Selasa, 14 Februari 2012

FF# SARANGHAEYO [part 3]





>하니 KHANIY POV'S
"mauku kita pacaran saja"

deg~

kenapa jantungku jadi berantakan begini sih detaknya

"k..kau sudah tidak waras hah"ucapku

"hmm, aku memang sudah tidak waras karenamu"sahutnya
dasar gila, sekarangsaja tertawa-senyamsenyum begitu

"menyebalkan saja kau ini"

"jangan terlalu membenciku, cinta dan benci itu sangat dekat bahkan bisa tak ada batasannya"

"ah dia sekarang mulai mengajariku"batinku
lebih baik aku pergi saja dari sini, aku mulai berdiri

"mau kemana"tanyanya santai

"apa pedulimu, aku mau kemana. suka2 aku dong"ucapku dan beranjak

"ya~ khaniy"ucapnya dan kini ada di sampingku
aku mempercepat langkahku, tidak sekarang aku berlari. kutinggalkau. aku berlari sekuatnya. kini dia tidak ada di belakangku.
akupin memperlambat langkahku tepatnya sih menghentikan lariku

"ah~ bebas"gumamku
eh tunggu dulu aku ini lari kemana tadi, adoh kenapa harus lari ke taman belakang ini sih, aigoo~ tapi tak apa lah yang penting hyuk itu tidak mengejarku.
aku duduk di sebuah kursi di bawah pohon yang cukup rindang

"ah~ segarnya di sini, tidak ada pengganggu"

"kau kudapatkan juga akhirnya"ucap seseorang dari hadapanku

"hyaaa, aishh"

"kau tidak bisa lari dariku khaniy sayang"

"cih"cibirku
aku hendak pergi tapi lagi2 dia mencekal tanagnku

"aissh, lepaskan aku"
dia hanya tersenyum melihatku dan dia menarik lengnku
membuatku kehilanagn keseimbanagan dan kini berada di pelukannya

deg~

aishh kenapa lagi jantungku begini lagi begini lagi

"ya lepaskan aku"ucapku mendorongnya tapi tetap saja di memelukku erat sekali

"ani"ucapnya dan memelukku semakin erat
ya tuhan jantungku jantungku ah~ detaknya cepat sekali
tak lama akhirnya dia melepaskan pelukannya yang menjeratku tadi

"kau, mau membunuhku eoh"teriakku dia hanya tersenyum
dan kini kedua tanganya menyentuh pipiku,hyaaa wajahnya dekat sekaliii

"ma...mau apa kau eoh"ucapku gugup

"mauku"ucapnya dan semakin dekat tidak apa dia mau mau menciumku,
oh god help me
dan entah kenapa? tuhan mungkin meolongku...

"hmmp..hmmp..hmmp"

suara itu keluar dari mulutku
aa~ aku cegukanaku memdorongnya memjauh

"kau kenapa?"tanyanya

"ak..hmmp..ku...hmmp..."

"kau cegukan, hahhahah"ucapnya dan tertawa
anak sial, dia malah tertawa. benar menyebalkannnnn :(

"ya~ jangan tertawa hmmp.."ucapku sambil menahan cegukanku

"kau hahaha...lucu sekali"ucapnya dan masih tertawa

"ya diam"teriakku dan beranjak pergi
hyaaa aku maluu benar2 maluuakupun pergi menuju kelasku

xxx~

sesampai di kelas aku segera duduk di kursiku

"ya khaniy kau kenapa?"tanya hyemi

"tidak apa2"ucapku dan eh kenapa cegukanku. ah cegukanku sudah hilang

"ah~ akhirnya berhenti juga"gumamku

"apanya yang berhenti"tanya dira

"ah bukan apa2"ucapku senang

"heyy~ apa kau dan hyuki sudah pacaran"tanya hyemi tiba2

"kenapa kau bertanya seperti itu"

"soalnya.."ucapnya menggantung dan menatap dira dan youngra

"soalnya apa"

mereka tersenyum seperti memenangkan dorpres

"kami melihatmu dan hyuki tadi berpelukan di taman belakang dan, ya kau dan dia tadi berciumankah"

"mwo!!...a...ani, kami tidak, kalian slah. kami tidak melalukanya"

"melalukan apa eonni"tanya nika yang tiba2 masuk kekelasku

"eoh nika, kami ada berita besar dan sangat spektakuler"ucap hyemi diiringi anggukan dira dan youngra

"mwo, berita apa eon"tanya nika

"khaniy, sebenarnya dia"

"ya~, jangan dengarkan kata mereka saeng sudah sana kau"

"khaniy"ucap dira dan youngra menahan kedua tanganku
sedangkan hyemi menjauh sedikit dariku

"sebenarnya khaniy dan eunhyuk pacaran"teriak hyemi

"ya~ hyemi penipuuu dia bohong jangn percaya"teriakku yang masih di pegangi dira dan youngra

"dira~ya, youngra~ya lepaskan aku"rengekku

"baiklah"

"woah eonni kau sudah jadian dengan hyukieppa, eommo chukkaeyo"ucap nika

"tidak mereka bohong, itu tidak benar"

"ciyeee khaniy, pacaran sama eunhyukk, chukkae chukkae"ucap teman kelasku yang lain

astaga ini membuatku gila

aku menatap hyemi youngra dan dira yang tersenyum serta tertawa dengan penuh kemenangan seperti para iblis yang menang atas kesuksesanya mengganggu manusia

"aissh tiga mahluk itu"batinku kesal


>은혁 EUNHYUK POV'S
ah~ akhirnya pulang juga.

"eh hyuk kita pulang bareng yuk"ajak umin

"ani min, aku mau ngambil motorku di bengkel"

"oh, ya sudah, aku pulang dengan nika saja"

"ckckck"

akupun beranjak dari kelasku. aku melalui koridor biasa yang selalu ku lalui. kebetulan aku melewati kelas khaniy, akupun menengok sebentar tapi aku tidak menemui sosok khaniy disana

"kemana dia"

aku melihat temanya khaniy yang tadi keluar dari kelas itu

"eh, ada hyuk. kenapa nih?"tanya salah satu dari temannya

"khaniy, mana?"tanyaku

"ciyeee, yang sepasang kekasih baruu"goda mereka berdua

"kenapa?"

"ah tidak apa2, kau mencari khaniy kan tadi. dia sudah pulang duluan tadi. katanya ada urusan. aku kira dia
ada urusan dengan kau hyuk"

"oh, ya sudah. makasih ya infonya"

"hmm, cheonma. ya~ jaga khaniy dengan baik ya"ucap mereka lalu pergi

"mm, apa maksud mereka"gerutuku bingung

akupun melanjutkan langkahku dan pergi menuju bengkel di mana motorku di servis

xx~

akupun sampai di tempat di mana motorku di servis.
aku melangkah masuk, dan aku melihat ada seorang
yeoja yang duduk manis menunggu di sebuah kursi.
aku melihatnya, sepertinya dia bosan.

"hyaaa tunggu dulu bukankah itu, dia..dia khaniy"ucapku tak percaya

akupun mendekatinya dan duduk di hadapanya

"annyeong chagii"ucapku
dia melihatku syok, hahaha bola matanya seperti hampir keluar saja

"untuk apa ku kesini, eoh apa kau mengikutiku hah"ucapnya

"ani, aku tidak mengikutimu"

"trus kenapa kau ada disini"

"kenapa ya~"

"cih"cibirnya

"ya~ khaniy apa kau tidak merasa kalau kita ini di takdirkan bersama"

"mwo, pdnya kau"

"tentu, buktinya kita bisa bertemu disini tanpa dugaan"ucapku dan tersenyum

"ih,"

"ajjhusi, apa sepedaku sudah selesai"tanyanya

"aduh, maap non ternyata ban dalamnya habs stok"

"mwo, jadi, maksudmu"

"maap sepertinya sepeda nona besok baru sudah beres"

"ah~"

"ajjhussi, motorku sudah beres belum"tanyaku

"eoh, sudah itu disana, tunggu saya ambil kuncinya"
ajjhussi tadi masuk untuk mengambil kunci.
aku melihat khaniy beranjak dari tempatnya

"kau mau kemana"tanyaku mencekal lengannya

"ya pulanglah, lepaskan aku"

"ini kuncinya"ucap ajjhusi tadi menyerahkan kunci

"eoh, ini bayaranya ajjhusi, gomawo"ucapku meyerahkan uang dan menagmbil kuncinya

"nde"sahutnya

"ayo ikut aku"ucapku dan menariknya

"ya lepaskan aku~"
aku tidak menuruti maunya aku tetap saja menariknya hingga mendekati motorku.
akupun mengambil helemku dan menaiki motorku

"naiklah, biar kua antar"ucapku

"cih tidak usah aku bisa pulang sendiri"ucapnya dan beranjak

aku segera menghidupkan motorku dan menjalankanya.
aku mencegahnya menghalangi jalannya, ya aku berhenti di depanya

"ayo naik"paksaku

"tidak mau"kesalnya dan mulai beranjak
aku menarik lagi2 lenganya

"ya lepaskan, aissh ini sudah keberapa kalinya juga kamu mearik lenganku"

"naiklah, jebal. kali ini ikuti kataku"ucapku memdekati kewajahnya dan aku dapat menatap manik mata cokaltnya



하니 KHANIY POV'S
"naiklah, jebal. kali ini ikuti kataku"ucapnya mendekatki wajahnya kewajahku dan aku dapt melihat jelas ada wajahku di matanya
entah hipnotis apa yang dia gunakan padaku aku mau saja menuruti katanya

"naiklah"ucapnya lagi
akupun menaiki motornya
dia menengok kearahku

"apa lagi"tanyaku
dia tersenyum dan menarik kedua tanagnku, menaruhnya di pinggangnya

"pegangan yang kuat"ucapnya

"cih"cibiku dan hendak menarik tanganku, tapi di tahanya lagi. lalu dia meng hidupkan motornya dan menjalankanya

"jangan di lepas, nanti kau terjatuh"ucapnya sedikit berterik

"aishh, anak ini"batinku
mau tidak mau
aku memeluknya erat, habis dia cepat sekali membawa motornya

"rumahmu dimana"tanyanay berteriak

"cih, ya~ hentikan motormu. aku berhenti di sini saja"teriakaku
dia menepikan motornya

"ya~ alamat rumahmu dimana"tanyanya lagi

"aku berhenti disini saja"

"khaniy~ya, beritahua aku"ucapnya lembut seperti sebuah sihir
dan dengan mudahnya aku mengatakan di mana alamtku

"jalan bada komplek haebum"

"oh, disitu?, nomor berapa"

"apa harus"

"hmm"

"no 19"

"baiklah kita kesana, pegangan dengan erat"ucapnya dan mula menjalankan motornya

xxx~

"jadi di sini rumahmu"ucapnya yang kini berada di depan gerbang rumahku

"hmm"

"lain kali aku mampir deh"

"cih, aku tidak mengharapkannya"

"kau ini, manis sekali"ucapnya dan mencubit hidungku

"aissh"

titttitit
tiba2 ada suara klakson

"eoh, appa"gumamku
appapun keluar dari mobilnya

"appa"ucapku saat apa mendekat

"annyeong ajjhussi"sapa hyuk

"annyeong, kenapa tidak masuk"tanya appa

"dia sudah mau pualang appa"ucapku dulu sebelum hyuk bicara macam2

"eoh, ya sudah. appa masuk dulu ya"ucap appa dan masuk

"nde"sahutku tersenyum
akupun berbalik menghadap hyuk

"mau apa lagi kau, sudah pulang sana"

"ya~ khaniy bisakah kau berbicara secara halus padaku"

"siapa kau, sudah cepat pulang sana"

"ah~ arraso"ucapnya memasang helemnya

"apa lagi"ucapku saat dia menatapku

"annyeong chagii, sampai bertemu besokk"ucapnya dan menjalnkan motornya

"aigoo~ anak itu"gerutuku
akupun memasuki rumahku

"ciyee, yang di antar pulang oleh namjachingu"goda nika saat melihatku masuk

"ya~ kau, jangan omong kosong"

"aku tidak omong kosong itu kenyataan eonni"

"kau ini, menyebalkan sekali"ucapku dengn nada yang cukup tnggi lalu meninggalkanya di sana.
aku menuju kamarku. aku memasuki kamarku dan langsung merbahkan tubuhku kekasur.
tiba2 pintuku terbuka.

"mau apa lagi kau kesini"tanyaku pada nika yang masuk

"ih, eonni. masih marahkah"

"yang kau lihat"

"sepertinya eonni masih marah"

"kalau sudah tau jangan tanya"

"ih, eonni. jadi orrang itu jangan galak2 napa"

"suka2 aku, apa urusannya denganmu"

"ya ada urusanya dengnku, karna eonni itu eonniku, ayolah eonni jang marah lagi"

"ah sudahlah, aku mau mandi dulu"

"jadi aku di maapin"

"menurutmu"ucapku beranjak dan mengambil handukku

"aku di maapin"

"ya sudah"ucapku tersenym dan masuk kamar mandi

"gomawo eonni, yang yeojachingunya eunhyuk oppa"ucapnya dri luar

"ya~ kau"ucapku dan keluar dari kamar mandi, tapi sayang dia sudah keluar

"cepat sekali dia kaburnya"
akupun masuk kamar mandi lagi

>은혁 EUNHYUK POV'S
aku samapai di rumahku, dan kenapa ada apa ini. aku melihat eomma dan nunnaku menagis. ada apa sebenarnya. aku mendekati mereka

"eomma, waeyo"tanyaku dan duduk di sampaingnya

"hyuki~ya, nenek...nenek dia..dia"ucap eomma terisak

"kenapa dengan nenek"tanyaku

"dia sudah meninggal hyuk"ucap nunaku

"mwo, nenek eommaya appa"ucapku

eonni dan eommaku hanya mengangguk mengiyakan. badanku rasnya lemah, air mataku keluar menderas begitu saja. nenek yang kusayangi dan menyanyangiku kini sudah tiada.

"nenek,"ucapku terisak (author: nene mertua mianhaeyo, di sini ceritanya kau meninggal mianhaeo jeongmal mianhaeyo#bow)

"apa appa, sudah mengetahuinya eomma"tanyaku

"nde"

"trus appa sekarang di mana?, dalam perjalanan pulang. dan kita harus segera kesana"ucap eomma beranjak
begitu juga dengan nunna

akupun segera kekamarku dan mengganti pakaianku

xxx~

aku dan keluargaku pergi ke busan, mendatangi nenekku.
sesampai di sana aku segera masuk dan melihat jenazha nenek sekarang terbujur kaku di dalam peti mati

"nene, kenapA aku pergi. bukankah nenek mau melihat aku menikah dan menimang cicitmu"ucapku terisak

"hyuki~ya sudahlah, jangn menagis lagi. jangn buat nenek bersedih melihat kita"ucap nunaku yang ada di belakangku

"nunna"ucapku terisak dan memeluknya
dia meneglus punggungku
aku menagis di pelukan nunnaku, aku tahu meski senerapa banyak airmataku keluar dan menagis sesegukan tidak akn membuat nenekku kembali.

"ya tuhan berikan dia tempat terbaik di sisimu"batinku dan mulai mengontrol diriku

xxx~

aku masih berada di makam nenek.

"nenek"ucapku menahan airmataku

"hyukie~ya ayo kita pulang"ucap nunna

"pulanglah dulu nunna, aku masih mau di sini"ucapku

"ah~ baiklah nunna akn menemanimu sebentar lagi disini"ucapnya
aku duduk di samping makam nenekku. aku tak tahu arah pikiranku kemana aku hanya duduk merenung.
lama mungkin aku lama hanya duduk merenung di samping makam neneku

"hyuki, sebainya kita pulang harinya hampirmalam dan mau hujan"ucap nunna menbantuku berdiri

"nde, nunna"patuhku dan mengikuti ucapannya
aku dan nunna melangkah menjauh dari makam nenek, sesekali aku menengok kebelakang.




TBC MOHON RCLNYAAA ><"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar