapnya terbata
“kenapa?”ucapku tersenyum dan masih memegang kedua pipinya
“aku akan melakukan ini”bisikku lembut di telinganya
Aku dapat melihatnya terkejut,
dan aku tidak basa basi lagi. Kucondongkan wajahku dan kini bibirku menyentuh bibirnya sesaat hanya sekedar menyentuh tapi, aku tidak dapat menahan hasratku, akupun menghisap bibir bawah dan atasnya bergantian, mencoba memsukan lidahku dan binggooo~ aku dapat mengerayangi seluruh isi rongga mulutnya. Ah aku kira dia akan berdiam diri saja ternyata dia membalas semua perlakuanku. Hmm hangat  jujur rasanya aku tidak mau melepaskan ciuman ini.

Dia berusaha mendorongku, ah mungkin dia minta lebih pikirku dan aku semakin meperdalam ciuman itu,
“hmm…h..ae..a…k..u..”ucapnya di selah ciuman itu
Dia mendorngku, aku terkejut dan menaikan sebelah alisku
“wae?”ucapku
“ha..ha..ha..kau mau membunuhku eoh, aku sulit bernafas tahu”ucapnya seraya mengatur nafasnya
“ah~ jadi itu, mianhae. Gwechana?”
“hmm, gwechana”sahutnya
Dan aku segera memeluknya,
“ya~ kau kenapa eoh?”
“gomawo..terlah menjadi cintaku”ucapku menatapnya
Dia hanya tersenyum kearahku, dan seiring itu juga putaran kedua selesai, kamipun turun dari bianglala itu,
“ah harinya mau hujan, sebaiknya kita pulang saja oppa”ucapnya
“hmm, baiklah. Kajja sebelum kita kehujaan”ajakku

Akupun mengantarnya pulang ah, untung saja belum hujan iya sih harinya di iringi gemuruh dan kilat juga
“gommawo oppa”
“cheonma, sweety”
“hati2 di jalan ya”
“nde, arrasoo, ya~ sweety mimpikan aku hmm, mala mini”godaku
“aissh, kau ini, sudah sana pulang nanti kau kehujanan”ucapnya
“nde, annyeong my lovelyyy”ucapku dan beranjak kembali pulang kerumahku
****

[Eunhyuk pov’s]
Aishh gadis ini, main pergi meninggalkanku saja.
akupun mengejarnya. Dan aku meraih tanganya
“ya~ tidak bisakahkau menungguku eoh”ucapku
“hmm, aku takut akan hujan lagii, ahh aku ngantuk tau”ucapnya mengalihkan pandanganya
Aku hanya dapat tersenyum melihat tingkahnya ini
“baiklah, ayo kita pulang”ucapku menggandeng tanyanya dan melangkah
“lepaskan aku”ucapnya menarik lenganya
Aku langsung saja melihat kearahnya
“aku bisa jalan sendiri”ucapnya dan mendahuluiaku, ahh gadis ini
Aku hanya melangkah mengikutinya dari belakang
“ishhh~ ya seharusnya kau yang di depan, kau kan namja”ucapnya kesal? Mungkin?
“kan kamu yang meninggalakanku, melangkah duluan?”sahutku
“ck, meyebalkan”gumamnya yang dapatku dengar
***
“apa perlu aku mengantarmu”ucapku karna aku sudah ada di depan rumahku
“tidak, aku bisa sendiri”sahutnya
“ya~ hati2 ketemu yeoja yang waktu itu”ucapku menakutinya
Seketika itu dia langsung berhenti dari langkahnya, dan menoleh kearahku. Aku dapat melihat wajah khawatir itu. Kekkeke~
“kau jangan menakuti ku eoh”sahutnya dan melangkahkan kaiknya cepat
“annyeong siputttttttt~~”teriakku dan dia malah berlari menuju rumahnya
Hmm, akhirnya dia sampai, dia berbalik kearahku dan dia seolah tersenyum kemenangan, ahh~ membuatku gemes saja.

Akupun memasuki rumah
“aku pulang”teriakku
“ck, kayanya ada yang senang ini”ucap sora nunna
“ah~ ada nunnaku tersayang”ucapku memeluknya
“ih kau kenapa? Sakit?”
“ani, aku kekamar dulu nunna, annyeong”ucapku so cute
“kenapa dia?”Tanya eomma yang dapat ku dengar
“mollla”sahut nunnaku

Aku memasuki kamarku dan langsung saja merebahkan diriku di kasur empuk nan hangatku
“ah~~ lega rasanya hatiku saat ini, semua sudah ku ungkapkan padanya”gumamku
“chaeri~ kenapa kau bisa membuatku sampai begini eoh?, ah~ aku benar2 jaatuh cinta padanya, ani benar2 mencintainya”ucapku dan bersenyum gaje ria
“aku harapkan kau memjawabnya besok chaeri”gumamku seranya memandang langit2 kamaarku yang ber warna putih, ah seakan wajah chaeri selalu ada di sana dengan senyum manisnya itu.

***

Pagi hari ini sangat indah kurasa?
Ahh hatiku sungguh berbunga kali ini, aku segera beranjak dari tempat tidurku dan mempersiapakan diri untuk sekolahhh J

Selesai semua aku keluar dari kamarku dna menuju meja makan
“pagi appa, pagi eomma, pagi nunna”sapaku seraya duduk di kursiku
“pagi”sahut eomma dan appaku bersama
“tumben kau, bangun sendiri tanpa di bangunkan, ada angin timur mana yang menyadarkanmu”kritik nunnaku seranya mengunyah makanannya
“ah~ nunna, tidak baik kalau sedang makan itu berbicara nanti tersedak”ucapku sambil mengolesi selai strawberry ke rotiku
“uhukkk…uhukk..uhuu….”
“tukan aku bilang apa tadi nunna?”ucapku dan mengunya rotiku
“ini semua karena mu, ahh aneh sekaliii”ucapnya dan menegak minumanya
“ah~ sora harusnya kau bersukur adikmu, berubah baik begini”ucap eomma dan aku hanya tersenyum menunjukan gusiku >,<”

Nunnaku hanya dapat menunjukan wajah anehnya, kekkek~ tapi wajah anehnya tidak secute chaeriku.
Aku menyelesaikan makananku, dan meminum susu strowbery tentunya
“hmm, aku selesai. Aku berangkat”ucapku dan segera beranjak

Akupun keluar dari rumahku
“apa dia sudah pergi duluan”batinku
Dan ah~ baru saja di pikirkan dia sudah muncul di hadapanku, tapi kenapa dengan wajahnya, kok di tekuk begitu.
Dia berlalu begitu saja dihadapanku, apa dia tidak menegurku? Waeyoooo??, ah mungkin dia tidak melihatku.

Akupun mengikutnya, dan
“chaeriii”ucapku menyentuh bahunya
Dia berbalik kearahku dengan wajah yang kesal, kenapa dia?. Dia kembali melangkah tanpa berkata padaku, apaa-apaan ini, dia mencuekikuuu.

Baiklah mungkin dia ada masalah, okey aku akan diam saja dan memperhatikannya,
Aku hanya diam dan memperhatikan chaeri dari belakang saja, aku tidak mau merumitkan masalahnya? Tapi aku juga harus tahu donk masalahnya apa? Is kenapa dia tidak bicarakan saja denganku.ahaaa~~`
Akhirnya kami samapai juga di kelas, aku masih memperhatiaknya sepertinya dia berfikir keras sekali, sebenarnya dia kenapa?

Eh~ wajahnya berubah menjadi gembira saat melihat dong jun. hey ada apa ini? Kenapa dia? Apa dia….ah tidakk itu tidak mungkin.
Dia mendekati dong jun, dan menunjukan wajah cutenya, itu
Ya~ chaeri seharusnya kau hanya boleh menunjukan mimic wajah itu padakuuuuuu :(


TBC

huwahahahahha mohon RCL ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar