ehhehehe~~~
mianhae paara readers!! lama saya tidak publiskan inii huwahahah......
so nikmati lah FF saya ini
FORGET DON'T COPPY PASTE!!
WAJIB KOMEN YA MESKI MAMPIRRR :)
mianhae paara readers!! lama saya tidak publiskan inii huwahahah......
so nikmati lah FF saya ini
FORGET DON'T COPPY PASTE!!
WAJIB KOMEN YA MESKI MAMPIRRR :)
[donghae pov’s]
Aku memeluknya
mengecup lehernya sekilas, eommo aku dapat mendengar derup jantungnya, hahhah
dia pasti tenggang sekali, tapi sikap ini membuatk semakin ingin menggodanyaa,
“chagii”bisikku di
telinganya
Dia mungkin geli
mendengar bisikanku, dan sesekali aku meniup telinganya hahha, aku suka sekali
menggodanya begini
“oppa, jangan
begini?”ucanya seraya menggigit bibir bawahnya
“begini apanya”godaku
dan mempererat pelukanku
“oppa~”
Aku melepaskan
pelukanku, dan aku dapat melihat kelegaan di dirinya, ah tidak semudah itu kau
lepas meiri.
Aku menghadapkan wajahnya
padaku memegang kedua pipinya dan menatap matanya lekat
“k..kau ke..nap..a
oppa”ucapnya terbata
“kenapa?”ucapku
tersenyum dan masih memegang kedua pipinya
“aku akan melakukan
ini”bisikku lembut di telinganya
Aku dapat
melihatnya terkejut,
dan aku tidak basa
basi lagi. Kucondongkan wajahku dan kini bibirku menyentuh bibirnya sesaat
hanya sekedar menyentuh tapi, aku tidak dapat menahan hasratku, akupun
menghisap bibir bawah dan atasnya bergantian, mencoba memsukan lidahku dan
binggooo~ aku dapat mengerayangi seluruh isi rongga mulutnya. Ah aku kira dia
akan berdiam diri saja ternyata dia membalas semua perlakuanku. Hmm hangat jujur rasanya aku tidak mau melepaskan ciuman
ini.
Dia berusaha
mendorongku, ah mungkin dia minta lebih pikirku dan aku semakin meperdalam
ciuman itu,
“hmm…h..ae..a…k..u..”ucapnya
di selah ciuman itu
Dia mendorngku, aku
terkejut dan menaikan sebelah alisku
“wae?”ucapku
“ha..ha..ha..kau
mau membunuhku eoh, aku sulit bernafas tahu”ucapnya seraya mengatur nafasnya
“ah~ jadi itu,
mianhae. Gwechana?”
“hmm, gwechana”sahutnya
Dan aku segera
memeluknya,
“ya~ kau kenapa
eoh?”
“gomawo..terlah
menjadi cintaku”ucapku menatapnya
Dia hanya tersenyum
kearahku, dan seiring itu juga putaran kedua selesai, kamipun turun dari bianglala
itu,
“ah harinya mau
hujan, sebaiknya kita pulang saja oppa”ucapnya
“hmm, baiklah. Kajja
sebelum kita kehujaan”ajakku
Akupun mengantarnya
pulang ah, untung saja belum hujan iya sih harinya di iringi gemuruh dan kilat
juga
“gommawo oppa”
“cheonma, sweety”
“hati2 di jalan ya”
“nde, arrasoo, ya~
sweety mimpikan aku hmm, mala mini”godaku
“aissh, kau ini,
sudah sana pulang nanti kau kehujanan”ucapnya
“nde, annyeong my
lovelyyy”ucapku dan beranjak kembali pulang kerumahku
****
[Eunhyuk pov’s]
Aishh gadis ini,
main pergi meninggalkanku saja.
akupun mengejarnya. Dan aku meraih tanganya
akupun mengejarnya. Dan aku meraih tanganya
“ya~ tidak
bisakahkau menungguku eoh”ucapku
“hmm, aku takut
akan hujan lagii, ahh aku ngantuk tau”ucapnya mengalihkan pandanganya
Aku hanya dapat
tersenyum melihat tingkahnya ini
“baiklah, ayo kita
pulang”ucapku menggandeng tanyanya dan melangkah
“lepaskan aku”ucapnya menarik lenganya
“lepaskan aku”ucapnya menarik lenganya
Aku langsung saja
melihat kearahnya
“aku bisa jalan
sendiri”ucapnya dan mendahuluiaku, ahh gadis ini
Aku hanya melangkah
mengikutinya dari belakang
“ishhh~ ya
seharusnya kau yang di depan, kau kan namja”ucapnya kesal? Mungkin?
“kan kamu yang
meninggalakanku, melangkah duluan?”sahutku
“ck, meyebalkan”gumamnya
yang dapatku dengar
***
“apa perlu aku
mengantarmu”ucapku karna aku sudah ada di depan rumahku
“tidak, aku bisa
sendiri”sahutnya
“ya~ hati2 ketemu
yeoja yang waktu itu”ucapku menakutinya
Seketika itu dia
langsung berhenti dari langkahnya, dan menoleh kearahku. Aku dapat melihat
wajah khawatir itu. Kekkeke~
“kau jangan
menakuti ku eoh”sahutnya dan melangkahkan kaiknya cepat
“annyeong
siputttttttt~~”teriakku dan dia malah berlari menuju rumahnya
Hmm, akhirnya dia
sampai, dia berbalik kearahku dan dia seolah tersenyum kemenangan, ahh~
membuatku gemes saja.
Akupun memasuki
rumah
“aku pulang”teriakku
“aku pulang”teriakku
“ck, kayanya ada
yang senang ini”ucap sora nunna
“ah~ ada nunnaku
tersayang”ucapku memeluknya
“ih kau kenapa? Sakit?”
“ani, aku kekamar
dulu nunna, annyeong”ucapku so cute
“kenapa dia?”Tanya
eomma yang dapat ku dengar
“mollla”sahut
nunnaku
Aku memasuki
kamarku dan langsung saja merebahkan diriku di kasur empuk nan hangatku
“ah~~ lega rasanya
hatiku saat ini, semua sudah ku ungkapkan padanya”gumamku
“chaeri~ kenapa kau
bisa membuatku sampai begini eoh?, ah~ aku benar2 jaatuh cinta padanya, ani benar2
mencintainya”ucapku dan bersenyum gaje ria
“aku harapkan kau
memjawabnya besok chaeri”gumamku seranya memandang langit2 kamaarku yang ber
warna putih, ah seakan wajah chaeri selalu ada di sana dengan senyum manisnya
itu.
***
Pagi hari ini
sangat indah kurasa?
Ahh hatiku sungguh
berbunga kali ini, aku segera beranjak dari tempat tidurku dan mempersiapakan
diri untuk sekolahhh J
Selesai semua aku
keluar dari kamarku dna menuju meja makan
“pagi appa, pagi
eomma, pagi nunna”sapaku seraya duduk di kursiku
“pagi”sahut eomma
dan appaku bersama
“tumben kau, bangun
sendiri tanpa di bangunkan, ada angin timur mana yang menyadarkanmu”kritik
nunnaku seranya mengunyah makanannya
“ah~ nunna, tidak
baik kalau sedang makan itu berbicara nanti tersedak”ucapku sambil mengolesi
selai strawberry ke rotiku
“uhukkk…uhukk..uhuu….”
“tukan aku bilang
apa tadi nunna?”ucapku dan mengunya rotiku
“ini semua karena
mu, ahh aneh sekaliii”ucapnya dan menegak minumanya
“ah~ sora harusnya
kau bersukur adikmu, berubah baik begini”ucap eomma dan aku hanya tersenyum
menunjukan gusiku >,<”
Nunnaku hanya dapat
menunjukan wajah anehnya, kekkek~ tapi wajah anehnya tidak secute chaeriku.
Aku menyelesaikan
makananku, dan meminum susu strowbery tentunya
“hmm, aku selesai. Aku
berangkat”ucapku dan segera beranjak
Akupun keluar dari
rumahku
“apa dia sudah
pergi duluan”batinku
Dan ah~ baru saja
di pikirkan dia sudah muncul di hadapanku, tapi kenapa dengan wajahnya, kok di
tekuk begitu.
Dia berlalu begitu
saja dihadapanku, apa dia tidak menegurku? Waeyoooo??, ah mungkin dia tidak
melihatku.
Akupun mengikutnya,
dan
“chaeriii”ucapku
menyentuh bahunya
Dia berbalik
kearahku dengan wajah yang kesal, kenapa dia?. Dia kembali melangkah tanpa berkata
padaku, apaa-apaan ini, dia mencuekikuuu.
Baiklah mungkin dia
ada masalah, okey aku akan diam saja dan memperhatikannya,
Aku hanya diam dan
memperhatikan chaeri dari belakang saja, aku tidak mau merumitkan masalahnya? Tapi
aku juga harus tahu donk masalahnya apa? Is kenapa dia tidak bicarakan saja
denganku.ahaaa~~`
Akhirnya kami
samapai juga di kelas, aku masih memperhatiaknya sepertinya dia berfikir keras
sekali, sebenarnya dia kenapa?
Eh~ wajahnya
berubah menjadi gembira saat melihat dong jun. hey ada apa ini? Kenapa dia? Apa
dia….ah tidakk itu tidak mungkin.
Dia mendekati dong
jun, dan menunjukan wajah cutenya, itu
Ya~ chaeri
seharusnya kau hanya boleh menunjukan mimic wajah itu padakuuuuuu :(
TBC
huwahahahahha mohon RCL ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar